
Begitu banyak perubahan Gwen setelah tinggal bersama Rey, setiap hari Gwen selalu belajar banyak hal pada Rey , Gwen pun belajar melaksanakan sholat lima waktu, awalnya Gwen merasa berat tapi di saat dahi nya menyentuh bumi untuk bersujud, ada perasaan berbeda yang dirasakan nya, apalagi di saat dia melantunkan doa dalam sujud nya, hatinya merasa ringan, semua kekosongan dalam bathin nya terasa menemukan jawaban.
Ada rasa bahagia saat bersama keluarga kecil itu, bukan karena harta tapi karena kebaikan yang tulus yang diberikan Rey pada Gwen dan Mini.
Kadang Ryan pun merasa heran, bagaimana bisa Rey begitu baik pada Gwen yang sudah jelas-jelas berbuat jahat pada mereka, tapi setelah melihat perubahan pada diri Gwen, Ryan merasa salut pada istrinya itu, ternyata ketulusan Rey berbuah keajaiban, Gwen bisa berubah 180derajat.
"Sayang... aku makin cinta deh sama kamu" Ryan memeluk Rey saat mereka berada di kamar .
"Bagus lah ... emang apa yang bikin kamu makin cinta sama aku? "
"Makin hari hati kamu semakin bercahaya yang.. aku dan orang disekitarmu bisa merasakan keindahan hatimu itu".
"ah kamu lebay deh ay..". Rey mencubit pipi suaminya itu.
"Aku serius yaaang". Ryan mengelus pipi istrinya. "Kamu sudah bisa merubah Gwen menjadi lebih baik.. aku bangga sama kamu, menghukum dengan cara yang 'aneh'.. dan kamu berhasil Rey ".
"Alhamdulillah.. tapi rencana aku belum berjalan sempurna .. aku akan mengajak Peter makan malam.. boleh kan sayang? "
"Enaak aja.. ya gak lah.. awas aja kalau kamu berani". Ryan sangat emosi mendengar rencana istrinya itu.
__ADS_1
"Ayang kok gak boleh siii... ini kan untuk melancarkan misi aku ". Rey cemberut kesal.
"Emang rencana kamu apa si ? "
Rey membisikkan misi nya kali ini.
"Yaangg.. Peter kan gak cinta sama Gwen, kamu jangan terlalu memaksakan mereka doong! ".
"Ryan sayang.. apa kamu lupa, dulu juga kamu gak cinta sama Akuu, malahan kamu jahat banget deh.. aku sampe ditendang tendang sama kamu.. inget gak? ".
"Eeh... kapan aku nendang kamu yaang". Ryan tidak terima dengan perkataan Rey.
"Aiishh.. waktu di Villa itu lho.. pas aku pingsan.. ".
"Abisnya kamu marah marah terus siii". Rey mengerucutkan bibirnya.
Ryan begitu gemas melihat wajah cantik istrinya. Tanpa aba-aba disambar nya bibir Rey yang sedang manyun itu.
Cup.. "Hmmmmpppp.... Ryaaannn.....".
__ADS_1
"Kalau sekarang... aku masih jahat gak yang? " Ryan menggendong Rey menuju kasur nya.
"Jahaaaat bangeett.. menjajah aku tiap malem". ucap Rey sambil mengalungkan tangan nya ke leher Ryan.
"Eits bukan menjajah sayang... tapi menjelajah ...dan kamu suka kan cintaah". Ryan membaringkan tubuh Rey dengan hati-hati, mencumbu istri yang sangat dicintai nya itu.
"Kok sekarang manggilnya cinta sii ay.. kenapa gak panggil aku dinda lagi?" .
"Banyak readers yang protes yang.. kata nya kayak zaman majapahit aja.. Wkwkwk... ".
Ryan melancarkan aksi liar nya, tidak membiarkan mulut manis istrinya berbicara lagi.
...💞💞💞...
Malam itu Peter merasa sangat bahagia, karena Rey mengajaknya makan malam, ada hal penting yang ingin disampaikan nya, ucap Rey di telpon.
Dengan pakaian formal Peter mendatangi sebuah restoran mewah tidak lupa membawa sebuah buket bunga yang cantik.
Setelah menanyakan pada pelayan, Peter menuju meja yang sudah di Reservasi oleh Rey, tampak seorang wanita berhijab sudah menunggunya, Peter tidak bisa melihat wajahnya karena posisi wanita itu membelakangi nya.
__ADS_1
"Rey sudah datang,, ?? kenapa aku jadi Grogi gini sii?" , Peter mengatur nafas nya agar bisa tenang. Dia segera mendekati wanita tersebut.
"Rey?? ..lhooo kok... kamu??