
Seseorang tampak sedang memperhatikan dua orang yang sedang duduk akrab di kursi taman hotel, mereka tampak bahagia karena sesekali terdengar tawa dari keduanya.
Sorot matanya begitu mengerikan, melihat kedua orang itu bercengkerama.. dengan langkah gagahnya dia segera menghampiri kedua orang itu.
"Wah.. wah.. rupanya sang bintang ada di sini, !" ucap nya sambil menatap wanita incaran nya.
"Ooh.. peter? kamu ke sini juga? "
"Aku mencarimu dari tadi rey!"
"Oh ya. ? ada apa ya? "
"Tentu saja aku harus mengucapkan selamat atas kemenangan mu Rey, " Peter mengulur kan tangan nya.
Rey merapatkan kedua tangan di dadanya,, "Terimakasih peter! "
"Rey.. ayo kita masuk, sepertinya banyak yang mencarimu! " ucap peter, sambil menarik tangan nya kembali.
"Baiklah, ayo Adrian !" ajak Rey
Akhirnya mereka bertiga kembali bergabung ke tengah acara pesta. Rey yang tidak nyaman berdekatan dengan peter, segera mencari Adam, dan memilih duduk bersanding dengan Adam. Beberapa saat kemudian acara dansa pun digelar, mereka yang sudah memiliki pasangan langsung memenuhi arena dansa
Rey yang sudah merasa mendapat firasat buruk melihat peter menghampiri nya, segera bergelayut manja di lengan gagah adam.
"Sorry ya dam.. !" ucap Rey sedikit canggung. Adam Merasa aneh dengan sikaf Rey.
Peter yang melihat Rey sedang menggandeng seorang pria, terlihat tidak suka, menatap sinis pada adam. "Apa dia kekasihmu? "
"Bukan" .. Adam
__ADS_1
"Iyaa"..Rey
Ucap mereka bersamaan.
Rey memelototi Adam.. "Ehehe... maaf peter dia sedang cemburu". Rey menarik adam meninggalkan peter yang sedang terbengong heran.
"Adam.. kamu jangan merusak rencanaku dong! " ucap Rey setengah berbisik.
"Hei.. mana ku tahu rencanamu! " Adam tak terima di salahkan
"Ah.. sudah... pokoknya kamu nurut aja! " ucap Rey kesal. Tiba tiba Adrian sudah ada di samping mereka.
"Hai rey... apa dia pasanganmu? " tanya Adrian.
"Bukan".. Rey
ucap mereka berbarengan
Adam dan Rey saling melirik, melotot tidak jelas...mau kamu apa sih Reeyy??
Kamu bener bener ya dam... "
"Maaf tuan.. dia sedang cemburu" Giliran adam yang menyeret Rey menjauhi Adrian. diikuti oleh tatapan adrian yang keheranan.
Kini mereka berada di tempat yang jauh dari hingar bingar pesta.
"Kamu ngapain siih.. bikin aku pusing aja! "
"Sorry dam.. aku lagi menghindari peter! "
__ADS_1
"Trus?? lagi PDKT sama Ryan kw?"
"Bukan gituu.. aku lagi ada misi tahu! "
"Misi apa? "
"Rahasia! "
"Ayolah Rey.. biar aku membantu mu! "
"ngga.. dibantu kamu malah kacau balau,!"
"Hei.. mana aku tau isi kepala kamu itu.. kamu ngga pernah kasih tau, emangnya aku bisa baca pikiran kamu! " Adam sedikit kesal karena di salahkan terus.
"Ah.. sudahlah.. niih, aku kasih tugas penting, kamu cek sidik jari di sapu tangan ini, dan cek juga sidik jari Ryan.
"Dimana aku bisa dapat sidik jari Ryan? aku harus gali kuburan? " Adam mulai emosi.
"Aiisshh..kamu kenapa sii dam hari ini, bikin sensi aja dari tadi! .... di kamar aku ada barang barang pribadi Ryan, ada kado pernikahan dari Ryan yang belum sempat aku buka, kaya nya di sana ada sidik jari ryan atau kamu cari juga di surat nikah!" tapi dimana surat nikahnya ya?
"Ahh sudahlah.. kamu tanyain aja sama ibu ya dam!"
Mereka bergegas pergi meninggalkan hingar bingar pesta yang belum usai, sang bintang yang seharusnya menjadi sorotan memilih untuk menghindari keramaian.
Di tengah pesta ada seseorang yang tampak kesal, karena tidak menemukan wanita idaman nya. Hmmm.. dimana kamu rey, kenapa sulit sekali mendekatimu, aku semakin tertantang, aku semakin menginginkanmu Rey. kamu harus jadi milikku.
❤❤❤
Terimakasih sudah setia membaca karya pertama saya, yuk dukung dan semangti autors dengan memberi vote, like dan komen ya
__ADS_1