
Akhirnya hari pernikahan pun tiba, hari dimana annisa akan melepas status lajangnya selama ini wkwk, yah maklum kan udah umur segitu tapi belum nikah nikah eh pas nikah sama babang ganteng nan kaya lagi..
Annisa saat ini sedang bersiap siap diruang pengantin perempuan dan setelah sekian lama annisa berjibaku dengan make up, hairstylish dan semua kebutuhan lainnya, persiapan pun selesai.. Annisa pun berpindah ketempat ruang tunggu pengantin perempuan untuk menyambut teman teman dan para tamu lain sebelum acara dimulai..
Amelia :
"Hai, ya ampun kamu cantik banget hari ini"
Annisa :
"Memang selama ini aku ngga cantik ya?? "
Amelia :
" Haha ya engga lah, maksud aku sekarang aura kecantikan kamu makin keluar, pasti suami kamu nanti terkejut liat penampilan kamu sekarang"
Annisa :
"Makasih" dengan penuh senyum kebahagiaan..
Amelia :
"Oh iya sa, gue engga pernah liat calon suami lo kaya gimana, penasaran nih gue"
Annisa :
"Nanti kamu juga bakal ketemu pas akad, sabar aja"
Amelia :
"Iya juga sih, ya udah sa gue kesana dulu ya, dadah" dengan lambaian tangan lentiknya.
Setelah selesai menyapa beberapa teman, annisa pun pergi ke aula pernikahannya karena waktu akad nikahnya hampir tiba.
Annisa dengan menggandeng tangan ayahnya pun berjalan perlahan dan penuh pesona menuruni anak tangga. Semua tamu fokus dan tertuju pada annisa yang tampak cantik menggunakan baju pengantinnya sampai sampai seorang reza pun dibuat tidak berkedip mata dan yang lebih membuat tercengang ialah sekretaris reza yaitu doni yang juga ikut tidak berkedip melihat kecantikan annisa..
Doni :
"Itu yang pakai baju pengantin manusia apa bidadari" dengan tahapan mata yang belum berpindah dan masih fokus menatap annisa.
Reza :
"Itu calon istri bos kamu"
Mendengar jawaban itu, Doni seketika langsung menoleh kesebelah dan ternyata reza dengan tatapan dinginnya melihat kearah doni..
Doni :
__ADS_1
"Eh bapak, maksud saya calon istri bapak cantik banget hari ini heheee"
Doni langsung pergi dari hadapan reza setelah menyahut perkataan reza tadi, dia takut seakan akan bosnya itu ingin memakannya dengan tatapan mengerikan itu hahaa..
***AKAD NIKAH***
Reza dan annisa pun duduk bersebelahan untuk menjalankan proses akad nikah, tetapi yang gugup disini ialah annisa bukan reza, annisa melihat kearah reza dan didapatnya hanya lah wajah tampan tanpa ekspresi apapun..
Yang akan menjadi penghulu disini ialah ayah annisa sendiri karena sang ayah ingin dia sendiri yang menikahkan anak satu satunya dalam hidupnya yang dia jaga selama ini bagaikan sebuah permata yang sangat berharga.
Akad nikah pun akhirnya dimulai..
Ayah Annisa :
"Bismillah, saya nikahkan dan kawinkan anak saya yang bernama Annisa Anggara Binti Jhony Anggara dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan sebuah berlian bernama Hope Diamond dengan berat 45,52 karat dengan nilai 3,3triliun dibayar tunai..
Reza :
"Saya terima nikah dan kawinnya Annisa Anggara Binti Jhony Anggara dengan mas kawin tersebut tunai..
Ayah Annisa :
Bagaimana para saksi??
Sah.. Sah.. Suara para saksi dan tamu yang hadir..
Acara pun dilanjutkan dengan proses resepsi pernikahan dan acara lainnya..
Reza mengajak annisa untuk berjalan menemui para tamu yang kebanyakan adalah para rekan bisnis reza.
Setelah acara berlangsung seharian, akhirnya acara pernikahan mereka pun selesai..
**Dirumah Reza**
Sesampainya dirumah, annisa langsung menuju kamar reza yang merupakan kamar mereka nantinya.. Annisa langsung merebahkan dirinya dikasur tanpa mandi terlebih dahulu, tidak beberapa lama setelah itu reza pun datang..
Reza :
"Apa kamu tidak mandi lebih dulu? "
Annisa :
"Bentar mas, aku pengen rebahan dulu baru mandi, badan aku capek semua"
Reza :
"Mandi dulu aja, setelah itu baru istirahat terus tidur. Apa perlu aku mandiin nih?" goda reza.
__ADS_1
Annisa :
"Ngga ngga, ngga perlu mas, aku mandi sendiri aja"
Dengan cepat annisa bangun dari kasur dan pergi kekamar mandi.. Setelah lumayan lama annisa mandi, akhirnya ia pun selesai.
Ketika mencari baju untuk ia pakai sebelum keluar kamar mandi betapa terkejutnya kalau dia lupa membawa pakaiannya..
Setelah berpikir lama akhirnya annisa memutuskan untuk keluar dengan menggunakan handuk saja.
Reza yang sedang meminum kopi terkejut melihat annisa keluar dgn kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk saja, akibatnya reza pun sampai tersedak.
Reza :
"Uhukk.. Uhukk..
Annisa :
"Ada apa mas, kamu tersedak?" tanya annisa.
Reza :
"Tidak, tidak apa apa" dengan wajah yang memerah..
Annisa :
"Mas apa kamu demam, wajah mu memerah" sambil meletakkan tangan didahi reza.
Tanpa menjawab pertanyaan annisa, reza langsung menarik tangan annisa dan mendudukkan annisa dipangkuannya.. Annisa menatap wajah reza yang hanya berjarak beberapa senti saja dari wajahnya..
Reza :
"Apakah kamu sedang menggoda ku?"
Annisa :
"Bukan mas, aku lupa membawa baju kekamar mandi tadi jadinya aku keluar hanya dengan menggunakan handuk saja" wajah annisa pun ikut memerah dengan diiringi detak jantung yang tidak menentu.
Reza pun langsung menyerang annisa. Reza mencium bibir annisa dengan lembut, annisa hanya diam dibuatnya..
Reza pun mulai mencium leher dan meninggalkan bekas merah, tidak berhenti disitu, reza mulai membuka handuk annisa dan sekarang annisa duduk dipangkuan reza tanpa selesai kain pun. Reza meremas payudara annisa tanpa meninggalkan ciuman dibibir annisa.
Annisa yang awalnya hanya diam dengan perlakuan reza, kini mulai membalas. Annisa mengalungkan tangannya dileher reza sehingga mempermudah suaminya untuk menciumnya lebih dalam.
Maaf ya baru update sekarang
Ditunggu like dan komennya 😁😁
__ADS_1
Makasih 😘😘😘