
Pagi hari dirumah annisa..
"aku ngga ikut ayah hari ini berangkat kerjanya" kata annisa.
"kenapa??" tanya jhony ayah annisa.
"karena ada yang mau aku urus, aku harus pergi ketempat lain" sahut annisa.
"Memangnya kamu mau kemana??" tanya jhony lagi.
"hotel" jawab annisa cepat.
"masa kehotel pagi2 begini, nanti malam aja kan lebih enak" sahut jhony dengan nada mengejek sambil tertawa kecil.
"ngga usah aneh2 ya mikirnya, aku kehotel pagi2 begini karena ada yang mau aku urus menyangkut pekerjaan dan masa depanku" kata annisa.
"meskipun yang aneh2 juga ayah ngga larang hahaa" sahut jhoni sambil tertawa dan berlalu meninggalkan annisa..
Setelah selesai bersiap siap, annisa pun langsung pergi menuju hotel menggunakan taksi. Sesampainya dihotel, annisa pun langsung menuju meja recepsionis dan ingin melakukan resevasi hotel. Sebelum sampai kebagian recepsionis, annisa pun dihadang seorang pegawai hotel, pegawai hotel itu ialah angela sekretaris reza..
"Ada yang bisa saya bantu" tanya angela.
"Saya ingin membuat reservasi hotel disini untuk acara dari Dinas Pariwisata, untuk penyewaan aula, makanan, kamar dll" jawab annisa.
"Baiklah" jawab Angela singkat.
"Apakah boleh kami diberikan sedikit potongan harga, sedikit saja hehee" tanya angela dgn muka memelas.
"Kalau masalah itu, akan lebih baik kita bicarakan bersama pimpinan saya. Kebetulan beliau sedang rapat, apakah anda tidak keberatan menunggu sebentar disini" kata Angela.
"Iya tidak apa apa" jawab annisa.
"Pimpinan?? Mungkin bukan dia, tidak mungkin dia turun tangan langsung mengurusi para tamu" gumam annisa dalam hati..
Annisa pun menunggu dilobby hotel yang begitu luas dgn tatanan ruang yang bagus, lengkap dgn sofa dan meja yang begitu nyaman.. Sambil menikmati jus tomat, tidak terasa annisa sudah menunggu selama 2 jam..
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Rapat hari ini cukup sampai disini" kata reza.
Akhirnya rapat pun selesai. Rapat kali ini memakan banyak waktu karena banyak permasalahan hotel yang dibahas salah satunya penurunan pendapatan hotel untuk bulan ini..
Angela pun langsung menghampiri reza yang baru keluar dari ruang rapat bersama sekretarisnya yang lain, siapa lagi kalau bukan Doni.
"Pak, ada seorang perwakilan dari Dinas Pariwisata ingin membuat reservasi dihotel kita untuk acara" kata Angela menjelaskan maksudnya menghampiri reza.
"Dan sekarang orang tersebut sedang menunggu bapak dilobby sedari tadi" lanjut Angela.
"Baiklah, aku akan menemuinya" sahut reza.
Sebelum reza sampai menemui annisa, kejadian tidak terduga pun datang..
Annisa bertemu dgn sepasang suami istri yang tidak lain adalah mantan sahabatnya sendiri ketika kuliah dan mantan cinta pertamanya ialah Indah dan Dian.
Annisa pun mengalihkan pandangannya dan segera membalikkan badan, menganggap seperti tidak melihat mereka berdua..
"Iya??" kata annisa menjawab sembari membalikkan badan pura2 tidak mengenal mereka.
"Apakah kau tidak ingat dgn aku dan suami ku?? Tanya indah dengan menaikkan sudut bibirnya.
"Oh mana mungkin, tentu saja aku ingat" jawab annisa dengan senyum terpaksa.
"Apa yang kau lakukan disini?" Kata indah.
"Oh, aku lagi menunggu seseorang" kata annisa.
"Siapa?, pacarmu apa suami mu?" kata indah.
"Oh iya aku baru ingat, mana mungkin kamu sudah mempunyai pasangan, kamu kan masih belum bisa move on dari cinta pertamamu" lanjut indah sambil tertawa jahat sembari melirik suaminya.
Sebelum annisa menjawab pertanyaan indah, dia pun melihat reza bersama kedua sekretarisnya sedang menuju kearahnya.
__ADS_1
Baru saja reza sampai, annisa pun tanpa pikir panjang langsung menggandeng tangan reza dihadapan semua orang yang ada disana.
"Inilah seseorang yang ku tunggu dari tadi, iyakan suamiku" kata annisa sambil tertawa dan melihat kearah reza dengan penuh senyuman manis.
Rezapun hanya bingung melihat perilaku annisa. Sebelum reza menjawab pertanyaan dari annisa, indah pun langsung berbicara.
"Hahhhhh!!!!!! Mana mungkin, kamu jangan membohongiku annisa, teman2 kuliah kitapun mengatakan kamu masih lajang sampai sekarang" sahut indah.
"Apakah untuk urusan pribadi aku harus mengumbarnya" sahut annisa lagi.
"Mana buktinya kalau kalian pasangan suami istri" tantang indah.
Sebelum annisa menjawab pertanyaan indah, Reza pun langsung melepaskan gandengan tangan annisa. Tidak disangka reza memeluk annisa dan mencium bibir annisa dihadapan para sekretaris dan pasangan suami istri itu.
Melihat kejadian itu, dua orang sekretaris reza saling memandang dan memasang muka yang bingung dan heran. Begitu pula dengan indah yang tidak menyangka melihat adegan ciuman itu.
"Apakah kalian perlu bukti lain" tanya reza setelah melepaskan ciumannya dari bibir annisa.
"Ayo kita pergi dari sini, huhh" kata indah sambil menarik tangan suaminya.
Ketika indah dan dian telah pergi, reza pun melihat annisa yang tengah melamun tanpa berkedip sedikit pun..
"Apa yang kau pikirkan" tanya reza yang dengan cepat membuat annisa sadar dari lamunannya.
"Hahh??" jawab annisa.
"Bagaimana rencana reservasi hotelnya??" tanya reza.
"Lebih baik kita bicarakan itu nanti saja, ada yang mau aku urus sekarang" jawab annisa sambil berlari cepat meninggalkan reza bersama para sekretarisnya..
"Hahaaa wanita yang aneh" gumam reza dalam hati dengan wajah yang senyum2 sendiri ketika melihat annisa berlari..
***
Mohon komentar dan like nya ya..
__ADS_1
Tambahkan difavorit ya, biar setiap update kalian ngga ketinggalan hehee..