
Leon pergi menuju basemen dan melarikan diri dengan menggunakan motor sport biru milik nya, tidak lama kemudian Ryan pun berada di basemen dan mengambil motor sport hijau yang terparkir disana. Para penjaga yang berada di basemen segera menghalangi Ryan agar tidak bisa mengejar tuan nya, dengan cekatan, dengan cekatan Ryan mengambil pistol revervor yang terselip di pinggangnya.
DOR.. DOR!!
Kedua penjaga itu tumbang tak berkutik dengan luka di dada nya.
Ryan melajukan motor nya dengan kecepatan full power, setiap penjaga yang menghalanginya bisa dengan mudah di halau nya.
Tiba-Tiba sebuah mobil jeep menghadang jalan nya, dengan seringai nya yang mengerikan Ryan melemparkan granat yang terselip di pinggang nya.
BOOOM... DUAAR!! Dalam hitungan detik jeep itu terbakar dan hancur berhamburan.
Ryan kembali mengejar Leon yang sudah berada jauh di depan nya. Dengan kecepatan maksimal Ryan hampir menyusul Leon , Ryan menembak kan timah panas ke ban belakang motor Leon. DOOR!! motor sport biru itu oleng hingga akhirnya... BRAAKKK!! Leon terguling di jalanan aspal. Ryan menghentikan motor nya dan segera berlari menuju Leon yang jatuh tengkurap setelah berguling tadi.
Ketika jarak mereka tidak lebih dari satu meter, tiba-tiba Leon membalikkan badan nya dan.. DOOOR!! Leon menembaki Ryan dari jarak dekat. Tapi rupanya Leon kalah cepat, Ryan dengan lincah menendang tangan Leon, sehingga peluru itu hanya menembak udara.
__ADS_1
Ryan merampas pistol di tangan Leon dan melemparkan nya ke sembarang arah, Ryan menendang Leon.
BUGGHHH!! "Akkghhh... "! Leon mengerang kesakitan.
"Bangun kamu bajingan!" Ryan sangat emosi melihat sepupu nya itu.
Leon pun segera bangkit dan menyeka bibir nya yang sudah mengeluarkan darah. "Ryan.. tenang bro, kita ini saudara, kenapa kamu menghajar ku? apa salahku? " Leon merasa aneh, kenapa Ryan bisa baik-baik saja dalam kondisi dingin tanpa jaket dan masker.
"Haahhh.. dasar IB lis, kamu sudah mengambil semua aset ku dan menghancurkan hidupku, sekarang masih bertanya APA SALAHMU?? "
"Hei apa maksudmu Bro! " Leon pura-pura tidak mengerti.
"Apaaa?? lalu bagimana bisa kamu baik-baik saja dalam kondisi dingin seperti ini ?" Leon terlihat semakin panik. Dia segera menyerang Ryan dengan membabi buta, tendangan dan pukulan di arahkan nya pada Ryan, tapi dengan mudah Ryan bisa menghindari nya.
"Aku sudah sembuh Leon.. istriku sudah membantu kembuhkan semua penyakitku".
__ADS_1
Kini giliran Ryan yang membalas tendangan Leon, dengan gerakan yang cepat kaki Ryan menendang dada dan perut Leon, di akhiri dengan tendangan berputar yang mengarah ke kepala. BUGGHH!!
"Akkghh..!". Darah segar kembali keluar dari mulut Leon. Leon jatuh tersungkur tak berdaya.
"Ampun Ryan.. ampuni aku, aku tahu aku salah, tolong ampuni aku". Tanpa rasa malu Leon bersimpuh meminta ampunan kepada saudara sepupunya itu.
"Tentu aku akan mengampuni mu, setelah kamu mempertanggung jawabkan perbuatan mu di hadapan hukum yang berlaku". Ryan segera berbalik, berlalu meninggalkan Leon yang masih bersimpuh.
Leon yang melihat Ryan meninggalkan nya, segera berlari mengambil pistol yang tidak jauh dari nya, dan segera menembakkan nya ke arah Ryan. DOOR.. DOOR!! Akkghh.. "
Dua peluru melesat tepat ke sasaran, tapi rupanya, bukan berasal dari pistol milik Leon.
Dengan gerakan tak terbaca, Ryan berbalik dan menembak Leon yang sudah bersiap menghabisinya. Leon terjatuh dengan luka di kepala dan dadanya.
"Haahhh.. dasar iblis, mudah sekali menebak akal licik mu". Ryan berlalu meninggalkan Leon yang sudah tidak bernyawa.
__ADS_1
...💝💝💝...
SELAMAT TAHUN BARU 1MUHARRAM 1443H, SEMOGA TAHUN INI LEBIH BAIK DARI TAHUN SEBELUMNYA. AAMIIN