Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Serangan


__ADS_3

Sudah seminggu ayah pergi. Kak Adam ajudan ayah dengan setia menemani Ray dan ibu Sri Ayu d Villa mewahnya d kota L.


Tidak ada aktifitas istimewa bagi Rey.. selain karena sudah menyelesaikan kuliahnya di tahun ini Rey juga jarang beraktifitas di luar karena memang tidak punya sahabat. Kadang dia berpikir mau jadi apa dia nanti di masa depan nyaa


Sore itu Adam sedang berpatroli di sekitar Villa.. sebuah panggilan seluler masuk


"Iya Jendral"


"Adam.. cepat kamu bawa ibu dan Rey.. anak buah black warrior sudah tahu keberadaan kalian"


"Baik jendral"


Dengan cekatan Adam menghadap kepada ibu Sri Ayu dan menjelaskan kondisi bahaya yang akan dialami


"Cepat siapkan mobil.. ibu panggil Rey" sambil berlari ke kamar Rey


Dalam hitungan menit mereka sudah melaju kelur dari gerbang Villa.. menuju jalanan yg mulai sepi karena hari sudah beranjak malam.


Ibu Sri Ayu berusah menghubungi suaminya.. tapi sepertinya no yang di tuju tidak aktif.


Sudah 1 jam mobil pajero hitam itu melaju kencang,, tiba2 ada suara tembakan di iringi dengan meledaknya ban depan.. mobil pun oleng.. dengan sigap Adam membanting setir ke kanan jalan yang di penuhi pohon pohon besar... Booom!!


 


Disebuah gudang dipinggirkan kota S.. bebrapa laki laki berpakaian hitam sibuk menurunkan seorang wanita paruh baya dan wanita muda memakai hijab hijau. Mereka tidak sadarkan diri.


Rupanya ibu Sri Ayu dan Rey mengalami luka luka akibat kecelakaan tadi. Luka ibu Sri Ayu terlihat cukup parah di bagian tangan dan pelipis nya akibat pecahan kaca mobil yang masuk. Sedangkan Rey terlihat lebam lebam di sekitr pipi dan tangan nya.

__ADS_1


"Obati wanita tua itu di gudang belakang, dan anaknya ikat di ruang depan" ucap Arthur pimpinan mafia black warrior.


Rumah tua itu rupanya adalah gudang senjata ilegal milik Arthur.. seorang mafia yang sering d beri tugas oleh para pejabat pejabat nakal untuk memuluskan bisnis haram mereka.


 


Di sebuah Rumah sakit.. Jendral Danu memasuki ruang ICU dengan penjagaan ketat. Adam menglami koma akibat perdarahan hebat di bagian kepala.


Sudah 2 hari Jendral mencari keberadaan istri dan anaknya tapi dia kehilangan jejak.


Saat ini Dia tidak mungkin meminta bantuan kepada para rekan kerjanya. Kebocoran rahasia mengenai keberadaan keluarga nya adalah tanda adanya Mata mata di kalangan agen rahasia. Saat ini dia tidak tahu siapa kawan dan lawan.


 


Ryan Marcell


Ryan yang memiliki perusahaan peninggalan ayahnya. Walau perusahaan nya tergolong besar tapi Ryan masih juga menjalani bisnis bawah tanahnya,. jual beli senjata ilegal sangat mengasyikkan baginya. Tentu bukan msalah keuntungan yang Ryan harapkan ,, tapi jiwa mudanya menyukai tantangan dan bahaya..


"Tuan.. gudang senjata d kota S telah dirampok." seru Alex melapor


"Bagaimana bisa? " kenapa kamu teledor sekali Alex?"


"Maaf tuan sepertinya ada orang dalam yang terlibat"


Brakkk!! Ryan menendang kursi yang ada d hadapan nya hingga terpental jauh.."cari tahu segera!! " teriak Ryan


1jam. berlalu.. Alex membawa laporan kembali kepada Ryan

__ADS_1


"Tuan sepertinya Arthur di belakang semua Ini"


Seorang penjaga gerbang dayang menghadap


"Tuan ada Jendral Danu ingin berjumpa dengan anda"


Ryan mengerutkan dahi sambil berpikir keras


"Ada apa kah orang itu kemari"lirihnya


 


Di sebuah gazeebo di halaman belakang yang indah dihiasi aneka bunga lili dan bunga lainnya. Akan membuat orang yang melihatnya merasa betah berlama lama di sana.


Tapi tentunya suasana hati sang jendral dan tuan Ryan yang sedang diliputi masalah masing masing membuat mereka tidak menghiraukan keindahan sekelilingnya.


"Apa gerangan yang membawa anda kemari jendral. Suatu kehormatan bagiku" ucap Ryan tersenyum tipis


"Saya tidak akan basa basi tuan Ryan." saya membutuhkan bantuan mu"


"Hah.. orang sehebat anda butuh bantuanku? "


"Saya tidak main main tuan, dan anda harus membantu saya"


"Jika Tidak"? ucap Ryan


Jendral Danu menyeringai. "Heh.. saya tahu saat ini anda sedang kehilangan sesuatu tuan Ryan.. dan musuh kita sama. Anggap saja bantuan mu sebagai biaya tutup mulut agar usaha ilegal mu tidak muncul kepermukaan"

__ADS_1


Sial.. pria tua ini mengancam rupanya


__ADS_2