
Sepanjang perjalanan menuju taman kota Doni meruntuki kebodohannya sendiri yang melupakan janji sepenting itu apalagi ini berkaitan dengan Angela, seorang perempuan yang sudah ia sukai semenjak awal dia bekerja di World Hotel.
Bagaimana dia bisa begitu pulas tertidur hingga membuat sang pujaan hati menunggu seorang diri disana tanpa ia temani.
Bodoh...
Doni lagi-lagi mengumpat karena kebodohannya, padahal ini adalah sesuatu yang sangat langka karena baru kali ini Angela mau untuk ia ajak keluar bersama dirinya.
Flashback On..
Sore ini terlihat Angela yang sedang membereskan berbagai macam kertas dan alat tulis dimeja kerjanya yang menandakan jika sekarang pekerjaannya telah selesai dan sebentar lagi dia akan pulang.
Doni tiba-tiba datang entah dari mana dan mengagetkan Angela yang tengah membereskan berkasnya tadi.
" Angela ?? " panggil Doni yang tiba-tiba berada dibelakang Angela.
Angela langsung mengelus dadanya ketika ia dan dikagetkan dengan sebuah suara yang memanggilnya " Doni, kamu mengagetkan ku, kenapa kamu bisa tiba-tiba ada dibelakang ku "
Doni pun memindah posisi dirinya dan sekarang berada disamping Angela sembari membantunya membereskan meja kerjanya. Doni menata berbagai alat tulis Angela yang berantakan dan menaruh ketempatnya semula.
" Apakah besok kamu ada waktu ?? " tanya Doni tanpa menatap wajah Angela sedikitpun.
" Kenapa ?? " tanya balik Angela.
" Aku ingin mengajakmu lari pagi besok berhubung besok kan weekend "
Angela tidak langsung menjawab ajakan dari Doni, dia masih saja melanjutkan membereskan mejanya begitupun Doni yang juga tidak berbicara lagi setelah ajakannya tadi tidak digubris oleh Angela dan Doni pun sudah memastikan kalau ajakannya akan ditolak oleh Angela seperti ajakan-ajakan nya yang lalu.
"Pasti bakalan ditolak lagi".
" Baiklah, besok jam 6 pagi aku tunggu di taman kota " jawaban Angela yang menerima ajakan dari temen kerjanya tersebut.
Doni langsung menghentikan kerja tangannya dan menoleh kearah Angela yang berada disampingnya sedangkan Angela masih fokus akan kerjaannya yang hampir selesai itu.
" Benarkah, apa kamu serius? kamu menerima ajakan ku? " tanya Doni lagi.
Angela hanya terlihat menganggukkan kepalanya sembari menutup tas kerjanya hendak beranjak pergi dari meja kerjanya itu.
Doni benar-benar bahagia hanya karena Angela menerima ajakan dari dirinya " Terima kasih Angela, terima kasih. Aku tunggu kamu besok " teriak Doni yang hanya dapat menatap punggung Angela yang pergi berlalu meninggalkan dirinya.
Flashback Off..
* * *
Setelah melewati perjalanan yang terasa sangat panjang tadi akhirnya Doni telah sampai di taman kota, keluar dari mobilnya dan segera berlari untuk mencari keberadaan sang pujaan hati yang sempat mengancam untuk pergi tadi.
Tidak menunggu lama, setelah beberapa saat Doni berjalan akhirnya ia melihat sosok perempuan yang sedari tadi ia bayangkan dipikirannya sedang duduk sendirian disebuah bangku taman yang lumayan panjang sambil menatap tanah yang sedang ia pihak sekarang.
Doni berjalan menuju kearah Angela dengan berbagai macam pemikiran tentang rangkaian kata-kata untuk meminta maaf karena telah membuat Angela menunggu dirinya yang dengan sangat mudahnya lupa akan janji penting yang dirinya sendiri buat.
" Angela " Doni sekarang tepat berada didepan tubuh Angela yang masih menundukkan kepalanya kearah bawah.
Merasa namanya terpanggil, Angela pun mendongakkan kepalanya keatas dan mendapati wajah Doni yang berada diatas pandangannya.
" Maafkan aku, aku sungguh tidak sengaja melupakan rencana kita hari ini. Aku sungguh-sungguh minta maaf " akhirnya kalimat itulah yang terpilih keluar dari mulut Doni setelah dengan berbagai macam kalimat yang berputar dipikirannya hingga kata-kata rayuan yang akan dipilih Doni jika Angela akan merajuk kepada dirinya.
__ADS_1
Angela berdiri dari duduknya dan membuat Doni memundurkan satu langkahnya.
" Iya tidak apa-apa, lain kali jangan sampai terulang lagi " ucap Angela yang sepertinya memaafkan atas kesalahan yang telah temannya itu perbuat.
Ahhh ini lah yang membuat Doni jatuh cinta kepada Angela. Sikap dewasanya itu tidak ada yang bisa mengalahkannya, dia wanita yang sangat tegar dan mandiri dimata Doni.
" Ayo kita mulai lari paginya, kamu sanggup berapa putaran " tanya Angela sebelum memulai acara lari pagi mereka.
Dengan bangganya Doni menjawab " Berapa putaran pun aku sanggup asalkan sama kamu, lari kepelaminan juga aku sanggup kok kalau sama kamu " canda Doni.
" Bisa ngga sih serius " lontar Angela.
" Maaf, aku cuman pengen buat kamu ketawa, karena senyum kamu itu sangat mahal, jarang sekali aku bisa melihatnya "
Angela hanya menggelengkan kepalanya mendengar lontaran ucapan dari Doni dan berlalu meninggalkannya.
" Angela, tunggu!! " teriak Doni sembari ikut berlari mengejar Angela yang telah terlebih dahulu meninggalkannya.
Putaran pertama..
Karena hari weekend jadi banyak anak muda yang juga ikut jogging sekarang meskipun kebanyakan dari mereka hanya ber-selfie ria bukannya berolahraga. Hingga tidak sengaja Angela dan Doni yang tengah berlari santai melewati kerumunan cewek-cewek remaja yang tengah berkumpul sembari bercanda.
" Ya ampun Kaka itu ganteng banget, mukanya imut-imut kaya oppa korea "
" Saranghe oppa, I love you "
" Minta nomor wa nya dong oppa "
Begitulah teriakan demi teriakan yang terdengar ke telinga Angela ketika ia melewati gerombolan cewek-cewek yang lagi dalam masa puber tersebut. Namun yang dipanggil tidak menengok sama sekali atau memang tidak tau kalau dirinya lah yang sedang diteriakan itu.
Putaran kedua.
" Kalau masih jomblo sama aku aja, dijamin bahagia "
Namun lagi-lagi Doni dan Angela hanya melongok berlalu tanpa menghiraukan kicauan mereka, tapi sebelum benar-benar pergi Angela sempat memberikan tatapan membunuh kepada para wanita puber itu.
" Ihhh temen cewenya serem banget "
Hingga Putaran ketiga.
Salah seorang dari gerombolan cewek tadi ada yang berbuat nekat menghentikan Angela dan Doni yang sedang asik berlari.
Perempuan itu tepat berdiri didepan Doni dan menatapnya lama sebelum akhirnya saya ia mengutarakan keinginannya " Ka, boleh kenalan ngga??! " ucap salah satu gadis yang bisa lihat paling cantik diantara temannya yang lain, mungkin dia ketua gengnya.
Haahhhh!!!?....
Doni menatap bingung kearah gadis remaja yang ada didepannya setelah itu bergantian menatap Angela yang berada disamping kirinya namun Angela hanya mengangkat kedua bahunya tanda ia juga tidak mengerti dengan keadaan ini.
" Boleh minta nomor wa ya ngga ka?! " Ucap gadis itu lagi dengan gaya centilnya yang membuat Angela ingin muntah.
" Anak jaman sekarang pada centil-centil banget, ngga tau apa kalau yang dia goda itu usianya beda jauh ". batin Angela.
Doni sedari tadi bingung ingin berbicara apa kepada gadis remaja didepannya saat ini hingga membuat gadis itu kembali melancarkan serangannya " Kaka udah punya pacar belum??! " tanya gadis remaja itu untuk kesekian kalinya.
Doni pun yang merasa tidak enak lalu terlihat ingin menjawab pertanyaan gadis tersebut.
__ADS_1
" Belum " Doni.
" Sudah " Angela.
Mereka berdua kompak memberikan jawaban yang berbeda namun diwaktu yang sama hingga membuat gadis remaja didepannya itu menjadi kebingungan..
Tidak hanya gadis itu namun Doni pun juga ikut bingung dan mengalihkan tatapannya kearah Angela tanpa mengedipkan matanya barang sedikitpun.
" Jadi yang bener itu Kaka udah punya pacar apa belum?? " tanya gadis itu lagi untuk memperjelas.
Tanpa disangka Angela pun menggenggam tangan Doni dan mengangkatnya. " Apakah kamu tidak melihat sedari tadi kalau kami sedang lari bersama, itu artinya kami ini pasangan kekasih. Jadi adek kecil, Kakak harap kamu tidak menggangu pacar kakak lagi ya " ucap Angela dengan senyuman yang mengembang diwajahnya sembari mengelus puncak kepala gadis remaja itu.
Doni kembali melongo seperti orang bodoh melihat Angela sedari tadi hingga tarikan tangan Angela menyadarkannya.
" Ayo sayang kita istirahat, aku udah capek lari dari tadi " ucap Angela dengan nada yang dibuat semanja mungkin.
" Ee..ehh iya " Doni pun mengikuti langkah kaki Angela yang berada didepannya sambil menarik tangannya yang berada didalam genggaman tangan perempuan itu.
Astaga, mimpi apa Doni tadi malam hingga mendapatkan jakpot seperti ini, kalau tau gini sering-sering aja kaya tadi pikir Doni.
Ia bahagia, ya Doni sangat bahagia diakui oleh Angela sebagai kekasihnya meskipun hanya sekedar untuk kebohongan agar terlepas dari cecaran pertanyaan gadis remaja tapi namun tidak dipungkiri lagi sepertinya bunga-bunga didalam hatinya sedang bermekaran saat ini.
* * *
Sekiranya gerombolan para gadis remaja tadi tidak terlihat, Angela pun melepaskan pegangan tangannya ditangan Doni.
" Kok dilepas pegangannya " tanya Doni.
" Memangnya kamu mau kita pegangan tangan terus " tanya balik Angela.
" Iya, aku mau nya kita pegangan tangan terus kalau bisa kita pacaran aja, kamu mau kan jadi pacar aku Angela " ucap Doni yang secara tidak langsung sedang mengungkapkan perasaannya kepada Angela.
" Bisa ngga sih Don, kamu itu serius, kenapa sukanya bercanda terus " keluh Angela.
Doni membalikkan tubuhnya untuk mengarah kearah Angela yang tepat berada disamping kirinya. Doni lalu memegang kedua bahu Angela dan mengarahkan tubuh Angela untuk menghadapnya hingga tatapan mereka sekarang bertemu.
" Kamu tau kan Angela dari dulu aku menyukaimu, aku jatuh cinta kepadamu tapi aku tidak tau bagaimana cara mengungkapkannya. Aku hanya berpikir sudah bisa berada didekat kamu saja itu adalah sesuatu yang sangat berharga ", sejenak Doni mengambil nafas sebelum melanjutkan perkataannya "Jadi, aku mohon kali ini saja jangan anggap kalau aku sedang bercanda, karena sekarang aku serius kepadamu. Dan kamu juga tau kan aku bukan tipe laki-laki yang romantis seperti kebanyakan pria lainnya".
" Doni " panggil Angela dengan memegang kedua tangan Doni yang berada dikedua bahunya.
" Angela aku mohon, mau kah kamu menjadi kekasih ku??! " akhirnya Doni mengungkapkan perasaan yang telah sangat lama ia pendam selama ini.
Angela belum menjawab namun tatapan mereka sedari tadi masih saling mengunci dan berada dalam satu garis lurus. Angela pun menghela nafas dan membuangnya kasar.
Ia menundukkan kepalanya ..
" Doni, maaf ... "
* * * * * * *
Waduh kalau ditolak kasian ya si Doni padahal udah nunggu lama.
Ayo teman-teman doain Doni supaya perasaannya bisa diterima sama Angela.
Dan jangan lupa juga dukung author ya kasih vote, Lika dan komentarnya dibanyakin.
__ADS_1
Terima kasih.🙏🙏🙏
Semoga suka sama kelanjutan ceritanya 😁