
Mohon bantu author dengan meninggalkan jejak like dan komen pliss!!!
****************************
Ryan dengan tulus meminta maaf pada Rey, dia memang tidak membeli cincin itu, ryan meminta Aldi membelikan cincin pertunangan nya. Tapi semua itu karena memang waktu yang mendesak selama Ryan di kota M dia sibuk belajar pada Kyai hasan, begitulah kira kira penjelasan Ryan pada Rey.
Tentu saja Rey memaafkan Ryan. Rey sudah melihat kesungguhan Ryan untuk mendapatkan cinta nya, kini Rey sudah yakin dengan keputusan nya, apalagi dia sekarang sudah tenang Karena mengetahui makam ayah nya. Ibu Sri Ayu juga sangat setuju jika Ryan menjdi menantu nya.
Akhirnya di hari itu juga mereka merencanakan tanggal pernikahan, Rencana nya mereka hanya akan melakukan akad nikah sederhana saja, tanpa pesta besar besaran.
Akad nikah akan diadakan di kediaman Rey dan mereka akan mengundang Kyai hasan ali sebagai tamu kehormatan. Rey dan Ryan pun harus menyiapkan segala keperluan pernikahan mulai dari mas kawin, gaun pengantin dan barang barang hantaran. Mereka hany memiliki waktu persiapan sekitr 1 bulan saja, karena Ryan tidak ingin menunda terlalu lama, Ryan khawatir Rey terlepas laggi darinya, bagi Ryan menjinakan Rey lebih sulit daripada menjinakkaan kuda liar.
__ADS_1
Lily pun sangat antusias dengan pernikahan kakak nya ini, lily sering ikut ke rumah Rey saat Ryan berkunjung untuk menyiapkan segala sesuatunya. Hanya Alex saja yang nampak tidak suka dengan pernikahan Bos nya dengan Rey, entah apa penyebabnya.
Di rumah Rey lily sering menginap, tentu saja Lily sangat kangen pada ibu Sri dan Rey, Ryan tidak keberatan jika adiknya menginap di rumah Rey, apalgi sekarang Rey adalah calon istri nya.
Sore itu Ryan dan Rey akan pergi mencari mas kawin, tadinya Ryan ingin membeli mas kawin nya sendiri saja. tapi Rey memaksa ingin ikut, alasan nya, nanti malah dibeliin sama orang lain lagi seperti waktu membeli cincin tunangan.
Rey dan Ryan sudah memasuki parkiran di baceman Mall .. Rey yang baru saja turun dari mobil dibuat terkejut karena ada sebuah motor sport yang dengan sengaja ingin menabrak nya, Ryan yng melihat Rey dalam bahaya melompati mobil dan menendang pengendara motor yng hampir mendekati posisi Rey. Pengendara misterius itu oleng dan terjatuh , tapi dengan cepat dia bisa melarikan diri sebelum Ryan berhasil menangkapnya.
Ryan berlari menghampiri Rey, "Kamu tidak apa apa Rey? " Ryan memegang tngan Rey.
"Apa kita balik aja ke rumah ? Urusan mas kawin nya nanti aku yang beli? " Ryan khawatir pada keselamatan Rey.
__ADS_1
"Ngga apa apa, udah tanggung kita ada di sini! "
"Tapi aku Tkut ada yang ingin mencelakai kamu lagi Rey!"
"kan ada kamu yang jagain aku! " Rey tersenyum manis menenangkan Ryan.
"Baiklah.. kamu jangan jauh jauh dari aku ya sayang?" Ryan berusaha merangkul pundak Rey
"ishhh.. belum sah,,, gak boleh! " Rey menepis tangan Ryan.
"Hehe.. iya maaf, udah gak tahan!" ucap Ryan mengedipkan mata.
__ADS_1
Rey mendengar ucapan Ryan langsung melengos menyembunyikan kegugupan nya. Akhirnya mereka sampai juga di toko perhiasan terbesar di mall itu, ryan memilih berlian terbaik untuk Rey, seperangkat perhiasan dengan berlian hijau muda menghiasi nya.
Ryan tidak ingin berlama lama di mall itu, dia khawatir akan keselamatan Rey, mereka langsung pulang ke kediaman Rey, Setibanya di Kediaman Rey, Ryan meminta Adam agar memperketat pengamanan, Ryan menceritakn kejadian di Mall, Adam langsung mengerti apa yang harus dilakukan.