Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Rey Bintangnya


__ADS_3

Seperti biasa pagi hari Adam akan meminta sarapan di apartemen Rey, terlihat Rey yang sedang duduk di sofa sambil memukul-mukul dahi nya berulang-ulang, sesekali kedua kaki nya dihentakkan ke lantai.


"Heh... kamu kenapa si Rey.. pagi -pagi udah aneh gitu! "


"Aaaaaah...aku maluu! " Rey berteriak sambil memukul kembali dahi nya.


"Astaghfirullah ni anak... kesambet Ya? "


"Iyaaa.. aku kesambet hantu mesum, memalukaaan! "


"Serius kamu Rey? " Adam memperhatikan wajah Rey


"Aku Udan nyosor duluan dam..., hik.. hik,!"


"Sama siapa? "


"Siapa lagi.?? .. RYAN! " Rey cemberut kesal. "Emang aku bisa nyosor sama siapa lagi coba"!


"OWHHH... terus? "


"Aku maluu.. nanti dia nganggap aku cewek gampangan gimana? "


"Ya tinggal bilang lah.. kalau kamu istrinya! "


"Aish... kamu gimana sih dam.. selama belum menemukaan Lily, kita harus jaga rahasia ini, khawatir Ryan gak bisa jaga rahasia. "


"Ya udah... nikmati aja.. Lagian aku yakin Ryan gak bakalan berpikir an buruk sama kamu, Palingan dia lagi bahagia serasa dapat jackpot... percaya deh! " ucap adam tersenyum.


"Kenapa kamu bisa seyakin itu sii?"


"Ya karena dia belum sampai ke level itu lah! "


"Iih.. sok banget kamu dam.. nilai orang seenak jidat ! "


"Aku punya barometer nya tau?!"


"Apaa? "

__ADS_1


"Bini nya! "


"Eeh.. maksudnya apa nih! "


"Ya kwalitas bini nya gak selevel hajar, berarti laki nya juga gak sesoleh ibrahim lah! "


"Woiii... kalo bandingin jangan kejauhan dong. .. gak kejangkau tau., aku kan baru hijrah! "


"Perasaan ngomong BARU HIJRAH dari 4tahun yang lalu deh... kok gak kelar-kelar sii? "


"Iya wajar lah... yang jadi guide hijrah aku nya gak kompeten! "


"siapa emang? "


"Kamu lah.. ustadz gadungan! " Rey pergi meninggalkan Adam sambil menghentak hentakan kaki nya ke lantai.


"Terserah ...!! Eh rey... jangan pergi dulu,, ini aku bawa kabar gembira buat kamu Rey! "


"Terseraaah!! "


Malam hari nya, Rey harus menghadiri Gala diner di sebuah restoran mewah, acara ini diadakan dalam rangka perayaan atas sukses nya iklan yang dibintangi Ryan dan Rey, rating iklan nya mencapai angka tertinggi dan mendapat sambutan baik dari netizen.


Rey menghadiri acara tersebut dengan penampilan yang all out, pria incaran nya harus bisa bertekuk lutut pada Rey malam ini, Adam dan para pengawal sudah siap di belakang layar menunggu aba-aba dari Rey.


Penampilan Rey sangat Sempurna, dengan gaun malam sederhana tapi menampakkan kemewahan, riasan wajah flawless yang semakin menonjolkan kecantikan alami Rey.


Acara gala diner dihadiri oleh para pengusaha sukses dan para kalangan artis yang sering dikontrak kerja oleh perusahaan Leon, mereka diundang khusus oleh Marcell corporate .


Rey berhenti di depan lobi dan di halaman parkiran itu terpampang digital billboard yang menampilkan iklan-iklan dari Marcell otomotif yang Rey dan Ryan bintang. Di samping pintu masuk Restoran juga terpasang videotron dalam ukuran lebih kecil.


Rey datang dengan mobil mewah yang sudah disiapkan oleh Adam. Rey berjalan dengan anggun dan penuh pesona, semua mata memandang ke arah Rey, ya kali ini Rey lah bintangnya, mereka bisa melihat aksi Rey yang begitu luar biasa di setiap sudut restoran , selain kemampuan acting, kemampuan beladiri dan juga ditambah dengan kecantikan alami menjadi Rey sangat layak di sejajarkan dengan artis papan atas.


"Halo Rey..! " seorang pria blasteran datang menghampiri pujaan hati yg ditunggu tunggunya. Di ingin meraih tangan Rey untuk mencium punggung tangan nya.


"Hai peter! " Rey hanya merapatkan kedua tangan nya di depan dada .


"Sendiri saja? " Peter menarik kembali tangan nya.

__ADS_1


"Iya" Rey tersenyum canggung.


"Mari aku temani"!


"Terimaksih Peter". Mereka berjalan berdampingan menuju meja yang sudah disiapkan .


Interaksi keduanya tak luput dari perhatian Ryan yang hadir bersama Gwen. Dengan posesif Gwen terus memegang lengan Ryan. Gwen melihat Rey dengan tatapan tidak suka, apalagi saat melihat Peter terlihat sangat tertarik pada Rey. Walau bagaimanapun Peter pernah menjadi teman kencan nya dulu.


Merasa ada mata yang memperhatikan, Rey menatap ke arah Ryan, pandangan mereka beradu, Ryan menatap penuh rindu pada Rey,ingin rasanya berlari dan memeluk Rey yang tampil sangat cantik malam itu . Sementara Rey hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya.


"Halo Dear... " Leon datang ke meja Rey dan meraih tangan Rey.


Dengan anggun Rey merapatkan kedua tangan nya di dada, seolah memberi isyarat,, "beginilah cara ku bersalaman".


"Halo tuan Leon.. "


"Ooh.. maaf". Leon menarik kembali tangan nya.


"Kamu cantik sekali malam ini Dear.. " Leon menatap Rey dengan intens, memindai penampilan Rey dari ujung kaki hingga kepala, terpesona dengan penampilan Rey yang tiada cela.


"Terimaksih tuan Leon, aku merasa tersanjung! " Rey tertipu malu. Malam ini aku harus tuntaskan urusan ku dengan mu breng sek.. aku muak harus bermuka manis padamu.


Acara gala diner pun dimulai, di awali dengan sambutan dari Leon selaku pemilik perusahaan, Leon memberikan apresiasi atas kesuksesan besar iklan yang dirintangi Ryan dan Rey. Ryan dan Rey dipersilahkan untuk maju ke podium yang sudah disiapkan untuk menerima tanda mata dari Leon. Ryan dan Rey berjalan berdampingan menuju podium.


"Halo sayang! " Ryan berbisik pada Rey yang sudah ada disampingnya.


"Halo juga Ryan! " Rey tersenyum malu mendengar Ryan memanggilnya sayang.


"Kamu cantik banget,, aku suka! "


"Makasih! " pipi Rey merona


"Malam ini aku ke apartemen kamu ya? "


"Aku ada urusan penting Ryan.. aku gak pulang ke apartemen! "


Mereka sudah berada di podium, Rey dan Ryan dipersilahkan untuk memberi sedikit sambutan setelah itu Leon memberikan sebuah tanda mata dari Perusahaan.

__ADS_1


...💖💖💖...


Halo readers.. autors ucapkan terimaksih sudah mampir di novel pertama ini, ditunggu saran dan kritik nya ya


__ADS_2