Kakakku Suamiku

Kakakku Suamiku
19. Mahendra Company


__ADS_3

Dari kejauhan tampak gedung Kantor pusat Mahendra Company sangat megah. Gedung yang memiliki desain modern itu berdiri dengan kokoh, bercatkan putih menambah kesan elegan gedung itu. Bangunan Kantor Mahendra Company itu menjadi gedung tertinggi di antara gedung-gedung lainnya, sudah seperti gedung pencakar langit.


Mobil Jesica sudah memasuki gerbang Gedung itu. Para Karyawan yang berpapasan dengan mobil Jesica menundukan kepala dan ada beberapa yang memberi sapaan. Namun tak satu pun sapaan Karyawan itu yang di balas Jesica. Jangankan membalas sapaan, membalas dengan senyuman saja tidak. Jesica bersikap seperti itu bukan karena suasana hatinya sedang buruk, melainkan memang sudah kebiasaan Jesica seperti itu. Bila Jesica masuk Kantor dan sedang mengurus urusan yang berkaitan dengan Kantor kepribadian Jesica akan berubah 180 derajat. Dan di sanalah letak keunikan Jesica, seperti memiliki kepribadian ganda. Namun itu hanyalah kebohongan belaka, aslinya Jesica itu memiliki kepribadian yang baik, yang hanya orang terdekat Jesica saja yang tahu.


Ternyata bukan hanya Jesica yang bersikap seperti itu pada Karyawan, Saka selaku CEO Sakas Grup juga bersikap seperti itu pada Karyawan. Ternyata itu adalah didikan dari pendiri Mahendra Company, yaitu Brian Mahendra alias Papa Brian. Menjadi pemimpin Perusahaan besar haruslah mempunyai jiwa kepemimpinan besar, berwibawa, disiplin supaya menjadi panutan bagi Karyawan. Dan yang paling penting, menurut Papa Brian adalah jangan terlalu akrab dengan Karyawan.


Tujuannya adalah supaya kita tetap bisa menjaga sikap pada para Karyawan, supaya tidak terkesan lembek di depan karyawan. Terlebih Jesica adalah seorang Perempuan yang menjabat menjadi seorang CEO di Perusahaan besar. Sedangkan banyak orang yang memandang sebelah mata pada Perempuan. Maka dari itu bersikap dingin adalah salah satu caranya. Bila kita bersikap dingin pada segala hal yang terjadi, para Pesaing bisnis akan sulit mencari kelemahan Kita. Dan bila kelemah Perusahasn tidak bocor di sanalah letak kejayaan Perusahaan yang Kita pimpin.


Mobil Jesica teparkir dengan sempurna di depan Loby. Roby langsung turun dan membukakan pintu untuk Jesica turun. Lalu Jesica turun lewat pintu mobil yang dibuka oleh Roby. Para karyawan yang tadinya terlihat berlalu-lalang di depan Loby, kini berbaris rapi menyambut kedatangan Bosnya. Di barisan yang paling dekat dengan mobil diisi oleh para Security, sedangkan tempat yang mengarah ke pintu Loby di penuhi oleh para Karyawan.


Jesica memasuki Loby tanpa menyapa para Karyawan. Dia memasuki kantor dengan sikap dingginnya. Dan tenyata di dalam Loby sudah banyak para anak buah yang anak menyambut Jesica. Tapi lagi-lagi Jesica tidak menyapanya dan melewatinya saja. Para karyawan yang sapaannya tidak di jawab hanya bisa menatap kepergian Jesica. Dalam hati para Karyawan Mereka ingin protes, tapi di urungkan niatnya karena pekerjaannya menjadi taruhan.


Para karyawan tidak berani memprotes sikap Jesica. Karena bagaimana pun Jesica Bos ya disana. Siapapun yang berani membuat masalah dengan Jesica, Jesica langsung menyebutnya dengan nama penghianat. Nama karyawan yang membuat masalah akan di masukan daftar hitam Mahendra Company.


Yang artinya Si pembuat masalah itu tidak akan di terima bila melamar kerja di Mahendra Company, baik di Kantor pusat ataupun cabang. Mahendra Conpany adalah Perusahaan besar yang menggaji Karyawannya tiga kali lipat lebih besar dari pada Perusahaan pada umumnya. Alasannya sangat simpel, karena para Karyawan Kantor Mahendra Company harus bekerja ekstra dan tidak boleh ada kesalahan sedikit pun.


Walaupun Mahendra Company terkenal dengan CEO yang dingin dan peraturan Kantor yang sangat ketat. Tetapi setiap tahunnya Mahendra Company menerima setidaknya 200 ribu Mahasiswa magang, dari yang rata-rata pendaftarnya 500 ribu pertahun. Keantusiasan para Mahasiswa untuk bisa magang di Mahendra Company itu dikarenakan, Mahasiswa magang yang bekerja dengan baik, Mereka berkesempatan untuk seleksi menjadi Karyawan tetap Mahendra Company. Menjadi Karyawan tetap Mahendra Company adalah impian besar bagi sebagian orang. Daya tarik yang paling logis untuk bekerja di Mahendra Company adalah gajinya yang besar.

__ADS_1


Dan ternyata Itu belum termasuk Kantor cabang, itu hanya 1 Kantor pusat, dan 2 Kantor besar yang letaknya di luar pulau Jawa. Sedangkan bila masalah Kantor cabang, Jesica tidak tahu pasti berapa Kantor cabang Mahendra Company. Masalah Kantor cabang sepenuhnya di urus oleh Roby Sekretaris sekaligus Asisten pribadi Jesica. Jesica hanya tinggal mengecek laporan yang di berikan Roby, untuk memantau keadaan Kantor cabang.


......................


Jesica menaiki lift VIP menuju lantai tertinggi Gedung Mahendra Company, tempat dimana ruangannya berada dengan diikuti Roby di belakangnya.


Ting


Suara lift yang sudah sampai di lantai tujuan, pintu lift terbuka. Jesica melangkahkan kakinya menuju ruangannya masih di ikuti Roby di belakangnya. Mata tajam Jesica menangkap dua orang Petugas resepsionis yang berdiri di depan pintu Kaca ruangan Jesica. Dua perempuan yang merasa sedang di tatap tajam itupun menundukan kepalanya.


Dua Petugas resepsionis itu bukannya menjawab pertanyaan Jesica, Mereka malah saling senggol-sengolan bahu. Seolah sedang lempar-kembaran tanggung jawab untuk menjawab pertanyaan Jesica. Jesica masih mendiamkannya, Dia masih menatap Tajam kearah dua Perempuan itu. Jesi ingin tahu seberapa sopan Karyawannya itu, karena saat ditanya bukannya menjawab malah pada diam seribu bahasa.


"Ka By, masukan dua orang ini ke daftar hitam Mahendra Company." Ancam Jesica. Sontak ucapan Jesica membuat dua orang ada di depannya memelototkan matanya.


"Jangan Nona! Maafkan Kesalahan Kami. Kami hanya mau bilang kalau di dalam ada Tuan Kenzo. Kami sudah melarangnya masuk, tapi Tuan Kenzo memaksa untuk masuk Nona." Ucap salah satu Petugas resepsionis itu dengan cepat, tanpa memperdulikan nada bicara. Sekarang pekerjaan Mereka lebih penting dari apapun, jadi Mereka berdua akan menerima hukuman dari atasannya, apapun itu bentuk hukumannya. Tubuh dua Petugas resepsionis itu bergetar dengan hebat, menunggu respon dari Atasannya.


Deggggg, Deggggg, Degggg

__ADS_1


Suara jantung Jesica yang berdetak dua kali lebih cepat.


Kenapa Aku harus di pertemukan kembali dengan Kenzo? Dan kenapa Kenzo muncul lagi di Kehidupan Ku? Aku sudah terlepas dari hidup di dalam bayang-bayang Kenzo. Jadi jangan pernah ganggu Aku lagi.


Roby yang mengenal Kenzo, darahnya bak di didihkan. Disaat Kenzo dulu pergi tanpa memberikan kabar, Roby masih bisa menahan untuk tidak emosi, karena dulu Jesica masih sangat mencintai Kenzo, jadi Roby tidak mau main kekerasan, yang ada nanti menambah beban pikiran Jesica. Namun sekarang, sepertinya Jesica sudah bisa melupakan Kenzo. Jadi Roby sudah bisa meluapakan emosinya yang tertahan sedari duku. Kenzo, Dia dengan tanpa rasa bersalahnya datang lagi ke dalam kehidupan Kenzo. Kembali di saat Jesica sudah bisa bangkit dari keterpurukun. Sungguh pria yang tidak tahu malu dan tidak tahu diri.


"Nona!" Panggil Roby pada Jesica yang masih terbengong, bergelut dengan pikirannya sendiri.


Walaupun Jesica sedang memikirkan sesuatu, tapi Dia tahu maksud dari Roby memanggilnya. Dengan mantap Jesica menjawab,


"Lakukanlah yang ingin Ka By lakukan saat ini." Jaeab Jesica dengan datar.


"Baik Nona." Jawab Roby.


Bak mendapat angin segar Roby langsung memasuki ruangan, melakukan yang Ingin dilakukannya pada Kenzo sedari dulu.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2