Jodoh Warisan

Jodoh Warisan
RUMAH MERTUA PART 1


__ADS_3

*Pagi Hari.


Annisa bangun tidur seperti biasanya, setelah bangun annisa membereskan tempat tidurnya. Annisa mengambil handuk dari tempat gantungan dan pergi kekamar mandi. Setelah beberapa lama annisa didalam akhirnya ia pun telah menyelesaikan kegiatan mandinya dan telah berpakaian rumahan yang simple karena annisa selama seminggu kedepan tidak pergi kerja dan akan menginap dirumah ayahnya. Ia ingin menghabiskan waktu bersama ayahnya untuk menebus segala waktu yang telah terbuang akan kesibukkan kerja dan mengurus rumah tangganya selama ini.


Annisa pergi keluar dari kamar meninggalkan reza yang dilihatnya masih tertidur lelap disofa kamar..


Annisa menuju dapur dan membereskan peralatan dapur bekas makan malam kemarin dan beberapa bekas sarapan ayahnya sebelum berangkat kerja, setelah selesai mencuci dan menaruhnya dirak piring. Annisa dikejutkan dengan pelukan seseorang dari belakang, yah siapa lagi kalau bukan suaminya sendiri yaitu reza, kan ngga mungkin ayahnya sedangkan sang ayah telah pergi bekerja seperti biasa sebagai seorang dosen disalah satu universitas terkenal dikotanya.


Annisa sebenarnya sudah tidak marah lagi kepada reza tetapi dia ingin membuat reza sadar kalau reza telah melakukan tindakan yang salah yaitu tidak memberitahukan tentang kedatangan citra dan hanya mau menyelesaikan masalahnya sendiri seakan akan annisa merasa bahwa dia tidak dianggap disitu. Annisa hanya ingin reza berbagi segala macam masalahnya agar mereka dapat bertukar pikiran dan menyelesaikan segalanya bersama.


Mendapat pelukan dari reza sebenarnya membuat annisa senang karena annisa juga merindukan pelukan itu, beberapa hari belakangan mereka sama sama disibukkan dengan kegiatan masing masing dan tidak memiliki waktu untuk melepas rindu tetapi annisa harus menahannya dahulu.


"Jangan dipeluk gini dong, ntar aku nya ngga kuat ngambek lama lama" batin annisa.


"Lo harus kuat annisa, lo harus bisa, lo ngga selemah ini. Semangat, fighting, ganbatte, cayoo. Sekalian aja itu bahasa gue sebutin semua" batin annisa kembali berbicara.


Reza yang masih tidak melepas pelukannya akhirnya mendapat respon dari annisa yang berusaha melepas pelukannya.


Annisa :


"Lepasin mas, aku mau keluar mau ngambil sayuran buat dimasak untuk makan siang nanti" kata annisa yang sudah terlepas dari pelukan reza tetapi sekarang posisi mereka saling berhadapan dengan jarak yang dekat.


Reza yang sedang dalam jarak yang sangat dekat dengan annisa, mengangkat tangannya perlahan untuk mengelus wajah sang istri. Tapi nyata nya itu tidak kesampaian karena annisa dengan segera memalingkan wajahnya dan pergi dari hadapan reza.


Reza yang merasa diabaikan pun mengikuti annisa yang sedang berjalan keluar rumah, reza hanya mengekori istrinya itu dari belakang tanpa sadar dia pergi kemana. Annisa berhenti berjalan karena sudah sampai ditempat tujuan sedangkan reza tanpa sadar terus berjalan dan menabrak istrinya..


Brukkk..


Reza yang menabrak annisa dari belakang membuat annisa akan terjatuh kedepan tapi dengan sigap tangan kanan reza memeluk istrinya agar tidak terjatuh.


Annisa :


"Kamu ini gimana sih mas, jalan aja nabrak aku segala" kata annisa yang kesal sembari menyingkirkan tangan reza yang melingkar diperutnya.


Reza :


"Kamu juga sih sayang masa berhenti mendadak" jawab reza membela diri.


Annisa :


"Udah nyampe tempatnya ya aku berhenti dong, masa kamu suruh aku jalan terus yang ada aku nabrak tembok tuh " sahut annisa sembari menunjuk tembok yang lumayan jauh didepan mereka.

__ADS_1


"Udah lah aku ngga mau debat pagi pagi, jauh rejeki nanti. Nih ambil" kata annisa memberikan sebuah baskom yang lumayan besar kepada reza.


Reza :


"Buat apa nih yang?" tanya reza bingung ketika mendapat baskom dari annisa.


Annisa :


"Buat gayung kamu mandi" sahut annisa jutek


Reza :


"Hahhh????" sahur reza dengan wajah yang bingung melongo.


Annisa :


"Buat tempat metik sayuran, itu aja pake ditanya" jawab judes annisa.


Reza :


"Galak amat sih sayang, kaya istri yang ngga dapat jatah dari suami aja" ledakan reza sambil tertawa.


Annisa hanya berlalu tanpa menyahut ledekan reza dan pergi menuju beberapa sayuran yang akan ia petik untuk menu makan siang nanti.


Bisa dikatakan rumah annisa memiliki lahan kosong yang lumayan luas dibelakang rumahnya, karena bingung lahan tersebut ingin dibuat apa jadi dulu mendiang ibu annisa terpikirkan ide untuk menanam berbagai macam sayuran. Niat awal ibu annisa hanya untuk mengisi waktu senggang saja tetapi lama kelamaan menjadi hobby dan kegiatan keluarga annisa.


Disini lah dulu keluarga annisa menghabiskan waktu bersama ketika akhir pekan, hari libur panjang maupun waktu senggang disela kesibukan sang ayahnya.


*Flashback On.


Ibu dan ayah annisa menghabiskan waktu ketika libur dengan bercocok tanam yang pada waktu itu annisa masih kecil berusia kurang lebih 4 tahunan.


Pagi hari minggu mereka dimulai dengan ayah annisa yang tengah mencangkul tanah untuk ditanami bibit berbagai macam sayuran, ibu annisa bertugas menanam bibit tersebut sedangkan annisa membantu mereka dengan sesekali bercanda dan berlarian menangkap kupu-kupu yang tengah terbang lewat diatas kepalanya.


Orang tua annisa hanya tersenyum dan tertawa melihat tingkah anak mereka yang begitu mengemaskan dan sedang dalam masa aktif aktifnya.


Annisa kecil yang tengah kecapean habis berlari mengejar kupu-kupu, pergi menghampiri kedua orang tua nya yang tengah sibuk dengan tanaman mereka.


Annisa bisa dibilang anak yang jahil ketika kecil, annisa mengambil tanah dengan tangan kecilnya itu dan digenggam nya. Annisa menghampiri sang ayah dan mengoleskan tanah yang ada dalam genggaman nya kepipi ayahnya.


Dikagetkan dengan tingkah lucu sang anak bukannya marah yang ada sang ayah malah tersenyum dan mengejar anaknya untuk menangkap dan membalas perbuatannya. Annisa kecil segera berlari sambil tertawa keras dengan ekspresi lucunya menuju sang ibu yang tengah tertawa melihat kelakuan suami dan anaknya. Ibu annisa segera merentangkan tangannya untuk memeluk putri kecilnya itu yang tengah berlari kearahnya.

__ADS_1


Annisa kecil sampai kepelukan sang ibu dan bersembunyi dalam pelukan ibunya.


Ayah Annisa yang juga telah sampai segera menggelitik punggung putri kecilnya itu dan membuat annisa kecil tertawa lagi.


Annisa kecil membalikan wajahnya dari pelukan sang ibu dan menatap ayahnya sambil berkata...


Annisa kecil :


"Ayah cantik" kata annisa kecil sambil menunjuk pada wajah ayahnya yang tengah kotor kena tanah akibat ulahnya.


Ayah :


"Kok cantik sih, ayah ini ganteng sayang" jawab sang ayah sambil mencabut pipi tembem putrinya.


Annisa kecil :


"Beda ya??" sahut annisa kecil dengan wajah yang bingung sambil kemiringan kepalanya sedikit kearah kiri.


Melihat tingkah laku putrinya itu, ayah dan ibu annisa hanya dibuat tertawa gemas karena kelucuan dan kepolosan putri mereka. Begitu lah kesibukan keluarga kecil mereka ketika hari libur yang diisi dengan kegiatan yang menambah kebahagiaan mereka.


*Flashback Of.


*******


Reza yang bingung melihat istrinya yang tengah melamun sambil memegang sayuran sedari tadi yang tidak kunjung dipetik. Reza berjalan mendekati annisa yang sedang berjongkok, ditepuk reza lah bahu annisa dari belakang untuk menyadarkan annisa dari lamunannya.


Annisa yang Dikagetkan dengan tepukan reza bergegas bangkit dan memeluk reza yang tengah membungkuk dibelakangnya. Reza yang bingung dengan annisa yang tiba tiba memeluk dirinya itu langsung berdiri tegak agar mereka berdua tidak terjatuh ketika berpelukan.


Annisa memeluk reza dan menyandarkan kepalanya didada reza, tidak terasa air mata annisa menetes dan seketika suara tangisan annisa pun pecah yang membuat reza awalnya bingung dengan pelukan sang istri lalu memeluk annisa dengan erat sambil mengelus belakang kepala annisa.


Reza tidak tau mengapa istrinya itu tiba tiba menangis tetapi yang dia tau sekarang adalah dia harus menjadi sandaran dan tempat yang nyaman untuk istrinya meluapkan segala perasaannya kini.


Semoga kalian suka ya dengan kelanjutan ceritanya dan selamat membaca 😘😘😘


Jangan lupa like dan komennya ya, tambahkan juga difavorit biar ketika update kalian dapat pemberitahuannya.


Oh iya, bantu author buat vote dong. Kasian author votenya masih sedikit 😭😭😭


Makasih untuk kalian yang masih setia pantengin novelnya author, semoga kalian sehat dan bahagia selalu 🤗🤗🤗


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2