
Setelah mengemudikan mobilnya dengan cepat, akhirnya reza telah sampai dirumah sang mertua. Keluar lah reza dari mobil kemudian berdiri disamping mobilnya setelah menutup pintu mobil. Sebelum masuk reza menatap rumah mertua nya sebentar..
"Tidak ku sangka, ini baru kali kedua ku kerumah ini. Reza mengapa kamu menjadi menantu yang tidak berperasaan" batin reza yang masih menatap rumah mertuanya lekat sambil mengingat kenangan pertama kali dia kesini bersama mama nya untuk membicarakan lamaran.
Reza berjalan menuju pagar rumah yang dilihatnya tertutup namun tidak dikunci, reza mendorong pelan pagar tersebut supaya tidak berisik dan mengganggu tetangga.
Reza berjalan menuju pintu rumah mertuanya, dia bingung ketika sudah sampai didepan pintu. Apakah yang akan dia katakan kepada mertuanya jika dia tiba tiba datang seperti ini dan bahkan kedatangannya karena dia sedang bertengkar dengan annisa istrinya sendiri.
"Ah betapa bodohnya kamu za, kenapa ngga beli sesuatu tadi sebelum kesini jadinya kan ada alasan" batin reza yang sedang mengutuk dirinya sendiri.
Beberapa saat reza hanya berdiri didepan pintu dengan perasaan bingung apakah dia masuk atau kembali pulang saja namun tiba tiba pintu terbuka dengan sendirinya dari dalam. Keluar lah annisa yang sedang menenteng plastik sampah yang mau dia taruh didepan rumah supaya nanti pagi diambil oleh bagian kebersihan.
Klek pintu rumah terbuka dan.....
"Hantuuuuuuuuuuuuuuu" teriak annisa.
Annisa yang terkejut dengan kemunculan sesosok penampakan didepan wajahnya itu dengan spontan melempar plastik sampah yang tengah ia pegang kearah sosok penampakan itu..
Jhony ayah annisa yang sedang berada didalam rumah mendengar jeritan anaknya itu pun dengan cepat lari keluar rumah, jhony melihat annisa yang gemetar dengan menutup seluruh wajahnya menggunakan kedua tangannya.
Jhony pun menoleh kearah lain dan didapatinya seorang laki-laki yang sedang berdiri kaku dengan beberapa sampah ditubuhnya.
Jhony :
"Nak reza???" kata ayah annisa.
Annisa yang sedari tadi masih menutup wajahnya menggunakan kedua tangannya karena ketakutan akhirnya perlahan mulai menurunkan tangannya setelah mendengar ayahnya memanggil nama suaminya.
Betapa kaget annisa ternyata sesosok penampakan yang ia kira hantu tadi ialah suaminya sendiri dan yang tidak kalah mengagetkan sekarang adalah penampakan reza bukan seperti hantu lagi melainkan pengemis yang tampak kotor dan bau, hanya bedanya reza memakai pakaian yang bagus tidak compang camping seperti pengemis sungguhan.
Jhony :
"Nak reza tidak apa apa??" tanya sang mertua kepada menantunya.
Reza :
"Tidak apa apa om, reza hanya kaget sekaligus kotor sedikit" jawab reza kepada mertuanya dan kembali melihat kearah annisa dengan tatapan tajamnya.
Jhony :
"Apanya yang kotor sedikit, ayo cepat masuk bersihkan diri kamu dulu" kata Jhony sambil mempersilahkan menantunya itu untuk masuk kedalam rumahnya.
Melihat kepergian ayah dan suaminya kedalam rumah annisa terdiam dan hanya bisa meruntuk dirinya sendiri atas kebodohan yang telah ia lakukan.
"Mampus lo sa, masa suami sendiri lo katain hantu terus lo mandiin dia pake sampah lagi. Mau gue pentokin aja ini kepala biar amnesia sekalian supaya ngga malu maluin" batin annisa sambil menoyor kepalanya sendiri karena menyesali tindakannya tadi yang gegabah.
Setelah membersihkan sampah yang berserakan akibat ulahnya tadi, annisapun memasuki rumahnya dan yang didapatnya hanya ayahnya saja. Annisa bingung kemana itu suami yang nyebelin, annisa pun bertanya kepada ayahnya yang sedang duduk diruang keluarga sambil menonton tv.
Annisa :
"Yah, reza tadi kemana?“ tanya annisa sambil ikut duduk disamping ayahnya.
Jhony :
__ADS_1
"Itu lagi ayah suruh langsung mandi tadi" jawab ayah annisa.
Annisa :
"Ohh" jawab singkat annisa dengan mengangguk anggukan kepalanya tanda mengerti.
Jhony :
"Kenapa nanyain, mau ikut mandi juga" level Jhony
Annisa :
"Apaan sih yah" jawab annisa yang dibarengi dengan mukanya yang memerah akibat malu diledekin ayah sendiri..
"Itu si ayah tau aja yang dipikiran anaknya" batin annisa sambil tertawa.
"Apaan sih lo sa, sadar woy sadar. Lo kan lagi ngambek sama suami lo, masa iya lo mau ikut nimbrung mandi sama dia" batin annisa kembali berbicara.
"Tapi memang pengen ikut huhu" batin nya kembali meronta.
Setelah beberapa lama akhirnya reza telah menyelesaikan mandinya.
Reza keluar dari kamar mandi menggunakan baju kaos polos warna abu abu gelap dan bawahannya menggunakan celana training yang agak kebesaran karena yang reza pakai sekarang ialah baju dan celana sang mertua namun entah mengapa dimata annisa itu muka nya tetap aja ganteng.
Apalagi saat reza keluar sambil menggosok rambutnya yang sedang basah menggunakan handuk kecil.
"Aduh meleleh deh gue liat yang ginian, itu sebenarnya cowo sengaja amat ya, kalau mau ngeringin rambut dikamar mandi aja jangan disini" batin annisa
"Nah tu kan dapat karma lo annisa" batin annisa meratapi nasibnya.
Reza yang telah menyelesaikan mandinya diajak ayah mertuanya untuk makan malam bareng karena annisa dan ayahnya juga belum makan. Reza duduk didepan ayah mertuanya sedangkan annisa duduk disamping reza.
Jhony yang melihat kecanggungan antara anaknya dan menantunya itu pun akhirnya membuka suara.
Jhony :
"Nak reza, kamu nginap disini juga ya?? Annisa bilang dia mau nginap disini dulu selama seminggu untuk nemenin ayah dan dia juga udah ngambil cuti kerjanya" tutur Jhony.
"Apa?? Seminggu.. Ya ampun sayang kalo aku ngga nyusulin kesini pasti kamu bakal ninggalin aku selama seminggu" batin reza sambil melihat kearah annisa yang berada disampingnya.
Reza :
"Iya om, reza bakal nginap disini juga selama seminggu buat nemenin om dan reza juga sudah ambil cuti" sahut reza.
Jhony :
"Baguslah nak, ayah senang akhirnya ada yang nemenin ayah juga dirumah ini. Oh iya, kenapa dari tadi kamu panggil om terus, aku ini juga ayah mu sekarang"
Reza :
"Maaf yah, reza lupa" jawab reza sambil menampakkan senyumannya.
Reza memang tidak pernah berbicara secara pribadi dengan ayah mertuanya itu, oleh karena itulah mengapa reza memanggilnya dengan sebutan om karena reza takut kalau mertuanya itu masih belum menerimanya sebagai menantu tetapi ternyata anggapan reza selama ini salah. Ayah mertuanya sangat menyukai reza dari awal meskipun tidak terlalu mengenalnya.
__ADS_1
Reza dapat melihat tatapan hangat dimata ayah mertuanya itu seakan mengatakan jika dia menitipkan anaknya kepada reza untuk selalu dibahagiakan.
Selesai makan malam mereka berkumpul sejenak diruang keluarga sekedar mengobrol agar lebih menambah keakraban.
Tidak beberapa lama mereka pun pergi kekamar masing-masing, reza mengikuti annisa menuju kamarnya karena pesan ayah mertuanya jika reza tidur dikamar annisa. Padahal tanpa disuruh pun reza pasti akan langsung ikut annisa kekamarnya.
*Dikamar Annisa.
Reza dan annisa yang sudah berada dalam kamar terlihat canggung karena mereka sadar jika hubungan mereka sekarang sedang bertengkar.
Annisa berjalan menuju lemari pakaian dan mengeluarkan selimut tebal, annisa berjalan menuju kearah reza dan memberikan selimut itu kepada reza.
Annisa :
"Ini selimut buat kamu tidur disofa" kata annisa
Reza :
"Kok tidur disofa lagi sih sayang, kan aku maunya tidur sama kamu" jawab reza dengan muka memelas dibarengi senyumnya.
Annisa :
"Ngga, tidur aja kamu sama citra sana"
Reza :
"Kenapa jadi bawa bawa citra sih, jangan bawa orang ketiga dalam hubungan kita"
Annisa :
"Orang ketiga? Bukannya aku ya yang jadi orang ketiga dalam hubungan kalian" sahut annisa.
Reza :
"Aku udah ngga ada hubungan apapun sama dia semenjak dia pergi meninggalkan ku tanpa kabar" jawab reza sambil menjelaskan lagi kepada istrinya.
Annisa :
"Udah lah mas, aku mau tidur. Cape" jawab annisa sambil menuju tempat tidurnya dan mengakhiri pembicaraan mereka.
"Mas??? Akhirnya kamu sudah mulai memaafkan aku sayang" batin reza sembari tersenyum mengingat kata kata istrinya itu dan sesekali reza melirik kearah annisa yang sudah tidur dengan ditutupi selimut disebagian tubuhnya.
Hai semuanya, semoga kalian suka ya dengan kelanjutan ceritanya.
Jika kalian suka dan ada masukan silahkan like dan komen ya.
Oh iya jangan lupa vote aku ya 😁😁
Tambahkan juga difavorit biar tau pas ceritanya ini update..
Makasih semuanya 🙏🙏🙏
Jangan bosan ya sama ceritanya..
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️