Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Menikah


__ADS_3

Hari itu pun tiba, pak panji dan bu Sri Ayu melangsungkan pernikahan nya dengan sederhana, hanya keluarga dan sahabat dan rekn kerja pak panji yang diundang menghadiri nya.


Ibu Sri Ayu memakai kebaya putih sederhana, walau sudah berusia, tapi kecantikan nya tidak berkurang sedikitpun. Sedangkan pak panji memakai jas putih dan peci hitam, terlihat gagah dan berwibawa.


Rey memakai gamis putih dengan hijab putih, sungguh anggun dan cantik, tidak akan ada yang menyangka Rey adalah orang yang sama dengan Rey si sosok misterius.


Adam menjadi saksi dari pihak ibu sri Ayu, sedangkan Putra pak panji yang bernama Agung menjdi saksi dari pihak laki laki, Rey menjadi saksi atas pernikahan orangtuanya sendiri, sungguh aneh baginya, tidak terasa air matanya menetes saat melihat ijab qobul berlangsung, ingatan nya pada ayahnya dan pada suaminya membuat air matanya tidak bisa di bendung. Tapi ada sedikit rasa lega saat melihat wajah ibu yang terlihat bahagia,


Ibu apakah ibu sudah melupakan ayah? ah rasanya sakit.. rey pun berlalu meninggalkan kerumunan acara, dia ingin menenangkan pikiran nya, Dia tidak ingin merusak kebahagiaan ibunya, Rey duduk di ayunan di balkon yang menjadi tempat favorit nya, saking Khusyu nya rey tidak menyadari keberadaan adam yang sudah mengikutinya dari tadi.


"Eheeeemmm.... " Adam berdehem sangat keras ,tapi rey masih tidak menyadari keberadaan nya.


Adam menepuk bahu Rey dengan keras... "Angkat tangan atau ku tembak" ucap adam dengan lantang


Dengan spontan Rey mengangkat kedua tangan nya dan menoleh pada sumber suara.

__ADS_1


"Adaaam... ngga lucu tau! " Rey mendengus kesal


"Hahaha.. kamu tuh kalau aku Beneran orang jahat, kamu udah mati dari tadi, ngelamun sampai lupa sekeliling."!


"Kalau aku sadar dengan sekeliling aku, itu bukan ngelamun dong, tapi ngeronda" ucap rey kesal.


"Hahaha.. Rey Rey.. kamu kenapa sih, !" Adam duduk disamping rey


Rey merenung sejenak, memikirkan apa yang ingin di ucapkan nya. "dam.. menurut kamu apa ayah akan bersedih dengan pernikahan ibu?"


"Kenapa bisa sedih, kan ayahmu sudah meninggal! "


"Rey.. rey.. makanya kalau belajar agama itu jangan sama ustadz go**le,, belajar sama ustadz beneran. " Adam mengacak acak kepala Rey.


"Trus kalau menurut ustadz Beneran gimana dam.. " Rey bertanya sangt antusias.

__ADS_1


"Aish kamu ini.. kenapa juga jadi ikutan bilang ustadz Beneran, maksud ku itu ustadz di dunia nyata gitu lho rey, seperti Kyai hasan Ali! "


"Iya iya pokoknya gitu.. ayo cepet jelasin!


"Wani piro..! " adam menjulurkan telapak tangan nya.


"huh..dasar ustadz matre.. mau Tausyiah aja kudu pake amplop..!" Rey melengos kesal


"Iya iya.. apa sih yang ngga buat adik ku tersayang! " Adam mengelus kepala Rey. "Jadi Rey yang aku tahu, setelah seseorang meninggal itu, dia tidak akan memikirkan nasib keluarga nya di dunia, karena dia sudah disibukkan dengan urusan nya sendiri di akhirat, kalau orang yang baik dia akan berbahagia dan sangat menunggu di segerakan nya hari kiamat agar bisa masuk ke surga yang sudah di tampakkan oleh Allah selama di alam kubur, tapi kalau orang jahat dia akan disiksa dan meminta pada Allah agar jangan disegerakan kiamat karena takut di masukan ke neraka yang ditampakan selama di alam kubur. Jadi dia tidak ada waktu untuk berkunjung ke keluarga nya di dunia! "


"Jadi maksud mu,, ayah akan baik baik saja? Tidak akan sedih? "


"Rey.. ayahmu akan bersedih kalau satu satunya anak nya ini tidak mendoakan nya, karena yang dibutuhkan nya saat ini hanyalah doa dari anak nya yang sholih. !"


"Kamu bilang tadi kalau orang meninggal tidak akan bersedih dengan keberadaan keluarga nya di dunia.. tapi Dam.. kenapa ryan selalu mendatangi mimpiku selama 3tahun ini, dengan mimpi dan raut wajah yang sama. "!

__ADS_1


Deg...!!! Adam diam membisu, tidak tahu harus berkata apa, Bukan hak nya untuk berbicara.


"Rey.. sepertinya kita sudah terlalu lama di sini. kasian ibumu, ayo kita turun.. aku lapar! " Adam segera berlalu meninggalkan Rey.


__ADS_2