Jodoh Warisan

Jodoh Warisan
RASAIN


__ADS_3

Citra akhirnya pergi dari rumah reza dengan marah, sampai dimobilnya itu citra langsung masuk dan berteriak sekencang kencangnya untuk meluapkan emosi yang sedari tadi dia tahan, citra pun berkali-kali memukul setir mobilnya.


"Baiklah annisa jika itu mau mu akan aku ladeni, permainan kita baru dimulai" batin citra dengan senyuman sinisnya..


*******


Dirumah Reza.


Setelah kepergian citra dari rumah mereka, annisa lalu dengan cepat melepaskan pelukannya dari suaminya dan pergi berlalu meninggalkan reza. Reza mengejar annisa yang dilihatnya tengah berjalan menuju kamar mereka.


Sesampainya dikamar baru saja reza berdiri didepan pintu sudah mendapat lemparan bantal dari annisa. Dengan sigap reza menangkap bantal tersebut yang melayang kearah wajahnya.


Annisa :


"Mas malam ini kamu tidur disofa aja, kalau ngga dikamar tamu sana" tunjuk annisa kearah luar kamar mereka.


Reza :


"Kok gitu sih sayang, memangnya mas salah apa?" tanya reza.


Annisa :


"Ngga kok, mas ngga ada salah apa apa" sungut annisa.


"Ini manusia atau apaan sih, udah tau salah masih nanya. Untung itu suami ganteng plus tajir lagi, kalo ngga mah udah gue tendang tu ade nya biar ngga bisa jalan sekalian" gumam annisa didalam hatinya yang masih dongkol..


Setelah bertengkar kecil dengan reza, annisa memutuskan untuk pergi dari rumah dan kembali kekantor lagi karena tadi ia menyuruh para sahabatnya untuk meminta ijin keluar sebentar saja.


Annisa takut kena marah bos nya itu, karena kalau bos nya itu sudah marah semua kesalahan annisa selama ini bisa dibongkar semua bahkan kesalahan sepuluh tahun yang lalu pun dia masih ingat.


"Emak emak kos an aja kalah sama itu bapak kalo lagi marah" batin annisa diperjalanan menuju kantornya.


*******


Dikantor Dinas Pariwisata


Tidak beberapa lama taksi yang ditumpangi annisa telah sampai dikantornya. Annisa kembali kekantor dengan menggunakan taksi saja karena dia mau tidak satu mobil dengan suaminya apalagi memakai mobil reza meskipun mobil yang nganggur dirumah banyak karena reza termasuk tipe lelaki yang suka mengoleksi beberapa mobil mewah seperti Porsche Macan, BMW, Ferrari dan Lamborghini. Mau dikata apa kalau annisa berangkat kekantor memakai salah satu koleksi mobil reza, yang ada hanya menarik perhatian orang kantornya saja.


Masuklah annisa kedalam kantornya dan mendapati amel yang sedang duduk dimeja kerjanya dan annisa pun pergi kemeja kerjanya juga yang bersebelahan dengan amel.


Amel yang merasa keberadaan seseorang langsung menoleh dan didapatinya lah annisa yang baru kembali.


Amelia :

__ADS_1


"Woy baru balik lo, bilangnya sebentar aja" tanya amel


Annisa :


"Maaf niat awalnya juga sebentar eh ngga tau ada kejadian yang ngga diduga"


Amelia :


"Apaan?? Jangan bilang lu tadi bayar hutang ya sama suami lo" ledakan amel


Annisa :


"Bayar hutang apaan sih" jawab annisa dengan muka yang pura pura polos


Amelia :


"Ya elah pura-pura polos, jangan bilang tadi lu enak enakan sama reza. Sadar sa ini masih siang bolong, itu matahari juga belum jatoh" tunjuk amel kearah jendela untuk memperlihatkan matahari yang masih kokoh berdiri dengan sinarnya yang terik.


Annisa :


"Ya engga lah, lo pikirannya ngeres mulu. Jangan bilang kalo lo mau juga kan" ledek annisa dengan senyuman nya.


Amelia :


"Apaan sih lo sa, lagian juga kalo gue mau ngga ada temennya" sahut amel.


*******


Dirumah..


Annisa pulang kerja lebih dulu dari reza yah maklum reza banyak urusan. Annisa ketika pulang sudah disambut oleh bi ati yang menanyakan mau makan apa malam ini dan annisa menyuruh bi ati memasak makanan yang mudah saja karena cuman untuk makan malam ngga perlu repot. Dan pikir annisa makan malam itu hanya untuk membantunya buat tidur nyenyak karena tidak mungkin dia bisa tidur kalau dalam keadaan perut keroncongan.


Malam hari setelah selesai mandi dan membereskan kamar, annisa menuju meja makan dan menyantap makanan yang telah disediakan oleh bi ati. Annisa hanya makan malam sendirian karena reza belum pulang kerja sampai sekarang, ketika lagi makan annisa terpikirkan sesuatu yang lucu dan senyuman licik mengembang dibibirnya..


"Tunggu permainan aku ya mas" batin annisa sambil mengunyah makanannya..


Tidak beberapa lama annisa telah menyelesaikan makannya dan kembali kekamarnya dilantai dua, annisa pergi menuju kamar ganti untuk mengganti pakaiannya menggunakan baju tidur. Beberapa lama annisa mencari akhirnya ketemu juga baju tidur yang paling seksi yang dia punya. Annisa memakainya dan menuju cermin..


"Permainan dimulai" kata annisa didepan cermin dengan wajah jahatnya namun tidak mengurangi sedikitpun kecantikan nya..


Ketika annisa keluar dari kamar ganti ternyata reza sudah pulang kerja dan sedang berada dikamarnya. Reza yang melihat istrinya memakai baju tidur yang begitu seksi transparan yang hanya menutupi bagian dada dan kewanitaan nya saja sedangkan tubuh yang lain terekspos dengan mudahnya.


Reza yang sedang melonggarkan dasi kerjanya hanya bisa diam mematung dengan mata yang tidak berkedip sama sekali, ia meneguk salivanya yang dirasa begitu keras.

__ADS_1


"Teguk teguk tu air liur" tawa annisa dalam hati melihat ekspresi suaminya.


Annisa berjalan menuju tempat tidur dan langkahnya terhenti karena mendapat pelukan dari belakang oleh suaminya.


Reza memeluk tubuh annisa dan menyandarkan wajahnya dibahu annisa tetapi dengan segera annisa melepaskan pelukan dari reza.


Annisa tertawa melihat kelakuan suaminya namun reza tidak menyadarinya, lalu annisa dengan cepat merubah ekspresi wajahnya.


Annisa :


"Apaan sih mas main peluk peluk aja" tanya annisa


Reza :


"Kamu sedang menggoda mas ya" tanya reza sambil mencium bahu annisa


Annisa :


"Ngga tuh, kamu aja yang pikirannya ngeres terus" jawab annisa sambil menjauhkan tubuhnya dari reza.


Reza :


"Terus ngapain kamu pakai baju kaya gini segala, mas ngga pernah lihat kamu punya baju kaya gini" jawab reza sambil menunjuk baju istrinya.


Annisa :


"Aku udah lama punya baju ini cuman ngga pernah aku pakai aja. Udah lah mas aku cape mau tidur" jawab annisa cuek


Annisa berjalan lagi menuju tempat tidurnya dan membuka selimut untuk menutupi tubuhnya, reza hanya diam setelah dapat jawaban dari annisa.


Reza beberapa saat masih berdiri didepan istrinya dan menatap annisa yang sudah tertidur, akhirnya reza memutuskan untuk kekamar mandi dan menyelesaikannya sendiri..


Annisa sebenarnya belum tidur hanya menutup matanya saja dan didengarnya suara pintu kamar mandi. Perlahan dibukanya matanya dan sudah tidak menemukan suaminya disitu..


"Rasain kamu mas, selesai'in aja sendiri sana. Sakit sakit deh itu kepala menahannya" tawa annisa dibalik selimut tidurnya..


Semoga kalian suka ya dengan kelanjutan ceritanya.


Jangan lupa ditambahkan kefavorit ya biar ngga ketinggalan ceritanya, dan jangan lupa juga like dan komennya karena dukungan kalian sangat berarti bagi author 😁😁😁


Oh iya, jangan lupa vote ya buat aku.. Mohon bantuannya 🙏🙏🙏🙏


Terima kasih.

__ADS_1


Selamat membaca


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2