Jodoh Warisan

Jodoh Warisan
KAMU!!!!


__ADS_3

Dikantor Annisa.


Pagi annisa dihiasi dengan pekerjaan yang menumpuk. Dia pun sampai dibuat sakit kepala oleh pekerjaan yang begitu banyaknya.


Saking sibuknya annisa tidak sadar bahwa ada pak deni disampingnya.


"Hantuuuuuuuuu" jerit annisa yang ketika berbalik melihat sesosok makhluk disampingnya.


"Hantuu, dimana dimana???" kata pak deni yang juga ikut terkejut.


"Ituuuu" kata annisa sambil menunjuk kearah bosnya.


"Enak aja kamu bilang saya hantu" jawab pak deni.


"Lagian bapak tiba-tiba aja ada disamping saya, ya jadinya saya kaget" kata annisa.


"Sudah sudah jangan membahas hantu lagi. Saya kesini ada yang mau saya tanyakan sama kamu" kata pak deni.


"Tanyakan apa pak" tanya annisa.


"Urusan hotel kemarin sudah selesai belum??" tanya pak deni.


"Hehehehe,, belum pak" jawab annisa sambil menggaruk garuk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.


"Annisaaaaaaa!!! " teriak pak deni


"Kamu pergi sekarang, urus masalah hotel itu dan jangan kembali kalau belum selesai" lanjut pak deni dengan nada tinggi.


Annisa pun yang mendengar teriakan bosnya itu langsung berdiri dari kursinya dengan cepat mengambil tasnya dan segera pergi tanpa kata kata..


Annisa pergi menuju world hotel menggunakan taksi, sesampainya dilobby hotel annisa langsung menuju recepsionis untuk bisa bertemu dengan bagian pemesanan hotel dan aula..


"Apakah saya boleh tau siapa nama ibu?" tanya pegawai hotel itu.


"Saya annisa, kebetulan kemarin saya juga kesini tetapi belum sempat melakukan reservasi" Kata annisa.


"Oh ibu annisa, langsung saja kelantai paling atas bu, ibu memang sudah ditunggu pak presdir" kata pegawai hotel.


"Emm baiklah" jawab annisa.

__ADS_1


Annisa menuju lift dengan wajah bingung sambil memikirkan kata2 pegawai hotel tadi.


"Apa maksudnya aku sudah ditunggu, Jangan jangan dia mau minta ganti rugi lagi atas kejadian semalam" kata annisa yang sedang berbicara sendiri didalam lift.


"Oh iya pegawai itu manggil gue ibu tadi, memangnya kapan gue nikah sama bapak lo, enak aja panggil panggil ibu. Gue masih cantik kali meskipun umur gue udah 30" kata annisa sambil meringis dalam hati.


Lift berhenti dilantai 4 dan ada dua orang wanita yang masuk. Annisa yang merasa tidak nyaman pun memilih mundur kepojok lift tsb. Masuklah dua orang pegawai hotel itu, dilihat dari penampilannya bisa dikatakan kalau mereka berdua itu masuk dalam kategori cantik. Dengan postur tubuh yang bagus, kulit putih pasti banyak yang suka dgn mereka dan yang pastinya lagi usia mereka lebih muda dari annisa.


Melihatnya saja membuat annisa iri, yah bisa dikatakan karena sampai seusia sekarang annisa belum mempunyai pasangan hidup atau suami, jangankan suami pacar saja annisa tidak punya..


Dua orang pegawai hotel yang baru masuk lift tadi ternyata tengah membicarakan bosnya sendiri dan tanpa sengaja annisa juga ikut mendengarkan..


"Eh eh ada gosip baru, udah tau ngga" kata salah satu pegawai perempuan yang berambut pendek.


"gosip apaan memangnya?? " tanya temannya yang ikut penasaran.


"Katanya pak reza mau nikah" jawab temannya


"WHATTTT!!!!! kamu ngga salah dengar, masa sih pak reza mau nikah. Aku ngga terima pokoknya ngga terima, penantian ku selama 8 tahun ini akan jadi sia-sia dong" sahut nya.


"Perasaan kamu baru kerja disini 2 tahunan aja deh, ko bisa sampai 8 tahun?? " tanya temannya.


"Oh aku baru kerja 2 tahunan aja ya? Hahaa" jawabnya tertawa menggaruk garuk kepalanya sendiri dan langsung mendapatkan toyoran dari temannya.


Sampailah annisa didepan pintu kantor reza yang berwarna hitam elegan dengan sedikit ukiran khas pengrajin terkenal.


Annisa pun mengetuk pintu bagus tersebut dan mendapat jawaban dari dalam untuk masuk.


Setelah annisa masuk, betapa kagetnya ketika melihat dekorasi dan interior yang begitu menakjubkan yang membuatnya berpikir jika dia minta ganti rugi, aku gantinya pake apa kata annisa dalam hati.


"Silahkan duduk" kata reza yang baru berdiri dari kursinya sambil berjalan untuk menuju kursi tamu diruangannya.


Keduanya pun duduk, annisa dengan muka yang masam malu untuk menatap presdir hotel itu yang tidak lain adalah reza.


"Apa ada yang bisa saya bantu" tanya reza.


"Emmm begini pak, tujuan saya kesini ingin melakukan reservasi hotel untuk acara kantor dinas pariwisata" kata annisa.


"Ya silahkan dilanjutkan" sahut reza dengan muka yang serius.

__ADS_1


"Saya ingin menyewa beberapa kamar, aula maupun restoran hotel ini untuk beberapa hari kedepan'' kata annisa.


"Apakah hanya itu yang kamu butuhkan??" tanya reza sambil menatap tepat mata annisa.


"iya hanya itu" sahut annisa yang langsung memalingkan pandangan dan wajahnya.


"Baiklah" kata reza singkat padat dan jelas dengan muka datar namun tetap ganteng.


********************************************


Annisa akhirnya telah menyelesaikan tugas dari atasannya yaitu pak deni. Setelah selesai urusan annisa tentang masalah hotel, tidak terasa hari sudah sore dan membuat annisa langsung tancap gas pulang kerumah.


Mengapa annisa langsung pulang kerumah tidak kekantor terlebih dahulu karena sesaat setelah annisa keluar dari ruangan reza, annisa dihubungi ayahnya untuk diminta langsung pulang jika urusannya sudah selesai. Di lihat dari nada ayahnya bicara annisa menduga jika ada sesuatu yang penting.


Karena annisa sangat tau sifat ayahnya, jika ayahnya sudah berbicara serius pasti itu adalah hal yang penting.


Malam ini adalah malam yang penting karena dimalam ini keluarga calon suami annisa akan datang untuk melamarnya, ya siapa lagi kalau bukan keluarga PRATAMA.


"annisa, apakah kamu sudah selesai bersiap?" tanya ayah annisa.


"Sudah yah" jawab annisa.


Annisa dan ayahnya duduk diruang tamu sambil menunggu kedatangan keluarga reza.


"Tok.. Tokk.." terdengar suara dari luar pintu..


Annisa pun yang mendengar suara ketukan pintu tersebut, bangun dari tempat duduknya dan melangkah menuju pintu untuk membukanya. Annisa merasa ragu juga untuk membuka pintu tersebut karena kalau boleh dibilang annisa masih belum siap untuk menikah..


Dibukalah pintu itu dan yang terlihat pertama ialah Nyonya PRATAMA dan dengan suara lembut annisa berbicara


"Silahkan Masuk" kata annisa dan hanya mendapat tatapan dari Nyonya PRATAMA itu..


Alangkah kagetnya annisa ketika melihat sesosok laki-laki yang sedang berdiri dibelakang Nyonya PRATAMA.


"Kaamuuuuuu!!!!!" kata annisa dengan wajah yang sangat terkejut.


"Haiii" jawab reza dengan senyuman liciknya sambil melambaikan tangan kearah annisa..


Maaf ya baru update, soalnya lagi banyak kerjaan kemaren..

__ADS_1


Jangan lupa ditambahkan kefavorit ya, dan jangan lupa juga untuk like dan komen nya...


Terima kasih..


__ADS_2