
Di sebuah arena balapan motor, tampak motor sport melaju kencang saling susul menyusul, motor sport berwarna merah itu lebih mendominasi diantara yang lain nya, ya.. dia adalah juara bertahan di arena balap motor sport yang selalu diadakan rutin setiap 3 bulan sekali, balapan tersebut memang bukan balapan liar , kebanyakan dari mereka adalah para pengusaha dan anak pejabat yang memiliki hobi yang sama, olahraga yang menantang bahaya.
Motor sport merah tampak melewati garis finish, para penonton riuh memberikan tepuk tangan. Di susul dengan motor kuning yang menduduki posisi ke 2.
Pengendara motor kuning yang bernama Peter menghampiri rival nya yang masih setia memakai helm nya,
"Selamat Rey... lagi lagi kamu memenangkan nya, ". peter mengulurkan tangan nya, tapi sang pengendara motor merah itu tampak enggan membalas uluran tangan nya.
__ADS_1
"Hei bung.. jangan terlalu sombong, aku hanya ingin mengucapkan selamat, !" lagi lagi pete di acuhkan nya. Pengendara motor itu pergi meninggalkan arena balap tanpa sepatah katapun.
"Dasar orang aneh.. awas suatu saat aku akan membalas nya! "
🌞
🌞
__ADS_1
Kegagahan nya di arena tanding, sering membuat para kaum hawa terpesona, Tapi tidak ada seorangpun yang bisa mendekatinya.
Ya.. dialah Reyhana Nugraha , tidak ada seorangpun yang akan menyangka bahwa dia adalah wanita. Semenjak kejadian 3tahun yang lalu yang merenggut nyawa suaminya, Rey sangat berubah, 1tahun Rey harus berjuang melawan rasa sakit di dada nya akibat luka tembak yang hampir menembus jantungnya, belum lagi duka di hatinya ditinggalkan oleh suami di saat pernikahan mereka baru berusia 2minggu. Beruntung Rey selalu di dampingi oleh orang orang yang menyayanginya, Pak panji dengan sabar membantu Rey bangkit kembali, seperti seorang ayah dia mengembalikan semangat Rey, Kini Rey menjadi wanita yang lebih kuat dan tangguh dari sebelumnya, dia menjadi sosok yang tak terkalahkan, pengalaman pahit nya kehilangn dua lelaki berharga dalam hidupnya, ayah dan suaminya meninggal secara tragis di depan matanya, sungguh itu menjadi cambuk baginya untuk terus menaikkan level kekuatan fisiknya.
Kini dengan gagah Rey memacu kuda nya dengan kencang, tidak ada rasa takut lagi dalam dirinya, yang ada hanya sebuah obsesi untuk menjadi yang terbaik, semua harus bisa dia lakukan.. satu keinginan nya menjaga orang orang yang dicintainya.
Rey melesat bagai anak panah, begitulah selalu dengan hasil yang sama, Rey juaranya.
__ADS_1