
Para peserta ADSL sudah bersiap di garis Start dengan menunggangi kuda mereka masing masing, tampaknya ada juga beberapa peserta wanita yang mengikuti olahraga berbahaya tsb.
Panitia hanya memberikan sebuah ipad sebagai alat bantu navigasi selama di hutan nanti, dan sebuah cambuk untuk menemani peserta selama berada di hutan yang lebat itu.
Tugas mereka adalah mencari sebuah kotak harta yang berada di hutan lebat tersebut, jika melihat peta di iPad, ternyata panitia hanya menyimpan 25 kotak harta, itu artinya 50%dari peserta harus siap tereliminasi.
Tidak ada peraturan khusus untuk para peserta, mereka dibolehkan saling menyerang dengan senjata yang disediakan panitia, syaratnya hanya satu: Jangan mencederai.
__ADS_1
Para peserta sudah mulai meninggalkan garis start, mereka memacu kuda nya dengan cepat, Rey dan Adam pun segera memacu kuda mereka, deru suara kaki kuda memecah keheningan hutan chesnut nature park. Para peserta harus bisa bergerak cepat mencari titik koordinat yang terdapat di peta tepat keberadaan kotak harta. Mereka berpacu dengan waktu, belum lagi mereka akan berhadapan dengan ancaman dari rival mereka yang memburu harta yang sama.
Rey segera melirik iPad di tangan kirinya, tangan kanan nya sibuk memegang tali kekang, Rey harus memastikan dirinya tidak tersesat di hutan lebat itu dan bisa segera menemukan kotak harta. Di depan nya sudah tidak nampak peserta lain, rupanya mereka menyebar dengan sangat cepat, bahkan rey sendiri tidak tahu di mana keberadaan Adam.
Rey melihat kembali Ipad nya, sudah hampir 15 menit dia memacu kudanya, kini dia sudah berada di hutan yang begitu lebat, sinar matahari sangat sedikit hadir melalui celah celah pohon Angsana yang menjulang tinggi. Dengan pencahayaan yang minim itu Rey harus fokus mencari kotak harta yang entah tersimpan dimana, bola matanya dengan lincah mengitari sekeliling, dia tidak boleh lengah, karena bukan hanya dia yang mengincar kotak harta tersebut.
Ya ampun rupanya mereka menyimpan kotak harta itu di puncak pohon, pasti mereka menyewa monyet liar untuk menggantungkan nya, Rey mendengus kesal, tapi bukan Rey namanya jika dia menyerah , Rey segera mengambil cambuk yang terselip di pinggangnya, memutar nya seperti **** dan mengarahkan nya ke dahan pohon terdekat, setelah ujung cambuk itu terikat pada dahan pohon rey pun bergelantungan menaiki dahan pohon itu satu demi satu, hingga akhirnya dengan cekatan Rey bisa mendapatkan Kotak harta .
__ADS_1
Alhamdulillah akhirnya bisa kudapatkan. Kini di tangan Rey terdapat sebuah kotak cantik. berkilauan dengan ukuran kurang lebih 10 cm , di dalam kotak itu terdapat perintah untuk misi di babak selanjutnya.
Dengan cekatan Rey menuruni pohon masih dengan memakai cambuknya, tanpa Rey sadari sepasang mata sedang mengawasi nya di balik pohon, dia menatap nya penuh kebencian, seringai jahat menghiasi bibir nya. "Rupanya kamu ikut juga Rey , dan kenapa kamu selalu bisa melakukan segalanya? pria itu tidak suka Rey sudah mendapat kan kotak harta nya.
❤❤❤
Terimakasih sudah membaca karya pertama saya,. yuuk dukung dan semangati dengan memberi vote, like dan komen
__ADS_1