Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Menjemput Lily


__ADS_3

Malam itu Rey sangat cemas menantikan kabar dari Adam, Rey tidak bisa memejamkan matanya, Adam pergi dengan beberapa anak buahnya , bahkan hingga pagi menjelang Adam belum memberi kabar.


Tepat jam 7 pagi Adam datang ke apartemen Rey, dengan wajah yang sangat lelah.


"Adam... gimana? Apa Lily sudah ditemukan? "


"Rey.. aku lelah dan lapar .. kasih aku sarapan dulu, !"


"Adaam... kamu bneer-bener ya! Cepetan cerita, atau aku hajar kamu sekalian! "


"Aisssh... udah ditolongin bukan nya bilang makasih, malah mau kasih bogem.!"


"Lily ada di apartemen om panji dengan mbo Marni, keadaan mereka sangat baik, tapi Lily tidak tahu kalau Ryan masih hidup!"


"Apaaa? Alhamdulillah Ya Allah! "


Rey segera bergegas pergi menuju apartemen Pak panji, saking bahagianya Rey sampai lupa membawa HP dan tas nya.


Flashback on


Adam sudah Stand by di sekitar apartemen Leon, menunggu aba-aba dari Rey, setelah Rey berhasil mendapatkan informasi tentang dimana keberadaan Lily dan surat-surat berharga milik Ryan, Rey langsung menghubungi Adam, dengan kecepatan maksimal Adam menuju lokasi yang disebutkan Rey. Adam ditemani oleh dua anak buahnya pergi menuju kota terpencil di daerah pesisir pantai.


Tidak terlalu sulit menemukan alamat yang Rey sebutkan, walaupun di daerah terpencil tapi akses jalan dan informasi dari google map sangat akurat dan terperinci.


Setelah berkendara selama 2jam , tibalah Adam di sebuah rumah sederhana, dengan hati-hati mereka memeriksa sekeliling.

__ADS_1


Tok.. tok!! Adam mengetuk pintu cukup lama, waktu memang sudah tengah malam, tapi Adam tidak ingin menanggung resiko menanti hingga pagi.


Tok.. tok!!


Ceklek, seorang wanita paruh baya membuka pintu,


"Mbo Marni? "


"Nak Adam? "


"Boleh saya masuk mbo? "


"Mari nak.. ayo silahkan! "


Adam memasuki rumah sederhana itu, sedangkan kedua rekan nya berjaga di luar. Adam tidak ingin membuang waktu, dia harus segera membawa Lily ke tempat aman.


"Iya nak Adam.. non Lily sedang tidur!"


"Apa ada orang lain lagi Disini mbo? "


"Tidak ada nak adam! "


"Mbo.. tolong bangunkan Lily ya... saya harus bicara penting pada nya!"


"Iya nak... tunggu sebentar ya! "

__ADS_1


Tidak lama kemudian dari balik pintu kamar muncul seorang wanita cantik dengan baju tidurnya. Wanita lemah nan anggun yang selalu membutuhkan perhatian dan pertolongan nya. Wanita yang sudah membuatnya berurai air mata saat hilang entah kemana. Wanita itu berjalan menuju arah nya. Wanita yang sudah mengisi hatinya.


apa?? Lily sudah bisa berjalan??


Flashback off


Rey melajukan mobilnya dengan kencang, dia juga harus memastikan tidak ada yang membuntuti mereka.


Dihadapan nya kini duduk seorang gadis cantik yang sudah sangat dirindukan nya, adik ipar sekaligus sahabatnya.


"Lily..!! " Rey berhambur memeluk Lily yang sedang duduk di sofa. Air mata dari kedua wanita cantik itu tak bisa dibendung lagi


"Rey?? ternyata kamu masik hidup ? " Lily memeluk erat Rey, mereka saling melepas rindu , begitu banyak pertanyaan di benak mereka, tapi cukuplah pelukan itu menjadi penenang atas segala kekhawatiran yang memenuhi pikiran mereka.


Setelah keduanya merasa puas melepas rindu , Rey pun menceritakan kejadian yang menimpa dirinya dan Ryan. Mulai dari A sampai Z Rey ceritakan semuanya pada lily. "Jadi kak Ryan masih hidup? " Lily sangat kaget dengan berita yang didengarnya, kakak yang disayangi nya ternyata masih hidup? dan sungguh Lily tidak menyangka ternyata dibalik semua kejadian ini ada ulah jahat saudara mereka sendiri. Selama ini Lily percaya pada Leon yang mau menolong dan mengurusi bisnis keluarganya. Rupanya keserakahan sudah membutakan mata Leon.


"Rey aku sangat bersyukur ....ya Allah hamba sangat senang ......., Rey bolehkah aku menemuinya ? Aku sangat merindukan kak Ryan" .


"Lily.. saat ini Ryan masih belum mengenali kita, dan ini bukan waktu yang tepat untuk kembali berkumpul, masih banyak musuh yang mengawasi kita LY, kamu yang sabar ya LY .. aku pasti akan membawa Ryan kembali padamu ! "


"Terimaksih Rey.. kamu selalu menolong kami, kami sangat beruntung memiliki mu!" Mereka kembali berpelukan. Mbo Marni tampak bahagia melihat majikan nya kembali tersenyum setelah sekian lama terpuruk dalam kesedihan karena kehilangan orang-orang yang dicintai nya.


"Oh iya Rey...aku punya kabar gembira. "


"Benarkah... Apaa?"

__ADS_1


Perlahan Lily bangkit dari duduknya .. "aku sudah bisa berjalan Rey! "


"Maa syaa allah.. alhamdulillah...! " Rey memeluk Lily dengan erat.


__ADS_2