Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Kenapa sebentar?


__ADS_3

Malam harinya di apartemen Rey, tampak Adrian sedang sibuk memasak di dapur, setelah sering melihat Rey memasak sedikit banyak Ryan pun bisa membuat makanan kesukaan Rey. Hari ini Ryan ingin membuat kejutan untuk Rey, Ryan ingin Rey mengetahui kesungguhan hatinya.


Pintu apartemen Rey terbuka, Rey masuk ke kamar nya tanpa menyadari kehadiran Ryan di dapur, Rey segera ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, hari itu sangat lah melelahkan, berpura-pura menjadi orang yang berbeda dan berpura-pura menyukai orang yang kita benci.. itu sangaat melelahkan.


Rey keluar dari kamar mandi hanya menggunakan piyama nya saja tanpa menggunakan hijab, dia sama sekali tidak mengetahui keberadaan Ryan. Rey langsung merebahkan dirinya di kasur.


Ryan yang memperhatikan Rey semenjak masuk apartemen, lalu masuk ke kamar mandi, kemudian ketika Rey keluar kamar mandi dengan piyama di atas lutut , dengan rambut indah terurai, jantung Ryan berdetak sangat kencang, sudah 3tahun lamanya Ryan tidak memiliki hasrat terhadap wanita, sudah berulang kali Gwen menginginkan nya dan berusah memanaskan ranjangnya, tapi tidak pernah berhasil membangkitkan hasrat Ryan. Tapi sekarang melihat wanita tomboi itu yang hanya memakai piyama , kenapa membuat hasrat nya bangkit? Ryan menghampiri Rey,, melihat wanita yang sudah mengisi hatinya itu terbaring di atas kasurnya, membuat Ryan tidak bisa berpikir jernih lagi, tanpa berpikir panjang, Ryan mengelus rambut indah Rey. Menatap Rey penuh denagn hasrat.


Rey yang hanya baru memejamkan mata tentu sangat kaget, ada seseorang yang menyentuh nya, Rey bangkit dari tidurnya.. "Ryaan?? "


Tanpa meminta Ijin, Ryan memeluk Rey dengan posesif.. " Rey.. aku merindukanmu"

__ADS_1


Rey yang sudah 3tahun lamanya memendam rindu pada suami nya itu, tidak mampu menahan gejolak perasaan nya, "Aku juga merindukanmu Ryan" Rey meneteskan air mata kerinduan. Rey membalas pelukan itu.


Mendapat balasan yang sama dari Rey, membuat Ryan sangat bahagia, Ryan melepaskan pelukan nya, menatap wajah cantik Rey, jari tangan nya memegang bibir indah Rey. "Bolehkan aku merasakan ini? "


Seperti yang terhipnotis rey mengangguk , Perlahan Ryan mengelus rambut indah Rey, mengusap lembut pipinya, mendekatkan bibir nya dan.. Cup. Ryan ingin melihat reaksi rey.


Rey tersenyum malu dengan pipi yang sudah merona. Ryan beranjak dari kasur dan mengambil hijab Rey, memakaikan hijab itu di kepala Rey. "Pakailah... aku takut khilaf" Ryan tersenyum lalu mencium kepala Rey dengan penuh kelembutan.


Sementara itu Rey masih dalam mode terkejut atas segala perlakuan manis Ryan, sungguh rey sangat merindukan nya, sentuhan nya, perhatian nya, tatapan penuh hasrat nya.. ah.. Ryan... dan apa itu tadi, Ryan mencium nya?


Kenapa hanya sebentar Ryan.. aku berharap lebih!! aku kan sudah halal untuk mu. Asissh...kamu mikir apa si Reeeeyy... dia kan belum tahu status nya... Akkh... kenapa aku jadi mesum gini siii?? ibu.... aku kena sindrom jablay...

__ADS_1


Rey segera memakai gamis dan hijab lalu bergegas menuju ruang makan, benar saja Ryan sudah menyiapkan hidangan makan malam istimewa untuknya, ditambah sebuah buket bunga yang indah yang diserahkan nya pada Rey.


"Ah.. Ryan terimaksih ya.. kamu sudah repot memasak untuk ku! "


Lagi-lagi Ryan kembali memeluk Rey, "Rey aku hanya ingin kamu tau, kalau aku sangat mencintai mu, mau kah kamu menikah denganku? "


Rey membalas pelukan Ryan. " Tentu Ryan.. setelah semua masalah kita selesai, kita akan bahagia"!


"Jadi kamu mau menerimaku? " Ryan tampak tak percaya.


Rey tidak menjawabnya, dengan berani Rey mencium bibir Ryan.

__ADS_1


"Oooh... Rey.. bahagia nya aku...! " Ryan membalas kecupan itu, dalam dan lama..


__ADS_2