
Malam itu Ryan merasa gelisah di kamar tidurnya, pembicaraan dengan Gwen membuat nya khawatir, khawatir kalau Gwen berbuat nekad pada Rey. Ryan mencoba menghubungi Rey tapi tidak diangkat, Entah kenapa Ryan merasakan rindu ingin mendengar suara Rey, Rasa yang tidak pernah ada dalam kehidupan rumah tangganya bersama Gwen.
Kini Ryan sudah memutuskan akan memperjuangkan cinta nya, cinta nya pada Rey, dia akan mengakhiri hubungan nya dengan Gwen, karena memang Ryan sudah tidak memiliki alasan untuk. mempertahankan Rumah tangganya. Ryan pun mengirimkan pesan pada Rey.
Ryan: "Assalamualaikum Rey
Beberapa menit kemudian.
Rey:"Wa'alaikumussalam Ryan."
Ryan:"Gimana kabar kamu Rey? "
Rey:"Alhamdulillah aku baik
Ryan:"Aku kangen kamu rey"
Tidak ada jawaban... Rey hanya membaca pesan nya tanpa membalas.
Ryan:"Rey...?? besok pagi aku ke apartemen mu ya? "
Rey:"Maaf Ryan,, untuk beberapa hari kedepan aku sangat sibuk, ada pekerjaan yang harus aku urus"
Ryan:" Kapan kita bisa bertemu? "
Rey:"Sebaiknya untuk saat ini kita jangan dulu bertemu Ryan,, ada yang mengawasi kita"
Apa?? Rey sudah tau ada yang mengawasinya, apa Gwen sudah mendatangi Rey?
Ryan:" Rey... apa Gwen mendatangimu? "
Rey:"Iya...
__ADS_1
Ryan langsung menelpon Rey
Kring.. kring!!!
Assalamualaikum Ryan
"Wa'alaikumussalam Rey, ... apa Gwen mengancam mu? "
"Itu tidak penting Ryan... sebaiknya untuk sementara ini kita jaga jarak aman dulu, aku juga ada pekerjaan penting, kamu jaga kesehatan ya Ryan... Miss you"
Rey mematikan sambungan telpon nya.
Apa.. jaga jarak?? kenapa? apa Rey takut pada Gwen? ah rasanya tidak mungkin!... apa Rey tidak memiliki rasa yang sama Denganku? Akhhh... aku harus cari tau, sebaiknya aku ke segera menemui nya.
Keesokan harinya Ryan pergi ke apartemen Rey, Ryan sengaja berangkat setelah sholat subuh sebelum Gwen bangun, Ryan yang sudah tau pasword apartemen Rey langsung saja masuk ke apartemen itu, tapi rupanya Rey tidak ada d sana, Ryan menghubungi HP Rey tapi rupanya HP nya tidak aktif.
Malam harinya, setelah pulang dari kantor, Ryan kembali mendatangi apartemen rey, tapi lagi-lagi Rey tidak ada di sana. Hp Rey pun masih tetap tidak bisa di hubungi.
Kemana kamu Rey, apa terjadi sesuatu padamu? apa sebenarnya yang sedang kamu lakukan?
Apa ini ulah Gwen? apa Rey menghilang karena Gwen? aku harus menanyakan langsung pada Gwen.
Ryan langsung mengemudikan mobil nya menuju rumah nya, Ryan khawatir Gwen berbuat nekad pada Rey.
Ryan langsung mencari keberadaan Gwen di kediaman mereka, "Gwen.. Gwen... dimana kamu??!! "
Malam itu dikediaman Ryan dan Gwen yang biasa sunyi, kini terdengar Ryan yang berteriak memanggil Gwen, Gwen yang sedang berada di kamar mandi merasa kaget, karena tidak biasanya Ryan berterik seperti itu.
Tok.. tok.. tok.. "Gwen buka pintunya.. cepat!!
Ryan berteriak di depan pintu kamar mandi, mengetuk pintu dengan sangat keras.
__ADS_1
Ceklek.. Gwen keluar dengan menggunakan kimono nya.
"sayang.. kamu kenapa sih? ngga biasanya kamu teriak-teriak begini? "
"Gwen... apa yang sudah kamu lakukan pada Rey? " Ryan mencengkeram tangan Gwen
"Apa maksudmu? aku tidak melakukan apapun.. !" Gwen menepis cengkraman Ryan dan menuju meja rias nya. Mengeringkan rambutnya.
"Gwen aku mohon jawab aku.. apa yang sudah kamu lakukan pada Rey? " Ryan merendahkan suaranya.
"Aku tidak melakukan apapun.. emang kenapa mas? apa Rey meninggalkanmu? " Gwen tersenyum sinis.
"Rey tidak akan berbut seperti itu Gwen, pasti kamu melakukan sesuatu padanya kan? "
"haha... mas Ryan, kamu pikir dong mas.. apa Rey mau sama kamu, sedangkan kamu pria cacat, tidak bisa memuaskan istrimu ... aku yakin Rey sudah bosan padamu dan meninggalkan mu. hanya aku yang setia padamu mas! " Gwen mendekati Ryan, memeluk Ryan dengan agresif dan berusaha mencumbu Ryan.
"Lepaskan Gwen.. "! Ryan menolak pelukan Gwen
"Aku tidak akan membiarkan mu mas meninggalkan aku dan Mini! "
"Gwen... kehidupan rumah tangga kita tidak bahagia, dan kamu pun menyembunyikan hal penting dari ku, kamu berbohong padaku tentang Mini, apa yang kita perrtahankan dalam rumah tangga ini? "
Gwen memandang Ryan dengan tatapan nanar... "Apa kamu bahagia berada di samping Rey mas? apa kamu rela melakukan apapun untuknya? "
"Aku belum pernah merasakan hal ini Gwen.. maafkan aku... tapi sungguh aku merasa tersiksa ketika tidak bisa bersamanya!"
"Mas.. aku pun akan tersiksa bila kamu meninggalkanku, Lalu bagaimana dengan Mini?"
"Aku berjjanji akan tetap menjadi ayah Mini Gwen.. tapi ijinkan aku bersama Rey! "
"maafkan aku mas.. aku tidak bisa! "
__ADS_1
"Kamu egois Gwen... kamu hidup bebas dengan pria manapun dan aku merelakan nya, tapi saat aku ingin hidup dengan wanita yang aku cintai.. kamu malah mengekangku!" Ryan pergi meninggalkan Gwen di kamar nya.
Maafkan aku mas.. jika kamu pergi, aku takut leon akan membunuhmu, aku hanya ingin melihat mu tetap hidup walau kamu tidak mencintaiku. Gwen menangis seorang diri di kamarnya, sakit memang melihat lelaki yang sangat dicintai ternyata mencinta orang lain,