Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Elang terbang menuju phoenix


__ADS_3

Keesokan harinya, rey pergi ke perkantoran Marcell corporate, dengan penampilan seperti biasanya yang tomboi dan misterius, namun kini tanpa memakai masker, dia harus menyerahkan surat kontrak kerjasama sekaligus bertemu langsung dengan pimpinan perusahaan. Sebetulnya begitu banyak pikiran berkecamuk di otak rey, Marcell corparate adalah perusahaan suaminya, namun setelah kabar kematian Ryan, rey tidak mendapat informasi apapun tentang lily dan segala sesuatu yang berhubungan dengan mereka. Semua seperti hilang tak berjejak, terlebih lagi rey sendiri sama sekali tidak berkeinginan mencari tahu apa yang terjadi, karena selama satu tahun setelah terkena tembakan Rey harus fokus memulihkan keadaan nya yang kacau, fisik nya yang pesakitan, dan bathin nya yang terluka karena kematian suaminya di saat mereka baru merasakan indahnya berbulan madu.


Kini di hadapan nya tegak kokoh kantor Marcell corporate, rasa di hatinya tidak menentu, terlebih Rey tahu bahwa Adrian juga bekerja di perusahaan itu, bahkan Adrian sendiri yang mengabari nya untuk datang hari itu.


Baiklah Rey.. ayo kita jalankan misi selanjutnya.. fighting rey.


"Permisi .. saya mau bertemu pak Adrian! " ucap Rey pada seorang wanita di meja resepsionis


"Sudah buat janji nona? "


"Sudah"


"Silahkan.. kantornya ada di lantai 15".


Rey mengucapkan terima kasih dan bergegas ke kantor Adrian di lantai 15. Rey segera menghampiri meja Sekretaris di lantai itu.


"Permisi.. saya mau bertemu Pak Adrian.!"


"Dengan siapa ya? "


"Rey! "


"Baik mohon di tunggu ya nona Rey! " Sekretaris itu memasuki sebuah ruangan, beberapa menit kemudian dia mempersilahkan Rey masuk.


"Selamat siang Adrian! " Rey menyapa Adrian yang sedang sibuk di meja nya.

__ADS_1


"Siang Rey selamat datang di kantor saya, silahkan duduk dan jangan sungkan! "


"Wah.. ruangan nya nyaman ya,, apa anda CEO di perusahaan ini? "


"Hahaha... kamu bisa aja Rey, apa wajahku terlihat pantas menjadi CEO?" Adrian tersenyum manis pada rey.


Kamu sangat pantas. "Ooh.. ternyata bukan ya. maaf! " Rey tersenyum malu


"kenapa? kamu kecewa? " Adrian menggoda Rey.


"Ahahha.. anda bisa aja! " Rey garuk garuk kepala.


"Rey... saya menjabat sebagai direktur pemasaran di sini, kalau kamu ingin bertemu dengan CEO nya sebentar lagi kamu akan bertemu dengan nya. !"


"Mmm.. iya, kalau anda sudah berapa lama kerja Disini? "


"Sebelumnya bekerja di mana?"


Triiing...triiing... HP Adrian berbunyi.


"Iya bos.. iya sudah ada di kantorku, .....baik!" Adrian menutup panggilan telpon nya


"Mari Rey.. leon sudah menunggu kita! "


"Siapa? "

__ADS_1


"CEO MARCELL CORPORATE! "


Akhirnya, rey pun bertemu dengan leon , seperti biasa Rey selalu merapatkan kedua tangan di dadanya nya saat leon mengajaknya bersalaman, hal ini tidak lepas dari perhatian Adrian.. wanita yang unik.. batin Adrian.


Dan perjanjian kerjasama pun diakhiri dengan makan siang bersama di restoran mewah, leon pamit terlebih dahulu karena ada meeting yang menunggunya. Rey dan Adrian masih meneruskan makan siang mereka


"Rey.. untuk sebulan kedepan kamu adalah rekan kerjaku, jadi supaya kita tidak canggung, kamu jangan terlalu formal ya! "


"ehmmm.. baik Adrian! " *Kenapa hati ini dag dig dug terus kalau dekat kamu


❤❤❤*


Di apartemen Adam, terlihat adam sedang menghubungi seseorang,


"Halo om.. semuanya berjalan sesuai rencana, Elang sudah terbang menuju phoenix!"


"Bagus.. aku sudah kirimkan semua yang kalian butuhkan! "


"Iya om.. sudah aku terima semuanya, Kapan om menyusul? "


"Kemungkinan lusa"


"Baiklah om.. aku pamit dulu.. Assalamualaikum


"*Wa'alaikumussalam

__ADS_1


❤❤❤


Terimakasih sudah membaca karya pertama saya, beri autors Semangt up dengan vote, like dan komen*


__ADS_2