Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Pengawal baru


__ADS_3

Semenjak terjadi tragedi di kamar Lily, Ryan semakin memperketat penjagaan di rumahnya, dia juga mempekerjakan pengawal pribadi untuk lily


Seorang wanita yang terlihat seperti pria, Wajah nya tanpa expresi, rambut panjangnya di kuncir kuda.


"Lily Kenalkan dia Tina, mulai sekarang dia yang akan menjadi pengawal pribadimu. " ucap Ryan di kamar Lily


"Selamat pagi nona, senang berkenalan dengan anda" ucap Tina sambil sedikit membungkuk.


"Pagi Tina, .. kakak kenapa aku di beri pengawal pribadi segala sih, kan ada Rey yang bisa menjagaku" ucap Lily manja


"Hei sayang,, Rey itu tidak cocok menjadi penjagamu" ucap Ryan sambil mencolek hidung adiknya


"Tapi kan Rey sudah teruji bisa menjaga kita kak" ucap Lily bersemangat


"Lily. sayang.. Rey itu lebih cocok menjadi kakak iparmu " bisik. Ryan di telinga Lily.


"Apaa?? "" lily melongo tidak percaya. "Apa kakaak sedang jatuh cinta"? tanya Lily penasaran


Ryan senyum senyum sendiri. " Bantu kakak ya kalau kamu merestui" ucap Ryan


Lily mengangguk bersemangat,


*****************


Sudah 2hari Ryan mengerahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan ibu Sri Ayu, Ryan juga mengerahkan hacker bayaran agar bisa memantau cctv di kediaman Arthur.


Ryan pun tidak menampakkan batang hidungnya di rumah, sepertinya Ryan sangat sibuk di kantor.


Lily yang sudah memiliki teman dan penjaga setia, tidak terlalu merasa kesepian dengan tidak adanya Ryan. Sesekali Lily menelpon Ryan Sekedar untuk menanyakan kabar.


Ryan sangat sibuk dengan urusan kantor dan misinya menemukan ibu Sri Ayu, entah mengapa Ryan tidak ingin mengecewakan Rey, dia ingin membuktikan bahwa Ryan orang yang bisa di andalkan, tentunya Ryan berharap sebuah imbalan. Pepatah kata sih ada udang di balik bakwan.


Setelah Ryan akhirnya mendapatkan hasil pengintaian selama beberapa hari beserta bukti bukti keberadaan ibu Sri Ayu, Ryan segera pulang dengan tergesa gesa ingin menyampaikan kabar baik itu kepada Rey secara langsung


"Halo Lily sayang.. dimana Rey" tanya Ryan pada lily yang sedang sibuk menata bunga di halaman.


"Sepertinya dari tadi belum pulang deh "


"Emang pergi kemana dia? dengan siapa? kapan dia pergi? " Ryan bertanya panik


" Aish kakak.. nanya nya di berondong gitu sih.. panik ya takut ditinggal kabur" ejek Lily


"kakak serius ly"!

__ADS_1


" Rey pergi kepasar bareng mbo Marni kakak sayaanggg!! dasar bucin"! lily melengos pergi menggerakkan kursi roda otomatis nya.


Ryan garuk garuk kepala,, kenapa aku jadi gini sih batin Ryan.


Setengh jam kemudian Rey dan mbo Marni sudah sampai dengan membawa belanjaan yang cukup banyak. Ryan yang sedari tadi menunggu segera menghampiri Rey.


"Rey ada yang ingin aku tunjukkan. ayo ikut "


Ryan melangkah ke ruang kerja di ikuti Rey


"Rey kenapa sih harus repot segala ikut belanja, kan itu tugas mbo Marni" ucap Ryan kesal


"Aku bosan di rumah terus Ryan.. apalagi dari tadi lily sibuk dengan bunga bunga kesayangan nya, aku tidak biasa melakukan hal hal seperti itu"


"Lain kali kamu harus ijin aku dulu ya kalau mau pergi ke luar "!


" Kan kamu nya ngga ada "Rey tidak mau kalah


"Kamu kan bisa nelpon aku, "


" ngga tahu nomor nya, Lagian kan aku gak ada ponsel" jawab Rey asal


"Ya ampun Rey.. kenapa gak bilang siih kalau kamu ngga punya ponsel. "!


Rey mengerutkan keningnya, ini orang kenapa sih, kan dia tahu aku dateng ke rumah ini bahkan tanpa membawa sehelai bajupun.. aneh batin Rey


Ryan hampir lupa dengan tujuan awal nya.. " oh iya maaf aku hampir lupa," Ryan mengeluarkan beberapa foto hasil dari cetakan kamera cctv, ada beberapa foto seorang wanita paruh baya di sebut rumah mewah


" Ini hasil pemantauan pegawai ku.. 2hari kemaren di beberapa tempat kediaman Arthur.. aku tidak tahu yang mana ibu mu, jadi kamu pastikan ada tidaknya ibu di sana. "


Rey memandangi dengan teliti setiap lembar foto itu, ada 1sosok yang mirip dengan ibunya, gambar nya memang kurang jelas,


"kamu tahu alamat rumah ini "?


"Ada di balik fotonya Rey"


"Boleh aku pinjam laptopnya"?


"Tentu saja" Ryan menyodorkan laptopnya dan mendekati tempat duduk Rey.


Rey mulai beraksi dengan laptop nya, dia masuk ke aplikasi Angry IP scanner, setelah sebelumnya mencari My IP dari alamat yang Ryan sebutkan.


Dalam hitungan detik Rey sudah bisa meretas jaringan cctv kediaman Arthur. Ryan yang selama ini hanya bisa mengandalkan hacker bayaran tentu dibuat kaget dengan mengetahui satu lagi kelebihan gadis manis itu.

__ADS_1


Dengan teliti Rey memeriksa setiap layar cctv untuk menemukan sosok ibunya.


"Rey kenapa kamu bisa sekeren ini sih..aku makin salut sama kamu"! Ryan mencubit gemas pipi lembut Rey


"Hey.. bukan muhrim tahu" Rey menepis tangan Ryan


"Iya nanti aku halalin kamu deh"!! Ryan bersemangat


Rey tidak mempedulikan ocehan Ryan. Dia sibuk dengan laptop di tangan nya


"Ini .. ini ibuku "! Rey menunjuk layar laptop sambil menatap nanar sosok ibunya yang sedang berada di dapur di rumah Arthur.


"Kau yakin Rey? "


"Aku yakin 1000% " Rey mendongakkan wajahnya pada Ryan


"Oke.. aku akan segera menyiapkan para pengawal.. nanti malem aku akan membawa ibumu "


"Aku harus ikut Ryan"!


"Aku tidak akan mengizinkan nya" Ryan kembali ke tempat duduknya


"Hei.. dia ibuku , tentu aku hrus ikut andil dalam misi ini! "


"Tapi disana sangat berbahaya Rey, aku ngga mau kamu terluka "!


"Apa kamu lupa... siapa yang sudah menyelamatkan mu dari Serangan Arthur ?" sindir Rey


"Itu berbeda Rey.. waktu itu aku di jebak" Ryan tidak terima


"Pokoknya aku ikut.. dan aku ngga butuh ijinmu. kalaupun kamu meninggalkan ku.. toh aku sudah tahu tempat ibuku d tahan. "


"Reeeeyy.. kenapa sih kamu keras kepala, ngga ada anggun anggun nya jadi cewek.,nurut apa sama calon suami"! Ryan keceplosan


"ihh.. amit amit" ucap Rey berlalu meninggalkan Ryan yang urung uringan sendiri.


Ryan mengadakn meeting dadakan dengan para pengawal pilihan nya, memastikan persiapan yang matang demi kelancaran misi nanti malam, Rey tidak Ryan libatkan dalam pembicaraan rahasia itu. Ryan masih bersikeras tidak ingin Rey ikut, karena dia tidak mau ambil resiko jika terjadi hal yang membahayakan Rey, cinta pertamanya.


Tentu saja Rey tahu, dengan meeting rahasia itu, hanya saja Ryan tidak menyadarinya .


Kamu meremehkan ku Ryan bathin Rey


*****************

__ADS_1


Malam itu rencananya Ryan akan melakukan persiapan keberangkatan nya dari gudang rahasia nya. Dia pura pura akan pergi ke kantor di temani Alex karena ada meeting dengan klien.


Ryan menjanjikan pada Rey setelah meeting dengan klien nya selesai, akan segera menjemput Rey.


__ADS_2