
Reza yang telah menyelesaikan makannya pergi menuju kekamar untuk menemui istrinya yang telah terlebih dahulu kesana.
Reza dengan wajah yang tampak kesal menaiki tangga rumahnya berjalan menuju kamarnya, sesampainya didepan pintu kamar ia lalu membukanya dan didapatinya annisa sedang duduk ditempat tidur sambil terlihat sibuk dengan ponselnya.
Reza berjalan mendekati annisa dan duduk disebelah istrinya itu. Reza menatap wajah istrinya yang seolah olah tidak mengetahui reza ada disebelahnya..
Reza :
"Sayang, apa maksud kamu menggoda Doni tadi?" tanya reza yang masih menatap annisa.
Annisa :
"Tidak ada, aku hanya suka saja dengan Doni?" jawab annisa.
Reza :
"Kamu menyukai Doni? Apa kamu sadar dengan yang kamu ucapkan tadi"
Annisa :
"Iya aku sadar kok, mas ngga lihat kalau aku ini sadar, memangnya dari tadi aku pingsan"
Reza :
"Sayang, mas ngga suka ya kamu berbicara dengan seorang laki-laki seperti itu, untung saja itu Doni sekretaris ku sendiri"
Annisa menengok kesebelah kanan tempat suaminya duduk dan menatap padanya.
Annisa :
"Memangnya kalau orang lain kenapa?" tanya annisa dengan memakai muka imutnya sambil mengedipkan kedua matanya.
Reza :
__ADS_1
"Mas ngga janji kalau dia bakal pulang dalam kondisi yang utuh" jawab reza singkat tapi terdengar agak menakutkan ditelinga annisa.
Annisa :
"Uhhhh seremmmm" ledek annisa.
Setelah perdebatan kecil itu selesai, annisa duduk terdiam disamping suaminya. Mereka sama sama duduk dengan posisi badan menyandar kedinding ranjang dan kaki yang terlentang lurus..
Annisa menoleh kesamping dan menatap lekat suaminya
Annisa :
"Mas?" panggil annisa
Reza :
"Iya" jawab reza singkat
Annisa :
Reza hanya menatap wajah istrinya tanpa membalas ucapan annisa. Annisa pun melanjutkan pembicaraannya..
Annisa :
"Mas pernah ngga menyukai seseorang begitu lama namun tidak berani mengungkapkan dan hanya memendamnya saja" tanya annisa
Reza :
"Memangnya kenapa?" tanya reza balik
Annisa :
"Dulu sewaktu sekolah SMA aku pernah menyukai seseorang yang satu angkatan dengan ku tapi beda kelas. Aku menyukainya dari awal masuk sekolah"
__ADS_1
Reza :
"Lalu??" tanya reza lagi
Annisa tanpa sadar menyandarkan kepalanya dibahu suaminya dan melanjutkan curhatannya.
Annisa :
"Laki-laki yang aku suka dulu itu termasuk populer karena yang suka sama dia juga banyak termasuk kakak kelas dan kalau dipikir lagi aku cuman salah satu dari mereka yang bahkan tidak teranggap"
Reza :
"Kenapa kamu masih menyukainya sedangkan dia tidak pernah menganggap kamu ada??"
Annisa :
"Aku juga bingung mas, mengapa dulu aku masih bertahan untuk mencintainya sedangkan dia tidak sekalipun melihat kearah ku. Tetapi seumur hidupku, aku tidak pernah merasakan ketika dekat dengan seorang laki-laki jantung ku berdegup kencang, kaki dan tangan ku sampai gemetar dan bahkan aku pun tidak berani sedikitpun menatap kearahnya sampai akhirnya aku menyadari bahwa aku terlalu mencintainya sampai melebihi diriku sendiri..
Reza mendengarkan curhatan istrinya itu, sesekali reza mengusap lembut kepala istrinya.
Annisa kembali melanjutkan ceritanya.
"Kami dulu satu ekstrakulikuler yaitu taekwondo dan disana lah pertama kali aku melihat dan mengenalnya. Aku terus menyukainya sampai lulus sekolah dan sewaktu perpisahan pun kami sempat foto berdua"
Reza hanya mendengarkan istrinya itu bercerita tanpa mau memotong sedikitpun karena ia tau rasa sakit yang sedang dirasakan istrinya sekarang, disitu reza hanya bisa menjadi pendengar yang baik sekaligus pendamping untuk istrinya..
Maaf ya baru update soalnya author lagi sibuk kerjaan akhir tahun ditambah ngurusin faktur pajak segala 😁😁
Mau tau lagi kelanjutan kisah masa lalu Annisa tentang cinta yang ia pendam selama 7 tahun, yuk simak terus ya..
Selamat membaca.
Jangan lupa like dan komennya..
__ADS_1
Maaf jika masih banyak kesalahan
😘😘😘