Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Musuh dalam selimut


__ADS_3

Halo readers.. yuuk semangati auters dengn memberi vote, like dan komen nya


❤❤❤


Sementara itu Ryan yang sudah lebih dulu sampai di loksi pertukaran , di depan nya ada sebuah rumah tua yang sudah tidak berpenghuni, Ada beberapa orang yang sudah menunggu mereka. Ryan sama sekali tidak menaruh curiga kepada asisten nya Alex. Tiba tiba saja Alex menodongkan senjata ke kepala Ryan.


"Alex.. apa maksudnya ini? " Ryan sangat kaget


""Heh.. berikan senjata mu tuan Ryan, jangan anggap aku main main. " Alex menyeringai dan mengambil senjata dan handpone di pinggang Ryan


"Alex.. apa kamu dalang di balik semua ini?" Ryan masih tidak bisa percaya


"Dasar tuan bodoh!! Ya akulah yang menculik Lily! "


"ta.. tapi kenapa Alex? "


"Apa lagi Ryan? tentu saja karena uang! Aku menginginkan uangmu! "

__ADS_1


"Alex aku sungguh tidak mengerti! " Ryan tampak syok mengetahui orang kepercayaan nya mengkhianati nya.


"Hahaha .. dasar bodoh!! Baiklah daripada kamu mati penasaran aku akan memberi tahu sedikit rahasia. Aku lah orang yang dulu akan menodai lily, tapi wanita sialan itu menggagalkan rencanaku, aku sangat berharap jika lily sudah kunodai dan hamil, maka kamu akan mau menikahkan lily bersamaku, tentu saja aku bisaa menikmati semua bisnis legal dan ilegalmu , tapi apa yang terjadi? lagi lagi gara gara wanita sialan itu kamu malah berhenti dari bisnis kotor mu, padahal keuntungan nya sangat fantastis. Jadi sebelum semuanya terlambat, sebelum istrimu melahirkan pewaris, aku harus menghabisimu dan menikah dengan lily . !" Alex tertawa licik.


"Dasar bajingan!" Ryan yang sudah emosi menyerang Alex, tapi para penjaga menahan kedua tangan Ryan.


"Ooh.. jadi kalian semua sudah berkhianat padaku Heh. dasar kurang ajar! " Ryan berontak, tapi semua itu sia sia, Kedua penjaga itu menahan nya dengan kuat,


"Tenang lah Ryan.. aku jamin Lily akan bahagia bersamaku, Kamu bisa pergi dengan tenang menyusul kedua orangtuamu.. hahaha! " Alex berlalu meninggalkan nya, Sementara Ryan digiring masuk ke rumah tua itu, dia di masukkan ke dalam sebuah ruangan,


Ryan terkulai lemah, pikiran nya kacau mengingat Lily, apa yang akan terjadi pada lily, bagaimana dia bisa menyelamatkan lily?


"Ryan.. aku harap kamu mau berbaik hati menandatangani semua ini! Bekerjasamalah demi lily, aku janji dia akan baik baik saja.! " Alex menyerahkan berkas dan pulpen kepada Ryan.


Ryan membaca berkas itu " Kamu gila.. aku tidak sudi menandatanganinya!" Ryan melemparkan berkas itu


"Hahaha... dasar Ryan bodoh, baiklah jika itu mau mu, cepat atau lambat semua harta mu akan menjadi milik ku, dengan aku menikahi Lily otomatis semua nya akan berpindah padaku, kalau begitu sekarang kamu sudah tidak berguna lagi Ryan, selamat tinggal tuan Ryan Marcell!" Alex mengambil senjata nya , dia menodongkan senjata itu kepada Ryan.

__ADS_1


Sementara itu Rey yang sudah berada di luar rumah tua segera merangsak masuk, adam dan Tina bertugas mengalihkan para penjaga di pintu masuk ,sedangkan Rey sudah berada di dalam rumah tua, dia segera memeriksa semua ruangan, dan di salah satu ruangan terlihat Alex yang sedang menodongkan senjata kepada Ryan dari jarak dekat. Dengn cekatan Rey segera melepaskan anak peluru membidik Alex tapi sayang tiba tiba ada yang menembak dada nya dari belakang, Bidikan Rey meleset, Alex dan Ryan tampak kaget saat melihat Rey sudah ada di sana


"Akkh.... " Rey merasakan sakit di dadanya, darah mengucur menembus baju hitam nya


"Reeey... !" Ryan berlari menghampiri Rey yang ambruk akibat tembakan yang mengenai dadanya. Namun dengan cepat Alex menembak Ryan , sebuah peluru menembus dada Ryan.


"Ryaaan... !!" Rey yang masih sadar bisa melihat suaminya yang sedang berlari ke arahnya, Dengan luka tembak di dada nya Ryan berusaha menggapai Rey.. tapi tubuhnya ambruk.. dengan sekuat tenaga Ryan menggapai Rey yang berjarak hanya beberapa meter saja darinya.


"Reeyy.. !" Tangan nya menggapai tangan Rey


"Ryaaan..! " Rey pun berusaha menggapai tangan suaminya


"Hahaha... beruntung sekali aku.. bisa menghabisi mu sekaligus wanita sialan, tapi sebelum kamu mati, aku ingin kamu melihat suamimu mati dihadapan mu sebagai hukuman karena sudah menggagalkan rencanaku." Alex mengambil sebuah balok, dia menghampiri Ryan, Balok itu akan dia arahkan ke kepala Ryan.


Mata Rey dan Ryan beradu, ada tetesan air mata mengalir , seolah mengisyaratkan itu adalah air mata perpisahan, Ryan berusaha menggapai tangan Rey, dia hanya ingin memegang erat istrinya jika ini adlah akhir hidupnya, Rey pun berusaha sekuat tenaga meraih tangan suaminya, tapi dengan tiada ampun Alex memukul keras kepala ryan.


BUGHHK!!! ... "Akkhhh.. Reeeeyy! Itulah ucapan terakhir Ryan ,dari mulutnya keluar darah segar

__ADS_1


"Ryaaan... " Rey menggapai gapai tangan suaminya yang hanya beberapa centi saja darinya, di hadapan nya dia bisa melihat kepala Ryan yang dipenuhi darah, sedikit demi sedikit mata Ryan menutup


"Ryan.. jangan pergi... Tidaaakk! " dada Rey semakin sesak, darah semakin membasahi bajunya, penglihatan nya semakin kabur, Ya Allah.. apakah ini akhir hidupku? Ryan tunggu aku.. Semuanya menjadi gelap. Sayup sayup terdengar suara tembakan dimana mana.


__ADS_2