
Rey bergabung dengn ibunya dan pak Panji di ruang makan
"Assalamualaikum om, gimana kabarnya? " Rey duduk di dekat ibunya.
"Wa'alaikumussalam.. alhamdulillah om baik rey! gimana pertandingan hari ini ?"
"Gak seru om.. gak ada saingan! " Rey menyerah kan piring ke pak panji
"Wah.. wah.. anak om ini, hati hati jadi sombong lho rey! " Pak panji mengelus kepala Rey
"Naudzubillah.. ngga lah om, Bukan sombong om.. tapi Rey butuh lawan seimbang supaya Rey jadi lebih baik..!
"Rey.. kamu itu sudah Jadi yang terbaik diantara yang terbaik, "! ucap ibu sambil memberikan nasi dan lauk pauk ke piring pak panji.
"Tenang Rey Nanti om carikan lawan sebanding, bulan depan akan ada pertandingan se Asia, pihak kantor berencana merekrut agen agen muda yang potensial, kamu bisa ikut mewakili negara kita.
"Waah.. seru tuh, rey mau om!! dimana??
"Singapura! " Pak panji dan bu sri memandang Rey bersamaan.
"Singapura?? " Rey tampak kaget dan terlihat kesedihan di wajahnya.
"iya.. gimana Rey! " pak Panji segera memakan hidangan yang sudah ada di piringnya.
Rey terdiam sesaat.. memikirkan sesuatu.
__ADS_1
"Rey mau om.. biar sekalian bisa ziarah ke makam Ryan!" pandangan nya sedikit berkabut.
"Baiklah naanti akan om. daftar kan kamu dan Adam".
"Adam ikut juga om? "
"Tentu Rey.. jika adam tidak ikut mana bisa keluar surat ijin dari nyonya besar yang cantik ini!" Pak panji melirik bu sri ayu.
Ibu Sri Ayu hanya tersenyum malu malu menanggapinya.
"Hmmm..... Ada apa nih, tumben om panji ngeluarin rayuan gombal nya, apa Rey melewatkan sesuatu? " Rey menatap ibu dan pak panji bergantian, Pak panji dan bu sri ayu pun saling menatap.
"Rey.. sebenarnya om datang kesini ingin bicara serius dengan mu, bisakah kita bicara berdua saja? "
"Baiklah om.. Rey tunggu di gazeebo ya! " Rey mengambil piring kotor bekas makan nya, setelah cuci tangan Rey bergegas ke halaman belakang.
"Sejak kapan om? " Rey langsung menyambut pak panji dengan pertanyaan.
"Maksudmu Rey? " Pak panji menghampiri Rey
"Ayolah om.. aku bukan anak kecil lagi, aku tahu om suka sama ibu! " Rey mendengus kesal
"Hahaha... baiklah Rey,, om senang kalau kamu sudah faham. jadi om tidak terlalu sulit menjelaskan nya! " ..."Saat kamu koma, ibumu sangat terpuruk Rey, dan kamu tahu? di saat yang sama kondisi rumah tangga om juga sedang kacau, Istri om selingkuh dan memilih meninggalkan rumah. Mungkin karena seringnya kami berjumpa,.sehingga kami merasa nyaman dan saling membutuhkan.", Pak panji menghentikan penjelasan nya menunggu reaksi dari Rey. Tapi raut wajah Rey seperti bisa saja, tidak ada reaksi berlebihan baik itu kebahagian ataupun penolakan.
"Jadi gimana Rey,, Apa kamu keberatan jika om melamar ibumu? "
__ADS_1
"Hmmm.... om dan ibu itu udah tua, om udah ngga pantes melamar wanita!" Rey menatap Pak panji , sedangkan pak panji tampak kaget dengan jawaban Rey yang tidak disangkanya itu.
"Om.. lebih pantas om itu segera nikahi ibu.. ngga usah main lamar lamar segala.. kelamaan.. " Rey mengerucutkn bibir nya kesal
"Apaa? maksudnya kamu setuju om menikah dengan ibumu? " Pak panji tampak kaget campur gembira.
Rey mengangguk tanda setuju.. "Tapi ingat om,,, om tidak boleh membuat ibuku menangis. kalau sampai ibu menangis om akan berhadapan dengan ku!" Rey mengepalkan kedua tangan nya
"Hahaha... baiklah om janji akan membahagiakan ibumu, dasar murid tidak tahu diri,, om mengacak Ngacak kepala Rey sambil berlalu
"Hey om kita belum selesai bicara..
Rey menyusul pak panji menuju ruang tamu
"Kapan om rencana pernikahan nya? "
"Secepatnya rey,, sebelum kamu ke Singapura, supaya ibu mu tidak kesepian di tinggal lama sama putri kesayangan nya! "
"Ahahha... Baiklah,, rupanya kalian ingin berduaan saja di rumah dan mengungsikan aku ke Singapura, rencana yang bagus om, tidak sia sia om jadi agen selama ini!" Rey menyikut perut om panji.
"Hahaha... kamu ini tahu saja rencana jenius om.! " pak panji memeluk pundak rey, hubungan mereka memang sudah sangat dekat , Rey sudah seperti putrinya sendiri.
"Tadinya om dan ibumu ingin nikah nya barengan dengan kamu Rey,, tapi om takut kelamaan nunggu kamu yang ngga laku laku.. nanti om keburu lumutan. "
"Aishhh.. om enak aja ya bilang aku ngga laku. Aku Tuuh Limited edition om... jadi yang Dapetin aku tuh harus spesial !"
__ADS_1
"iya.. iya.. pasti nanti di singapura orang spesial itu sedang menunggumu!" om panji menaik turunkan alis nya.
"Aamiin " ucap Rey bersemangat.