Istriku Gagah Jelita

Istriku Gagah Jelita
Bulan madu (2)


__ADS_3

Hari itu asisten rumah tangga villa tidak bisa datng karena sakit, Rey tampak bingung karena mau tidak mau dia harus menyiapkan sarapan, Akhirnya Rey berusaha keras membuat nasi goreng, dipandu oleh youtube.


Rey mencicipi nasi goreng buatan nya, rasanya luar biasa aneh, aroma bawang yang masih mentah bersatu dengan aroma telor yang juga masih mentah. Rasanya pun sangat asin, Rey segera beranjak akan membereskan nasi goreng itu dan akan membuangnya ke tong sampah, namun baru saja Rey bangun dari duduknya tiba tiba Ryan menghampiri nya,


"Masak apa yank? " Ryan memeluk Rey dari belakang.


"Eh.. emmm ini aku coba bikin nasi goreng tapi...! " Belum sempat Rey meneruskan ucapan nya Ryan langsung duduk dan menyantap nasi goreng buatan nya.


"Ryan... itu anu! " Rey terlalu malu untuk meneruskan ucapan nya,

__ADS_1


Ya tuhan kenapa nasi goreng nya aneh gini sii!! Aduh rasanya asin dan bau bawang mentah, tapi kasian Rey dia sudah berusaha memasak. kata kyai boleh kok bohong demi membahagiakan istri. Ryan masih menyantap nasi goreng nya dengan tenang, raut wajahnya tidak menampakkan sesuatu yang mencurigakan.


"Ryan.. apa kamu baik baik aja? " Rey khawatir melihat suaminya.


"Eh iya sayang.. aku baik baik aja, masakan kamu enak kok! " Ryan tersenyum tulus.


Ryan tentu saja kaget mendapat pelukan mendadak seperti itu, dan dengan malu malu Rey pun mencium bibir Ryan dengan mesra.


Selama ini Ryan yang selalu memulai mencium Rey, dan sekarang tanpa aba aba Rey mencium bibirnya? tentu saja itu membuat Ryan melayang, membangunkan sesuatu yang sedang tertidur. Ryan langsung menggendong Rey ke kamar nya.

__ADS_1


Hari sudah sangat siang, sepasang pengantin itu baru keluar dari kamarnya, rasa lapar memaksa mereka menghentikan aktifitas nya


Mereka mencari makan siang keluar, tidak jauh dari villa ada banyak cafe dan resto, Ryan memegang erat tangan Rey, seolah tidak ingin berpisah walau sesaat. Dengan telaten Ryan menyuapi Rey, Rey pun ikut ikutan menyuapi Ryan, akhirnya mereka saling menyuapi , Makan siang paling romantis yang pernah mereka alami, Walau memakan waktu lebih lama karena tangan Ryan yang tidak bisa diam, terus menerus menjelajah nakal.


Selepas makan siang mereka pergi ke arena pacuan kuda, Ryan menyewa sebuah kuda yang gagah untuk mereka tunggangi bersama, Ryan keukeuh ingin naik kuda berdua dengan Rey, entah Kenapa rasanya ingin terus nempel pada Rey. Akhirnya Rey mengikuti keinginan Ryan. mereka menunggang kuda berdua, di atas kuda Ryan yang duduk di belakang Rey, terus memeluk Rey erat, Kepalanya bersandar ke bahu Rey, sesekali tangan nya menjelajah ke tempat favorit nya, hal ini tentu membuat Rey sulit berkonsentrasi, Krena takut terjatuh Rey akhirnya Meminta Ryan segera pulang saja ke villa.


Semua agenda olahraga favorit Ryan dibatalkan nya, entah kenapa Ryan Merasa olahraga yang dulu di sukai nya itu tampak tidak menarik lagi, justru yang Ryan inginkan saat ini adalah olahraga bersama rey di kamarnya.


Bagi Rey, setiap hari di dalam kamar tentu membuatnya agak kewalahan. Apalagi semangat Ryan yang selalu berkobar tiada kenal lelah. Rey membujuk Ryan agar bisa berjalan jalan mencari udara segar, tadinya Rey ingin sekali bermain sepeda, tapi apa daya, kaki nya lemas dan bagian perut bawahnya terasa linu, sampai sampai Ryan harus menggendong Rey .

__ADS_1


__ADS_2