
Adam masih berada di apartemen Rey, selesai sarapan ,Adam langsung beristirahat sejenak di Sofa.
Drtttt....Drrttt!! suara getar HP Rey terdengar di atas meja.
Adam meraih HP itu. "Om panji? "
"Assalamualaikum om"
"Wa'alaikumussalam.. dam.. mana Rey?"
"Ada di apartemen om.. dengan Lily"!
Pak Panji tentu sudah mengetahui tentang ditemukan nya Lily, karena Adam langsung melaporkan nya pada Pak Panji.
"Tolong bilang sama Rey.. anak buah om baru saja laporan, ternyata Peter selama ini selalu mengawasi Rey,!"
"APAA? emang ada keperluan apa dia dengan Rey?"
"Perkiraan om siih.. Peter suka sama Rey! "
"Hmmm.. laku juga ya anak om! "
"hahaa.. ya iyalah..emangnya kamu.. Jomblo abadi? "
"Tenang saja om.. bentar lagi aku akan mengakhiri masa lajangku ! " Ucap Adam sambil membayangkan Lily.
"Ok dam.. om tunggu kabar baiknya, dan kalian hati-hati di sana ok! "
"Baik om..! "
"Assalamualaikum "
"Wa'alaikumussalam warohmatullah "
Adam kembali membaringkan tubuh lelahnya di sofa, tiba-tiba pintu apartemen terbuka dan muncul Ryan disana.
"Ryan? "
Hei siapa dia, kenapa dia ada di apartemen Rey? Bukan kah dia orang yang bersama Rey di pesta itu?
__ADS_1
"Kamu siapa? Kenapa kamu ada di apartemen Rey? "
"Aku Adam.. teman nya Rey!"
"Apa Rey selalu membiarkan masuk semua teman pria nya?" Ryan menatap Adam dengan kesal.
"Apa maksudmu? " Adam tersinggung Ryan menghina Rey.
"Ada berapa pria yang sedang didekati Rey selain aku dan kamu? " Ryan kembali teringat pada Leon dan Peter.
"Hei jaga bicaramu bung, kamu tidak tahu apapun tentang Rey! "
"Oh.. jadi kamu sangat mengenal Rey? "
"Tentu.. aku sangat mengenal nya".
"Oh.. jangan bilang kalau kamu adalah kekasihnya juga". Ryan semakin tidak bisa menahan rasa cemburu nya.
"Tentu bukan aku.. tapi aku tahu siapa laki-laki yang dia Cintai."
"Apa laki-laki itu Leon? " ucap Ryan ragu
"Heii.. jaga bicaramu breng sek!"
"Ryan... Ryan... dengar aku baik-baik!. Kalau kamu memang mencintai Rey seharusnya kamu menyadari nya, apa kamu tidak menyadari nya? ..... Selama ini Rey hanya berani bersentuhan dengan mu, tapi dia tidak mau menyentuh pria manapun walau sekedar berjabat tangan, tapi Rey dengan berani bahkan sampai mencium mu.. hanya dengan mu! Apa kamu tidak menyadari sesuatu?"
Ryan teringat saat melihat Rey menolak berjabat tangan dengan Leon dan Peter di Gala diner. Hmmm... benar juga, dia hanya menyentuhku. "Apa yang mau kamu katakan Adam? "
"Kamu lah lelaki yang dicintai nya Ryan. Bahkan dulu kalian saling mencintai! "
"Apaa? jadi wanita di masa laluku itu Rey? Lalu siapa angel? "
"Angel? Apa kamu sudah ingat pada angel? " Adam tampak penasaran.
"Selama tiga tahun Ini aku selalu memimpikan nya, tapi aku tidak mengenal siapa dia, hanya saja aku sering menyebut nama angel dalam mimpiku. "
Adam berlalu pergi ke kamar Rey , kemudian dia membawa sebuh box. Diambilnya sebuah HP yang masih terlihat baru walau keluaran lama.
"Bukalah.. di sana ada informasi tentang angel mu itu " Adam memberikan HP itu pada Ryan.
__ADS_1
"Berapa pasword nya? "
"Entahlah" Adam mengedikkan bahunya.
"Jadi bagaimana aku membukanya, ?" ucap Ryan ketus.
"Pakai saja sidik jarimu"
"APAA?? ini bukan HP ku?
"Dasar cerewet.. nurut napa? " Adam menarik telunjuk Ryan untuk membuka kunci Hp.
Ryan terlihat terkejut. "Apa ini Hp ku? "
Adam diam tak menanggapi. "Silahkan kamu hubungi Angel dengan HP itu, ada no kontaknya di sana! " Ucap Adam
Ryan mencari kontak dengan nama Angel.. Ada satu nama di sana. My angel.
Dengan perasaan tak menentu Ryan mencoba menghubungi no tsb.
Drrttt... Drrttt... terdengar suara getaran HP di atas meja. Ryan mengambil HP itu, Ryan mengenali HP itu adalah milik Rey.
Lovely husband caling...
"Apaa?? jadi Angel itu Rey? " Ryan masih bingung, dia segera memeriksa isi folder di HP itu, ada sebuah Folder dengan nama My Angel, Ryan membuka semu isi file nya, begitu banyak foto dan video Rey di sana, dan semuanya sama dengan nama My Angel. Di folder itu juga ada sebuh foto pernikahan dan video pernikahan mereka .
"Jadi Rey adalah Istriku? " Ryan menyandarkan tubuhnya ke sofa, ada rasa tak percaya, rasa haru dan tentu bahagia.
"Alhamdulillah ya Allah... " Ryan tersungkur bersujud syukur kepada Tuhan nya, menemukan fakta bahwa wanita yang dicintai nya ternyata adalah istri nya.
"Tapi kenapa kalian merahasiakan nya?"
"Biar nanti Rey yang menjelaskan, aku permisi.. aku ngantuk! "
"Adaam.... " Ryan berhambur memeluk Adam. "Terimakasih "
"Itu semua tidak gratis bung.. kelak kamu harus membayarnya! "Adam menepuk bahu Ryan, dan pergi meninggalkan apartemen.
...💚💚💚...
__ADS_1
Terimakasih kepada readers yang sudah nyasar datang ke novel ini, semoga gak bosen ya kasih vote, like dan komen, mohon maaf gak di balas satu satu komen nya, tapi yang pasti komen kalian autors baca semua, ada yang kecewa, ada yang marah, ada yang ngakak.. yang jelas semua komen kalian bikin autor semangat.. ditunggu komen nya ya!!