Kakakku Suamiku

Kakakku Suamiku
10. Pagi Hari mengejutkan


__ADS_3

Bangunan Hotel yang sangat megah itu kini lengang. Tidak ada satu pun yang terlihat di luar ruangan. Ballroom tempat diadakannya perayaan anniversary Papa Brian dan Mama Nita kini sudah bersih seperti sedia kala, hampir tidak nampak kalau sebelumnya di ruangan itu diadakan pesta yang sangat mewah.


Orang kepercayaan Jesica sangatlah sempurna bila melaksanakan tugas. Tepat pada waktu yang telah di tentukan acara berakhir. Dan Para Tamu undangan dipersilakan beristirahat di kamar yang sudah di siapkan.


......................


Di pagi hari yang cerah ini terdapat sepasang suami istri sedang tidur dengan nyenyaknya. Siapa lagi kalau bukan Papa Brian dan Mama Nita. Penghuni kamar Presidential Suite nomor 1 itu seolah - olah tidak menyadari bahwa pagi hari telah datang.


Sedangkan kamar Presidential Suite nomor 3 . Terdapat seorang Pria dan Wanita yang tidur dalam satu ranjang. Sang Wanita terlihat begitu nyama dengan posisi tidurnya. Si Wanita itu tidur dengan posisi kepalanya dibenamkan di dada si Pria yang bertelanjang dada. Sedangkan posisi Si Pria, Pria itu memeluk pinggang Wanita itu dari samping dengan erat.


Wanita itu menggeliat pelan, lalu mengerjapkan matanya beberapa kali. Merasa ada pergerakan dari sesuatu yang di peluk Pria itu ikut menggeliat pula. Dan kini posisi Mereka tengah sama- sama tidur terlentang. Dan akhirnya mereka menengok ke arah satu sama lain. Pria yang dalan posisi berbaring menengok ke kiri dan juga wanita itu menengok ke kanan.


Cup


Bibir keduanya bersentukan.


Seolah kaget dengan apa yang terjadi mereka berdua langsung memelototkan matanya.


"Aaaaaaaaa." Jesica menjerit. Saka langsung sadar dan menjauhkan wajahnya dari wajah Jesica.


"Kak, Kak Saka abis ngapain Jesi?" Jesica langsung menatap Kakanya yang bertelanjang dada. Lalu dia langsung menarik selimut untuk menutupi tubuhnya. Sekilas Jesica melihat banyak tanda merah di lehernya.


"Kakak? Kakak?" Saka ingin menjawab tapi dia bingung harus menjawab apa.


"Kakak nggak ngambil itu kan dari aku?" Tanya Jesica. Dia berharap Saka menjawab tidak atau hanya gelengan kepala saja rasanya Jesica sudah tenang. Perasaan Jesica campur aduk menunggu jawaban Saka.


"Emang semalam kita ngapain aja?" Saka balik bertanya.

__ADS_1


"Seingat Kakak, semalam itu Kakak kayak kena pengaruh obat, makanya Kakak ke Kamar. Terus kalau nggak salah Kamu masuk. Dengan menahan gejolak hasrat yang ada di tubuh Kakak karena pengaruh obat, Kakak ngusir kamu dan Kamu keluar, karena Kakak nggak mau Kamu jagi korban. Terus nggak berapa lama Kakak di kejutkan dengan perempuan masuk kamar Kakak." Sambung Saka.


"Perempuan itu siapa Kak?" Tanya Jesica mulai gemetar.


"Kakak ngak tau Dek, soalnya pas Dia masuk keadaan Dia udah kacau, juga rambutnya nutupin wajahnya. Dan itu ngepasin pas Kakak baru keluar dari kamar mandi. Dan perempuan itu langsung nyerang Kakak, kayaknya dia kena pengaruh obat juga deh. Dan pertahankan Kakak untuk menahan pengaruh obat yang ada di tubuh Kakak runtuh juga. Kakak kepancing ngeladenin Dia, karena pengaruh obat di tubuh Kakak juga belum hilang. Kakak nidurin Dia Dek." Jelas Saka panjang lebar. Air mukanya berubah menjadi raut wajah penyesalan.


Tanpa disadari Jesica meneteskan air mata. Tubuhnya bergetar hebat, tatapan matanya mulai kosong. Jesica sudah ingat semuanya sekarang. Dari mulai Dia di suruh Lingga untuk menengok Saka ke kamarnya, di usir oleh Saka dari kamarnya, Dia memanggil Sahabat Kakaknya untuk memberi solusi untuk membantu Saka. Dan yang terakhir Dia di beri minuman oleh Bayu.


Dan Jesica menghabiskan minuman itu.


Setelah meminum minuman itu, Jesica ingat bahwa tubuhnya mulai panas dan seperti ada rasa sesuatu menjalar di tubuhnya. Jesica ingat bahwa dia memasuki Kamar Saka. Berniat menumpang kamar mandi karena pada saat itu Lingga dan Bayu sedang meminjam Kamar mandinya. Namun niat awal untuk menumpang kamar mandi, berubah saat Jesi melihat Saka keluar dari kamar mandi bertelanjang dada. Jesica langsung menghampiri Saka dengan penampilan kacaunya. Rambutnya menutupi sebagian wajahnya dan ditambah lampu yang menyala hanyalah tinggal lampu tidur, jadi yang di hampiri tidak mengenali bahwa itu adalah Jesica.


Tanpa ba, bi, bu Jesica langsung menyerang Saka. Saka yang mendapat serangan mendadak dari perempuan langsung membalasnya. Terlebih Saka sedari tadi menahan api hasrat yang membakar tubuhnya. Dan Saka juga masih dalam kendali obat. Dan terjadilah malam panjang bagi Saka dan Jesica.


Jadi ini yang Kak Lingga bilang solusi? Pantas saja Kak Lingga bilang ini adalah rahasia lelaki. Niat Kalian berdua membantu Kak Saka supaya dia tidak menyakiti diri sendiri memang niatan yang baik. Tapi, kenapa harus mengorbankan masa depan ku? Terlebih Kak Saka itu Kakak Ku sendiri. Bagaimana bisa aku meminta pertanggungjawaban dengan Kakak Ku sendiri? Bagaimana bila Papa dan Mama tahu? Dan kalau nanti aku hamil, aku harus bagaimana? Kak Lingga, Kak Bayu Saya benci kalian berdua. Lihat apa yang akan Saya lakukan pada Kalian berdua. Jesica berkata di dalam hati.


"Kak," Ucap Jesica lirih.


"Iya. Kenapa?" Tidak ada jawaban dari Jesica.


"Kamu kenapa?" Tanya Saka lagi.


"Perempuan yang Kakak ceritain tadi itu,,," Ucap Jesica menggantung.


"Iya. Perempuan itu kenapa?" Tanya Saka.


"Perempuan itu Aku."

__ADS_1


.


.


Bersambung.


Epilog :


"Kalian berdua itu gila. Nggak ada yang waras. Gue emang sayang dan cinta sama Jesica. Tapi bukan gitu cara Gue untuk dapetin Jesica." Ucap Saka dengan nada bicara tak bersahabat.


Bugggg


Bugggg


Bogem mentah dari Saka yang di layangkan untuk dua orang yang ada di hadapannya. Menyebabkan ada bekas warna biru di pipi orang yang di tonjok.


"Suatu saat Loe bakal terima kasih sama kita berdua. Karena rencana Kita bisa menyatukan Loe sama Jesica." Jawab dari salah satu orang yang di tonjok Saka.


"Kita nggak marah Loe nonjok Kita. Karena Gue tahu posisi Loe sekarang serba salah." Sambung satunya lagi.


"Kalian berdua Gue pindahin ke cabang. Pergi dari hadapan Gue sekarang. Jangan pernah muncul di hadapan Gue." Perintah Saka. Yang di perintah langsung menjalankan perintah.


Untung cuma pindah ke cabang bukan di pecat.


Bersambung


Note :

__ADS_1


Jangan lupa Like dan comment ya kawan. Biar Authour lebih semangat Update nya.


__ADS_2