Jodoh Warisan

Jodoh Warisan
PERSIAPAN


__ADS_3

Annisa memulai harinya dengan membangunkan suaminya..


Annisa :


"Mas bangun, nanti terlambat lo berangkat kerjanya"


Bukannya bangun reza malah menarik tangan istrinya dan membuat annisa jatuh ketubuh suaminya dan dengan cepat reza memeluk annisa..


Annisa :


"Mas apaan sih, bukannya bangun malah meluk aku. Udah pagi mas ayo kita siap siap nanti telat"


Reza :


"Memangnya siapa yang berani marahin mas kalau terlambat kan yang punya perusahaan mas sendiri" dengan bangganya reza berbicara..


Annisa :


"Iya tau" jawab annisa dengan bibir manyun


Annisa dan reza pun bersiap untuk sama sama pergi bekerja, seperti biasa sebelum berangkat mereka sarapan dulu.. Makanan mereka sudah disiapkan oleh para pembantu rumah reza..


Sepanjang perjalanan annisa sibuk dengan handphone nya padahal reza ingin memegang tangan istrinya tetapi apa boleh buat kalau istrinya dari tadi selalu sibuk dengan handphone..


Reza mengantarkan annisa terlebih dahulu kekantornya dan seperti biasa sebelum annisa keluar dari mobil reza, ia terlebih dahulu melihat situasi setelah dilihat annisa situasi sekitar aman barulah ia keluar dari mobil reza..


Annisa membuka pintu mobil dan keluar diikuti dengan reza..


Annisa :


"Ngapain mas ikut keluar juga?


Reza:


"Mas mau nganterin kamu sayang, emang ngga boleh"


Annisa :


"Bukannya kaya gitu mas, tapi kan kamu tau kalau situasinya ngga mendukung"


Bukan reza namanya kalau menurut kata orang lain, tanpa menghiraukan apa yang annnisa bilang reza langsung saja memeluk annisa dan membuat istrinya itu terkejut..


Annisa berusaha mendorong reza agar ia mau melepaskan pelukannya tapi apa lah daya annisa melawan seorang reza dan bertubuh atletis itu..


Reza akhirnya melepas pelukannya dan mencium kening istrinya yang tentu saja membuat annisa malu dan wajahnya ikut memerah.

__ADS_1


Reza sebenarnya tau jika istrinya itu tidak dapat dimanja sedikit karena akan membuatnya malu dan salah tingkah..


Reza :


"Sayang, kalau gitu mas berangkat kerja dulu"


Annisa :


"Emm.. Iya mas, baiklah, sampai jumpa.. Dahh" jawab annisa sambil menambahkan tangannya kearah suaminya itu..


Reza yang melihat tingkah istrinya itu tertawa tetapi reza menahannya agar istrinya tidak marah karena istrinya itu akan marah jika ditertawakan..


Reza :


"Kamu memang tidak berubah dari dulu sampai sekarang masih sama" batin reza..


Annisa langsung menuju tempat duduknya dan mulai mempersiapkan data dan keperluan apa saja untuk mempersiapkan acara untuk dinas pariwisata nantinya yang akan diadakan dikotanya dan annisa mengambil tanggung jawab untuk mempersiapkan acara, tempat acara, tempat menginap untuk para tamu dan pejabat daerah lainnya nanti maupun keperluan mereka selama berada disini..


Annisa menemui alasannya yaitu pak Deni untuk memberikan berkas yang telah ia susun, berkas tersebut meliputi data mengenai persiapan acara, sotelah beberapa lama alasannya tersebut memeriksa akhirnya berkas annisa disetujui dan annisa tinggal survei kelapangan untuk melihat secara langsung persiapannya..


Annisa :


"Kalau begitu saya permisi keluar pak untuk survei tempatnya"


"Iya silahkan, saya harap acara ini dapat berjalan dengan baik sesuai yang kita harapkan"


Annisa :


"Iya pak, saya akan berusaha semaksimal mungkin"


Setelah meminta izin kepada atasannya annisa langsung tancap gas kelokasi persiapan acara yaitu hotel termewah dikotanya yang tidak lain ialah hotel suaminya..


Sesampainya dihotel annisa senyum senyum sendiri mengingat kejadian pertama kali ia bertemu dengan suaminya yang kalau dipikir itu adalah kenangan yang memalukan..


Annisa dipandu oleh Angela yang tidak lain adalah sekretaris reza..


Annisa dipandu untuk melihat penataan ruangan maupun kamar hotel yang akan ditempati nanti. Ia pula diajak untuk melihat fasilitas hotel lainnya yang sungguh menakjubkan seperti setiap kamar memiliki kolam renang sendiri, tempat fitness, restoran mewah, spa, sauna, dan masih banyak lagi..


Annisa yang melihat semua fasilitas itu sungguh terkejut dan tidak menyangka sungguh kaya suaminya itu dan ia berpikir bahwa ia sungguh beruntung mendapatkan seorang reza yang sudah tampan, postur badan yang menggoda dan nilai plusnya dia kaya hahaaaa tawa annisa..


Angela yang melihat tingkah annisa itu ikut tertawa, melihat Angela yang tertawa karena tingkahnya annisa langsung mengubah ekspresinya..


Kantor Reza..


Reza sedang sibuk dengan segala berkasnya dan terlihat serius menatap komputer dimeja kerjanya..

__ADS_1


Tokk..


Masuk sahut reza..


Yang datang ialah sekertaris satunya lagi yaitu Doni..


Doni :


"Pak ini berkas yang perlu ditanda tangani" sambil menyerahkan berkas yang lumayan banyak kepada reza


Sebelum menandatangani berkas tersebut reza selalu membacanya lagi meski kalau bisa dibilang ia pun telah hapal diluar kepala apa isi berkas itu..


Sambil melihat bosnya tersebut menandatangani berkas, doni membuka pembicaraan..


Doni :


"Oh iya, saya tadi melihat istri bapak"


Reza :


"Dimana kamu melihatnya?" tanya reza


Doni :


"Diaula hotel bersama Angela, seperti istri bapak sedang cek lokasi untuk acara tersebut"


Mendengar itu reza langsung pergi meninggalkan Doni tanpa sepatah kata pun, Doni yang melihat tingkah bosnya itu langsung tertawa..


Doni :


"Ya ampun itu bos gue kan, beneran bos gue.. Ngapa kaya gitu ya jadinya setelah nikah, kesambet setan apaan"


Sambil tertawa Doni membereskan berkas yang diperiksa reza tadi dan mendapati kalau berkas itu belum ditanda tangani reza..


Doni :


"Pakkkkkkk.. Kalau mau pergi mah ngga papa tapi ditanda tanganin dulu dong" Huhuhu rengek Doni diruang kerja bosnya..


Autornya baru kembali 😁😁😁


Semoga kalian suka yaa ❤️❤️❤️


Jangan lupa dijadikan favorit ya dan jangan lupa komentarnya 😘😘😘


Selamat membaca

__ADS_1


__ADS_2