Jodoh Warisan

Jodoh Warisan
TEMAN LAMA


__ADS_3

Kediaman Dian & Indah.


Praaangggg...


Suara benda pecah dan berserakan yang menandakan jika seseorang didalam rumah tersebut sedang dalam keadaan yang dipenuhi amarah, entah apakah yang membuat perempuan itu menjadi diselimuti emosi.


Dian :


"Indah hentikan!! apa yang kamu lakukan" bentak Dian kepada sang istri yang tengah mengamuk didalam rumah mereka.


Indah :


"Aku ngga terima, sampai kapanpun aku ngga akan biarin Annisa bahagia, dia tidak pantas untuk bahagia" teriak indah seperti orang gila.


Oke paham.. Sekarang Dian paham mengapa istrinya sepulang dari acara reuni tadi menjadi seperti ini, rupanya dia tidak terima jika Annisa memiliki suami yang derajatnya lebih tinggi dari dirinya yang terlebih lagi suami Annisa adalah atasan suaminya sendiri.


Dian tidak habis pikir dengan jalan pikiran indah yang tidak menyukai Annisa bahagia, karena disini bukan hanya dirinya yang sakit namun Dian juga, karena mau tidak mau, suka tidak suka sekarang Annisa sudah menjadi istri dari atasannya itu yang tidak akan berkemungkinan lagi untuk ia rebut.


Dian sadar.. Sangat sadar jika dirinya tidak dapat dibandingkan sedikitpun dengan seorang Reza Pratama maka dari itu semenjak di pesta tadi Dian sudah memutuskan untuk mengalah saja dan menerima apa kata takdir.


Lagi pula niat awalnya adalah ingin membuat Annisa bahagia dengan cara bersama dirinya, namun jika dengan reza, Annisa bisa bahagia untuk apalagi dirinya berada diantara mereka. Dian masih mempunyai hati dan masih dapat berpikir menggunakan akal bukan malah menjadi membabi buta.


Indah masih saja mengamuk didalam rumah dengan memecahkan barang barang yang ada disana sedangkan Dian memilih untuk memberikan waktu untuk indah sendiri agar dia bisa menenangkan dirinya.


"Lihat saja Annisa, aku tidak akan kalah lagi kali ini, kamu tunggu saja pembalasan ku terhadap penghinaan yang kalian lakukan tadi"


Batin indah.


* * *


Pagi hari


World Hotel


Annisa mulai membuka matanya yang lumayan terasa berat, bukan hanya kelopak matanya yang terasa berat untuk ia gerakkan namun juga seluruh badannya yang sangat terasa remuk tak bertulang. Oh ayolah, Annisa tidak ingat jika dia mempunyai suami yang sangat hebat kalau untuk urusan ranjang. Mengapa dengan bodohnya tadi malam ia malah menyetujui permintaan sang suami untuk berhubungan.


Lihat saja hari ini ia seperti ikan yang terkapar karena kehabisan oksigen dan tenaga sedangkan sang suami sudah tidak ada disampingnya sekarang, entahlah kemana perginya lelaki pujaannya itu.


Gemericik air dikamar mandi menandakan jika suaminya sepertinya tengah berada disana dan memang benar tidak seberapa lama suaminya itu keluar dari kamar mandi tersebut dengan hanya menggunakan sebuah handuk yang menutupi tubuh bagian bawahnya.


Lihatlah suaminya itu begitu tampan padahal baru selesai mandi tanpa menggunakan pakaian sekalipun namun lihatlah Annisa yang sekarang terbaring lemah tidak bertenaga akibat pertempuran tadi malam. Sungguh nafsu membutakan segalanya.


Reza melihat kearah sang istri yang tengah sedari tadi menatap dirinya.

__ADS_1


Reza :


"Sayang, kamu sudah bangun. Mau mandi sekarang atau sarapan dulu" tanya Reza mendekati kearah tempat tidur mereka.


Annisa :


"Mandi aja deh mas, tapi mas yang mandiin ya. Annisa capek, ngga ada tenaga buat mandi sendiri" Annisa tertawa kecil dengan tingkahnya sendiri.


Sedangkan Reza jangan ditanya lagi, pastilah sangat senang disuruh memandikan sang istri, kesempatan untuk Reza kembali bersenang senang lagi dipagi hari.


* * *


Detik berganti menit..


Menit berganti jam..


Jam berganti hari..


Hari berganti minggu..


Minggu berganti bulan..


Tidak terasa kini usia kandungan Annisa menginjak 2 bulan meskipun masih terbilang hamil muda dan dengan perut yang masih rata tentunya, siapa saja yang melihat pasti akan mengira jika Annisa tidak sedang berbadan dua sekarang.


Selama satu bulan lebih ini kehidupan Annisa dan Reza berjalan lancar tanpa ada hambatan sedikitpun. Tidak ada kesalahpahaman, tidak ada pertengkaran hanya perselisihan kecil, tidak ada orang ketiga atau sebagainya. Annisa maupun Reza merasa sangat bahagia merasakan dan menjalani hari hari seperti sekarang ini.


Namun Annisa kembali lagi berpikir jika perselisihan dirinya dengan indah tidak membawa dampak apapun, buktinya hingga sekarang indah tidak menampakkan batang hidungnya sama sekali, terakhir kali mereka bertemu adalah pada saat acara reuni sekolah kemarin. Dan terbukti juga dengan Dian yang masih bekerja ditempat Reza, yang dapat juga menambah bukti jika mereka bertiga tidak ingin mengungkit masa lalu lagi.


Tetapi, pikiran pikiran aneh masih saja mengelilingi kepala Annisa hingga membuatnya tidak tenang namun sebisa mungkin Annisa selalu berpikiran positif untuk menjalani hari mereka kedepannya.


* * *


Ditempat lain..


"Indahhhhhhh...??????"


Suara teriakan seseorang diseberang telpon sana yang membuat indah kaget bukan kepalang. Siapa yang menelponnya dengan nomor baru seperti ini dan bahkan mengetahui namanya.


"Ini siapa..????" tanya indah bingung dengan seseorang yang sedang menelponnya saat ini.


"Ini gue Sandra, masa Lo ngga inget sama temen sendiri"


"Kamu Sandra Ayunda, teman SMA aku?" lagi lagi indah bertanya untuk menyakinkan dirinya.

__ADS_1


"Iyalah, siapa lagi. Eh iya Lo dimana sekarang, gue udah balik nih, kerjaan gue diluar negeri udah beres, sekarang gue lagi ada kontrak di negara ini. Buruan deh kita ketemu, gue udah kangen banget sama Lo" jelas Sandra kepada indah.


"Emang Lo ada kontrak apa disini makanya bela belain balik lagi kesini, emang bayaran jadi model diluar negeri masih kurang makanya balik ke kampung halaman lagi" goda indah kepada teman lama nya itu.


"Bayaran disini ngga kalah sama diluar negeri, cuman gue lagi kangen kampung halaman aja jadi lebih memilih ngambil kontrak disini sekalian pulang ke kampung halaman sebentar. Itukan ibaratnya sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Bisa pulang kampung dan dapat duit" tawa Sandra menghiasi percakapan mereka berdua.


Sandra Ayunda adalah model terkenal dengan kiprahnya yang tidak bisa diragukan lagi hingga dia melebarkan sayapnya hingga keluar negeri. Namun kesuksesan seperti ini tentunya tidak didapat dengan cara yang instan, ada banyak cara untuk menggapainya.


Ada cara yang benar dan cara yang salah, namun tidak ada yang tau bagaimana cara seseorang untuk menjadi sukses. Hanya orang itu yang tau.


"Emang Lo ngambil kontrak apaan disini??" tanya indah yang begitu penasaran sedari tadi.


Karena indah tau jika bayaran untuk mengontrak teman lamanya itu tidak murah, pasti hanya perusahaan perusahaan besar saja yang berani membayar Sandra untuk menggunakan jasanya.


"Gue ngambil kontrak jadi Brand Ambassador buat sebuah hotel terkenal di negara kita dan setelah gue teliti ternyata itu hotel memang hotel paling bagus di negara kita dan juga sudah memiliki banyak cabang bahkan sampai luar negeri" Sandra menjelaskan pekerjaan yang baru saja ia terima.


Indah nampak memikirkan sesuatu setelah mendengarkan ucapan sang teman lama.


"Hotel terkenal?? di negara ini??"


Hingga seringai licik menghiasi wajah indah yang menandakan jika dirinya mengerti kemana arah pembicaraan Sandra.


"Maksud Lo World Hotel yang mau ngontrak Lo jadi Brand Ambassador mereka??" tanya indah memastikan.


"Nah bener tu, World Hotel namanya. Iya, itu hotel yang ngontrak gue dengan bayaran mahal, langsung aja pas gue di sodorin kontrak itu dengan cepat gue terima lah, rejeki nomplok didepan mata" Sandra kembali tertawa.


Indah sudah menduganya, ternyata kesabarannya selama ini membuahkan hasil. Tanpa perlu dicari, seseorang datang dengan sendirinya untuk membantu dirinya membalaskan dendam yang sempat tertunda kemarin.


Semakin indah memikirkannya, semakin ia tidak sabar untuk melihat kekalahan yang menyakitkan diwajah Annisa.


* * * * * * *


Kenapa like sama komennya makin sedikit ya 😭😭😭


Dukung author terus, biar author makin semangat nulis dan ngelanjutin novelnya.


Semangatin author lewat komentar komentar kalian dong hehee..


Mari kalian author bawa kedalam sedikit intrik, jangan marah ya 🤣🤣🤣


Tidak lupa juga author ucapkan banyak banyak terima kasih untuk kalian yang selalu setia menunggu dan membaca novel author.


Makasih 😘😘😘

__ADS_1


Semoga suka sama kelanjutan ceritanya dan maaf jika banyak kesalahan dalam penulisan.


27 April 2020


__ADS_2