Jodoh Warisan

Jodoh Warisan
SANDRA AYUNDA


__ADS_3

Hari ini seperti biasa Reza mengawali paginya dengan pengecekan beberapa tempat di hotelnya seperti ballroom yang telah dipesan untuk acara, kebersihan dapur dan peralatan makan maupun kebersihan tempat receptionist.


Jangankan tempat, para pegawai pun tidak luput dari pengawasan mata tajam seorang Reza. Kerapian dalam hal berpakaian merupakan hal utama sebelum keramahan dalam melayani tamu hotelnya.


Setelah pengecekan ruangan maupun para pegawainya tadi, Reza lantas kembali keruangannya yang berada dilantai paling atas hotelnya ditemani oleh dua sekertaris setianya.


Angela membacakan beberapa jadwal yang harus Reza hadiri hari ini, setelah selesai giliran Doni yang memberikan beberapa informasi diluar jadwal kerjanya.


Doni :


" Ada informasi terbaru dari orang kota tentang Sandra, pak " lapor Doni kepada sang atasan.


Mendengar laporan itu tidak lantas membuat Reza terkejut, karena memang dalam beberapa bulan belakangan ini orang orang suruhan Reza memang ia minta untuk mengawasi gerak gerik seorang model yang bernama Sandra Ayunda.


Karena semenjak kemunculan pertamanya dihadapan Reza dan ketika mereka mengawali kontrak kerja sama untuk iklan hotelnya kemarin, Reza memang sudah menangkap sesuatu yang tidak enak namun dirinya hanya memilih untuk bungkam saja dahulu dan mengikuti alur yang ada.


Ternyata kecurigaan Reza benar setelah pertemuan mereka yang pertama sekaligus juga ada sang istri yang ikut menemani Reza ketika penandatanganan kontrak kerjasama itu. Disitu Reza sudah melihat gelagat aneh namun dirinya hanya diam saja meskipun sang istri sudah memberi kode beberapa kali namun Reza berpura pura tidak mengerti.


Setelah penandatanganan kontrak itu selesai, barulah Reza mengutus beberapa orang yang ia suruh melalui Doni untuk mengawasi setiap gerak gerik Sandra ketika mereka melangsungkan kerjasama hingga selesai.


Reza melirik sebentar kearah Doni sebelum memberi tanggapan perihal laporan bawahannya barusan.


Reza :


" Bagaimana, apakah dia tidak melanggar kesepakatan ?? "


Doni :


" Tidak pak, Sandra tidak melanggar kesepakatan itu, sepertinya dirinya takut hal yang sama akan terulang kembali seperti waktu itu " tutur Doni memberikan informasi lagi.


Helaan nafas lega terdengar dari arah Reza.


Reza :


" Bagus lah, setidaknya aku sudah menyingkirkan serangga kecil itu, jika sampai dia berani melanggar kesepakatan itu, secepatnya kamu harus melaporkannya kepadaku " perintah Reza.


Doni :


" Baik pak, kalau begitu saya permisi "


Setelah berpamitan untuk meninggalkan ruangan dan memberi hormat, Doni pun melangkahkan kakinya keluar dari ruangan besar yang dihuni oleh bosnya itu.


Sepeninggal Doni, Reza melepaskan kacamata kerjanya dan pulpen yang sedari tadi melekat ditangan kanannya. Ia pun menyandarkan tubuh dan kepalanya disandarkan kursi kerjanya yang empuk tersebut.


Reza kembali menerawang dan mengingat kejadian beberapa waktu yang lalu, tepatnya beberapa bulan yang lalu disaat sesuatu terjadi antara dirinya dan Sandra.


Flashback On.


Setelah penandatanganan kerjasama sama Sandra dan World Hotel selesai, beberapa hari kemudian mereka melakukan proses pengambilan gambar hotel bersama Sandra yaitu model yang didapuk untuk hotel tersebut.


Selama proses pengambilan gambar, Reza turun langsung mengawasi jalannya pembuatan iklan untuk hotelnya. Beberapa kali pula Reza merasa tidak nyaman didekati oleh Sandra secara terang terangan padahal waktu itu dirinya sudah memperkenalkan sang istri kepada Sandra sendiri jadi tidak mungkin jika Sandra tidak mengetahui jika sekarang dirinya sudah tidak single lagi.


Reza harus menahan segala bentuk perhatian yang diberikan oleh Sandra hingga proses syuting selesai agar tidak menggangu kinerja para pekerja yang lain. Reza tidak ingin hanya karena dirinya, semua pekerjaan yang selama ini sudah dikerjakan menjadi hancur berantakan.


Hingga dipenghujung batas sabarnya dan proses syuting pun selesai, iklan itu pun juga sudah ditayangkan dan mendapat apresiasi yang bagus sehingga memang seperti rencana awal yaitu untuk menaikan omset penjualan hotel.

__ADS_1


Tiba makan malam perayaan kesuksesan iklan tersebut, Reza mengundang semua staff dan para pekerja untuk merayakannya dihotelnya namun Reza memisahkan diri dari keramaian dan tidak lupa mengajak sang model utama yaitu Sandra untuk makan malam diruangan privat saja karena ada hal yang ingin Reza bicarakan kepadanya.


Kini Sandra telah memasuki ruang makan privat tersebut yang sudah terdapat Reza didalamnya. Sandra pun duduk diseberang Reza membuatnya menjadi lebih leluasa memandangi wajah tampan Reza.


Sandra :


" Ada apa ini pak Reza, mengapa anda mengajak saya makan hanya berdua saja " Berbicara formal.


Reza hanya tersenyum menanggapi pertanyaan dari Sandra, kemudian ia mengambil botol wine untuk menuangkan kegelas kosong milik Sandra yang terletak disamping tangan kanannya.


Dengan senang hati Sandra menyodorkan gelasnya untuk menyambut wine yang akan dituangkan oleh Reza, suatu kehormatan besar bisa meminum wine dari tuangan tangan Reza, begtu pikir Sarah.


Sarah :


" Terima kasih " tersenyum manis, sesekali melirik kearah Reza sambil meminum wine tersebut.


Mereka makan malam dengan keheningan yang menemani, Sandra pun tidak berani berbicara sedikitpun kepada Reza karena ia merasa kalau sekarang hawanya sedang mencekam.


Reza terlihat sudah selesai makan lebih dulu dari Sandra, dan ia pun mengelap bibirnya dengan lap yang ada dipangkuannya.


Reza terlihat menyodorkan sebuah map kehadapan Sandra, hal itu pun membuat Sandra bingung dan segera melepas peralatan makan yang sedang berada dikedua tangannya. Perlahan ia mengambil Mao tersebut namun belum membukanya.


Sandra melirik kearah Reza dengan wajah yang bingung " Apa ini ?? " pertanyaan itu lolos dari mulutnya.


Reza tersenyum manis dan menjulurkan tangan kanannya sebagai tanda bahwa ia menyuruh Sandra untuk membukanya.


Sandra yang paham akan kode tersebut, perlahan mulai membuka map yang diberikan Reza tadi. Dengan mata yang berbinar ia melihat isi map tersebut " Apakah ini bayaran untuk kerjasama kita, maksudnya bayaran untuk saya ?? " Sandra masih seakan tak percaya dengan nominal yang ia lihat tertera di lembar kertas putih itu.


Reza menganggukkan kepalanya " Iya itu memang bayaran atas kerjasama kita dan kerja keras kamu selama pembuatan iklan ini, saya rasa itu adalah nominal yang pantas untuk seorang model terkemuka seperti mu " Reza memuji Sandra dengan lidah yang sangat pandai.


" Ahh ternyata pendekatan ku kepada Reza selama ini membuahkan hasil, lihat saja bagaimana dia memuji ku tadi, aku rasa misi ku akan berhasil dengan membuat Reza meninggalkan istrinya. Kemenangan sudah didepan mata " batin Sandra bersorak penuh kemenangan.


suasana yang awalnya sangat hangat menurut Sandra tiba tiba kembali mencekam setelah Reza mengeluarkan kata katanya.


" Dengan uang itu saya harap setelah ini kamu dapat meninggalkan kota dan negara ini, saya tidak ingin melihat wajah kamu lagi disini, jika sampai itu terjadi maka kamu yang akan menanggung akibatnya " ancam Reza.


Degg..


Detik itu juga jantung Sandra terasa akan jatuh. Ia merasa sekarang seperti nyawanya sedang dalam bahaya, membuat dirinya menjadi ketakutan dan tidak dapat menyembunyikan kegugupannya.


" A..apa maksud dari ucapan bapak barusan ?? " tanya Sandra dengan berusaha semaksimal mungkin agar tidak terlihat ketakutan.


Reza menjadi semakin mengerikan dengan wajah dinginnya " Saya bilang, sekarang juga kamu harus pergi dari negara ini jika tidak ingin karir modeling kamu hancur tanpa jejak " ulang Reza kembali.


" Apa alasan bapak mengancam saya seperti ini, saya merasa tidak ada berbuat salah apapun selama proses kerjasama yang terjalin diantara kita " Sekarang suara Sandra kembali normal dan tidak terdengar gugup lagi.


Reza menghembuskan nafasnya dengan kasar.


" Apa perlu saya beri semua bukti tentang niat kamu yang ingin menghancurkan rumah tangga saya, apa perlu kamu dan teman kamu yang bernama indah itu saya lenyapkan sekarang juga. Jika kamu tidak percaya dengan kata-kata saya, silahkan saja kamu coba langgar ancaman saya tadi " Reza kemudian bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkan indah yang masih duduk mematung kaku tanpa suara.


* * *


Dua minggu kemudian...


Setelah pertemuan dengan Reza dua minggu yang lalu Sandra terlihat masih berada di satu negara dengan Reza, selama dua Minggu belakangan ini juga Sandra tidak ada jadwal pemotretan sama sekali. Kontrak yang sudah beberapa bulan lalu mereka tandatangani pun tiba tiba memutuskan kerjasama secara sepihak tanpa alasan yang jelas.

__ADS_1


Sekarang disini lah Sandra berada didalam ruangan CEO World Hotel, menunggu sang pemilik ruangan tersebut selesai rapat. Karena ketika ia bilang ingin bertemu langsung dengan CEO hotel ini, mereka langsung membawa Sandra kedalam ruangan Reza.


Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya pintu besar dari ruangan tersebut terbuka dan nampaklah tiga orang yang berjalan melewati pintu tersebut yakni Reza dan kedua sekertaris setianya Angela dan Doni.


Reza mendudukkan tubuhnya disofa seberang tempat Sandra berada, terlihat Sandra yang masih menundukkan kepalanya.


Reza :


" Apakah kamu sudah puas merasakan awal permainan dari ancaman saya kemarin " tutur Reza.


Suara Reza masih saja terdengar mengerikan ditelinga Sandra.


Sandra :


" Tidak pak, saya mohon tolong ampuni saya. Saya janji setelah ini saya tidak akan menampakkan wajah saya lagi dihadapan bapak maupun keluarga bapak " Sandra memohon kepada Reza dengan wajah yang sangat ketakutan.


Reza :


" Apakah ucapan mu barusan dapat saya pegang, atau apa perlu kita buat perjanjian tertulis " tawar Reza.


Dengan cepat Sandra menjawab..


Sandra :


" Tidak pak, tidak perlu. Bapak dapat memegang ucapan saya barusan dan saya janji akan menepatinya tetapi saya mohon agar bapak bisa mengembalikan segalanya lagi kepada saya karena pekerjaan saya ini adalah yang paling utama dihidup saya " mohon Sandra..


Reza juga tidak tega untuk berbuat seperti itu namun dikarenakan rumah tangga, keluarganya beserta sang istri yang berada didalam ancaman kehancuran, mau tidak mau Reza berbuat jahat seperti ini..


Reza :


" Baiklah, aku akan mengembalikan semu kontrak kerjamu dan hari ini juga kamu harus pergi dari negara ini. Tidak ada tawar menawar lagi " ancam Reza.


Setelah mendengar ucapan Reza barusan, Sandra langsung saja mengiyakan dan berterima kasih kepada Reza.


Dengan segera ia pergi dari ruangan itu sebelum Reza berubah pikiran, begitu pikir sandra.


Flashback Off.


* * *


Begitulah cara seorang Reza menyingkirkan pengganggu dalam rumah tangganya sebelum terlambat, Reza tidak ingin ada sesuatu yang dapat menjadi ancaman kerusakan hubungan dia dan Annisa, meskipun dengan cara yang terbilang jahat sekalipun seperti yang ia lakukan terhadap Sandra.


Rumah tangganya adalah segalanya bagi Reza terutama sang istri tercinta dan bayi yang sekarang masih didalam kandungan itu akan sangat melengkapi kebahagiaan mereka nantinya.


* * * * * * *


Kira-kira Reza jahat ngga ya kalau ngelakuin itu sama Sandra ??? wkwk terserah kalian deh mau ngehujat atau ngedukung si Reza.


Tapi yang pastinya kalian harus selalu dukung author ya. Semangatin author terus 😘😘😘


Author sedih deh lihat like, vote dan komentar nya semakin berkurang. Ingat, selalu dukung author ya 😁😁😁


Semoga kalian suka dengan kelanjutan ceritanya dan terima kasih banyak untuk kalian para pembaca setia author 🤭


02 Juni 2020.

__ADS_1


__ADS_2