
Reza terus mencium bibir annisa, annisa pun sangat menikmatinya karena baru pertama kali ini ia merasakan sebuah ciuman. Selama bepacaran dengan cinta pertamanya dulu yang sekarang sudah menjadi suami sahabatnya sendiri itu, annisa tidak pernah melakukan hal tersebut karena menurutnya ia belum siap akan hal tersebut..
Mereka tetap berciuman dalam waktu yang lama dan ketika reza membuka matanya sebentar dia melihat annisa mengeluarkan air mata..
Reza :
"Apa kamu menangis" dengan wajah bingung.
Annisa :
"Tidak, aku hanya terharu karena ini kali pertama ku berciuman" dengan muka yang malu memerah.
Reza menghapus air mata annisa menggunakan tangannya dengan lembut dan mendekatkan wajahnya kepada annisa.
Reza :
"Jadi aku lah orang pertama yang telah mencium mu?" tanya reza.
Annisa :
"Iya" menundukkan wajah karena malu
Cup.. Reza mencium kening annisa.
Reza :
"Terima kasih" sambil tersenyum menatap annisa.
Annisa yang melihat reza tersenyum kepadanya sempat bengong karena baru pertama kali ini dia melihat reza tersenyum...
Reza memeluk annisa dan merebahkan tubuh mereka sambil berpelukan, reza menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua karena annisa saat ini tidak memakai pakaian sama sekali..
Mereka saling memandang satu sama lain, reza mengeluh pipi annisa dengan lembut, dan sesekali mencium bibirnya.
Reza pun membuka pembicaraan.
Reza :
"Apakah kamu tertekan dengan pernikahan ini, aku tau kamu pasti tidak menginginkan pernikahan seperti ini karena tidak didasari dengan cinta terlebih dahulu"
Annisa :
"Awalnya aku berpikir seperti itu, aku takut pernikahan ku nanti akan berantakan tetapi jika ku pikirkan lagi, aku berpikir untuk mencintai dan menyayangi suami ku nantinya dan membuat dia mencintai dan menyayangi ku juga" sambil tersenyum polos
__ADS_1
Reza :
"Bisa kah kamu melakukan itu? Membuat ku mencintai dan menyayangimu sepenuh hati"
Annisa :
"Aku akan berusaha yang terbaik" tersenyum bahagia.
Reza :
"Baiklah, ayo kita tidur, aku tau kamu lelah sekali hari ini"
Annisa :
"Apakah aku bisa berpakaian terlebih dahulu, aku merasa tidak nyaman tidur seperti ini"
Reza :
"Biarkanlah seperti itu, kalau ada apa apa nanti malam kan jadi ngga repot lagi bukanya" goda reza.
Annisa :
"Kamu mesum, sana jauh jauh" dorong annisa.
Reza memeluk kembali annisa dan mencium bibirnya
Reza :
Annisa pun mencium bibir reza dengan lembut dan agak lama.
Annisa :
"Terima kasih untuk semuanya hari ini, aku bahagia"
Annisa pun tertidur dengan memeluk reza erat dan menyandarkan kepalanya didada kokoh reza.
Melihat istrinya yang sedang tertidur, reza mengelus kepala annisa dan menciumnya.
Reza:
"Aku sudah menyukaimu sejak lama" bisik reza dengan suara pelan agar annisa tidak mendengarnya dan mencium keningnya..
********************************************
__ADS_1
***Pagi hari***
Annisa yang sudah bangun dari pagi sudah selesai bersiap siap dan pergi membangunkan reza.
Annisa :
"Reza bangun, ini sudah pagi. Cepat mandi dan bersiap nanti kamu terlambat berangkat kerja".
Dengan mata yang berat reza membuka matanya dan melihat annisa didepannya.
Reza :
"Baiklah, tapi cium dulu"
Cup.. Annisa mencium pipi reza
Annisa :
"Sudahkah, ayo bangun"
Reza :
"sayang yang aku maksud ciuman disini bukan di pipi" menunjuk kearah bibir.
Annisa mencium bibir reza dan reza menikmatinya, reza membalas ciuman annisa dan memperdalamnya. Reza tanpa henti mencium annisa dan mulai turun untuk mencium lehernya sehingga meninggalkan bekas merah dileher annisa..
Reza :
"Sayang, apa kamu menikmatinya" goda reza.
Annisa :
"Tidak, aku tidak menikmatinya. Biasa saja" pergi dari hadapan reza dengan wajah memecah karena malu.
Reza dan annisa sudah berada dimeja makan untuk sarapan sebelum berangkat kerja. Setelah selesai makan mereka pun berangkat kerja bersama karena reza ingin mengantarkan istrinya sendiri berangkat kerja. Annisa sebenarnya tidak mau diantar reza karena jika reza menampakkan mobilnya didepan kantor annisa itu hanya akan menjadi pusat perhatian orang karena annisa sendiri sadar kalau mobil suaminya ini mobil sport mewah dengan warna hitam elegan.
Huhhh... Untungnya ketika annisa sampai dikantornya tidak sedang banyak orang jadi tidak ada yang menyadarinya..
Begitupun dengan reza yang juga telah sampai dikantornya. Ketika reza sampai, dua orang sekretarisnya langsung menghampirinya dan menyebutkan jadwal apa saja untuk hari ini.
Reza tidak mendengarkan perkataan sekretaris nya dan hanya senyum senyum sendiri mengingat kejadian tadi malam bersama annisa..
Mohon dukungannya ya teman teman 😊😊
__ADS_1
Jangan lupa like dan komennya ❤️❤️❤️
Selamat membaca 😘😘😘