Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
You Are My Angel


__ADS_3

Entah bagaimana perasaan Ryan saat ini, sangat sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kebahagian yang belum pernah dirasakan selama tiga tahun ini. Ryan pun menyiapkan makan siang romantis untuk istrinya itu.. Apa? Istri? Ah.. aku gak sabar ingin segera memeluk nya.


Hari itu Ryan tidak masuk ke kantor, dia ingin segera bertemu dengan istri nya. Rasa marah yang bersarang di hatinya sedari malam menguap entah kemana.


Sambil menantikan Rey, Ryan memeriksa isi box yang tadi diserahkan Adam padanya, di dalam nya ada sebuah album foto pemberian nya pada Rey, dengan wajah berbinar Ryan membuka lembar demi lembar foto tersebut. Ryan juga menemukan cincin dengan inisial nama R❤R. Ini pasti cincin tunangan kami. Ryan pun tersenyum senyum sendiri. Ryan membereskan kembali box itu dan mengambil. cincin tadi.


Ceklek.. pintu Apartemen dibuka. Rey pulang dengan dengan rasa lelah yang mendera nya. Semalaman dia tidak tidur karena khawatir menantikan kabar Lily, Rey pun langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Ryan sengaja menyembunyikan dirinya, dia ingin memberi Rey kejutan.


Setelah selesai mandi Rey yang hanya memakai T-shirt dan celana pendek diatas lutut langsung merebahkan dirinya di kasur. Dalam hitungan detik Rey sudah tertidur nyenyak.


Ryan yang sedari tadi memperhatikan Rey, segera menghampiri Rey, ditatap nya wajah lelah itu, Ryan pun duduk di samping tempat tidur, mengusap lembut wajah Rey yang sudah tertidur lelap.


"Aku masih tidak percaya, ternyata kamu adalah milik ku, aku sangat bahagia Rey. "


Ryan pun tidur di samping istrinya itu, memeluk Rey dengan erat.

__ADS_1


Hari sudah beranjak sore, Rey terbangun kaget saat menyadari ada sesuatu yang melingkar di perut nya.


"Akkhhh.... Tangan Siapa ini? " Rey bangun dan segera mencengkram leher orang yang ada di sampingnya .


"Reeyy.. Uhuk.. Uhuk... ampun Rey.. ini aku"


"Ryan? kenapa kamu tidur di sini? " Rey melepaskan cengkraman nya.


"Kamu kejam sekali Rey !" Ryan mengusap usap lehernya.


"Benarkah?" Ryan mendekati Rey tabagn nya mengusap rambut indah Rey.


"Oh.. maaf aku lupa belum memakai hijab aku, kamu keluar dulu ya Ryan, aku mau ganti baju dulu. " Rey tampak panik


"Hei.. biarkan aku melihat mu seperti ini sayang! " Ryan terus mengusap lembut rambut Rey

__ADS_1


Sayang .?? .ada apa dengan Ryan? kenapa dia seperti yang agresif sekali.


Ryan mengusap bibir Rey.. "Bolehkah aku Rey? " Ryan menatap Rey penuh damba . Tanpa menunggu jawaban......


Cup.. dalam dan lama.


"Ryan... oh...!! Jantung Rey memompa dengan cepat, tubuhnya merinding merasakan sensasi nikmat dari aksi liar Ryan.


"Ryan.. kenapa kamu seperti ini? "


Ryan menatap Rey penuh hasrat, membisikkan kata indah di telinga Rey.. "Because I Know You are my angel.. my wife! " ucap Ryan sambil membenamkan wajahnya di leher jenjang Rey.


Rey segera menangkup wajah Ryan dengan kedua tangan nya. "Apa kamu sudah ingat semuanya Ryan? " mata rey berbinar.


"Belum semua sayang! " Ryan mengeluarkan sebuah cincin dan memakaikan di jari manis Rey. " Aku baru mengetahui sedikit dari masa lalu ku, tapi hal yang sedikit itu sangatlah berpengaruh besar bagiku ... angel"

__ADS_1


Rey menatap Ryan dan cincin yang tersemat di jari nya secara bergantian. "Ryaaan.....". Rey memeluk Ryan. Mereka berpelukan seolah tak ingin dipisahkan.


__ADS_2