Kamu Jahat

Kamu Jahat
Kisah Vira dan Deo


__ADS_3

Pagi di kampus "kalian berdua nih kenapa sejak kemarin muka kalian gak semangat banget " seru Sasra.


Aku dan Vira saling menatap dan berbarengan membuang nafas dalam - dalam " Vira loe kenapa lagi sama kak Deo " dengan gaya malas dia melihatku


" Biasa berantem tapi dia kali ini gak mau ngalah, kok kamu tau aku berantem dengan Deo " iya gimana aku gak tau, kemarin aku temu di kedai kopi.


" Beberapa hari yang lalu aku bertemu kak Deo, dia sama kacaunya denganmu tapi kau lebih parah levelnya "


"Kalau loe kenapa Yuna? muka loe kelihatannya galau" balasan Vira


" Kok gue dicueki " seru Sasra


"Leo kan gak galau " balas kami berdua pelan


" Jawab dong pertanyaan gue tadi "


"Oh gue galau ke cowok gue"


" Ahhh loe udah ada cowok" mereka berdua sangat kompak


" Beneran itu Yuna " lagi - lagi teriak mereka berdua


" Ussstt.... lihat semua jadi lihat kitakan.


 


" Iya gue dengan Sean udah pacaran di pesta perayaan menang futsal itu tapi gak sampai 24 jam kami udah berantem gini "


" Kok bisa Yuna " tambah Sasra


" Dia sakit aku jenguk saat dia istirahat pas banget aku mau pulang dia ngelindur manggil - manggil nama mantannya Tafani "


" Jelaslah mereka loh cocok banget " celetus Vira seperti biasa membuat mukaku tambah murung


" Vira .... kok kamu gitu, kan tambah murung Yuna " seru Sasra tak membantu


" Iya udah dari pada bahas ini lebih baik kamu ceritai kok kamu sampai bisa lama banget ke kak Deo sampai empat tahun setengah "


" Kok kamu tau kami udah pacar empat tahun setengah ? "


"Aku tanya kak Deo, ayo dong ceritai siapa tau itu membuka wawasan baruku "


"Wawasan kok tentang pacaran, tapi ceritai deh Vira aku juga penasaran " tambah Sasra


" Oke.. oke.."


 


" Kami satu sekolahan saat SMP tapi dia datang sebagai kakak tingkat dan juga anak baru karena baru masuk di akhir semester kelas dua sedangkan aku baru kelas satu.


Deo itu orangnya terkenal diam .... diam banget, bergaul ajah jarang tapi dia pintar banget baru masuk ajah dia bisa geser rengking satu di kelas itu dan karena cueknya aku sama sekali gak dekat sama dia .

__ADS_1


Tapi bencana datang pas ujian praktek olaraga renang, aku dan dia di jam yang sama.


Aku datang terlambat dan semua temanku sudah ganti jadi aku ganti sendirin, kolam renang sama ruang gantinya kan cukup jauh.


Saat aku akan ganti ada suara


kruduk.....


kruduk.....


lalu hilang suaranya aku gak terlalu menghiraukan jadi aku lanjutkan ganti hingga aku telanjang tanpa sehelai kain tapi saat itu juga suara itu muncul lebih keras kruduk.....


kruduk....


kruduk ...


Dan tiba - tiba pintunya terbuka aku dengan refleks menutup tubuhku dengan tanganku tapi iya kau tau hanya apa sih yang bisa di tutupi, dan yang membuka pintu itu adalah Deo.


Saat aku lihat mata Deo yang menatap aku dan seluruh tubuhku aku menangis dan aku terjongkok aku merasa malu banget malu ..... si Deo itu mendekat


" Jangan nangis ustttt..... "


" Gimana aku gak nangis kamu dah lihat semuanya gimana aku dapat suami nanti saat aku dewasa uehhhhhh...ummhhhh " tangisanku semakin menjadi


"Tenang maafkan perbuatanku aku akan bertanggung jawab "


"Kau yakin... janji.... "


" Kak Deo senakal itu, bukannya dia pintar "


" Aku gak tau gimana dia bisa jadi ke gitu tapi aku denger - denger dia ngelakui itu karena mau masuk geng di kelas itu tapi salah masuk geng "


" Terusi kayaknya seru ceritanya "


" Setelah itu saat aku mulai diganggu dia melindungiku, saat aku gak ke kantin dia membelikan makanan padaku dan saat aku mengerjakan pr aku di ajari sampai saat aku kelas dua dan dia kelas tiga.


Hah... di kelas dua kan aku udah belajar itu sistem reproduksi dan semacam itu, iya aku berpikir udah cukup perbuatan baiknya padahku itu juga dia udah minta maaf jadi aku ketemuan dengan dia di wc.


" Kak Deo lebih baik lupai ajah masalah tahun kemarin, aku udah maafi kak Deo kok jadi gak perlu terlalu baik lagi denganku kak aku yang merasa terbebani "


"Kenapa kok tiba - tiba "


"Soalnya aku tau kalau kak lihat seperti yang kemaren gak akan ada pengaruhnya, aku baru belajar biologi kak " senyumku merekah


" Hahaha..... " dia tertawa dan melangkah mendekat dan mengelus kepalaku


" Udah mulai besar adik kecil ini "


" Aku gak kecil, tapi terimakasih kak ".


Sesudah itu kami gak berinteraksi dan menyapa apalagi dia mulai sibuk les, latihan ujian UN sampai kelulusannya dan kami ketemu lagi pas perpisahan " kau tak mau mengucapkan selamat padaku " dia ada dihadapanku

__ADS_1


" Pasti aku ucapkan lah kak, selamat kak dengan nilai terbaik lagi"


"Sampai jumpa, aku tunggu di SMA Bangsa"


"Semoga saja kak" setelah itu aku belum ketemu dengannya dan aku sibuk dengan aktifitas tingkat tiga ku dan hasil ujianku juga gak memuaskan, emmmhhh gimana mau daftar SMA Bangsa persyaratan nilai saja tidak memenuhi syarat jadi aku meneruskannya ke SMA Pratiwi iya tidak terlalu bagus dan tidak terlalu jelek tapi anak cowoknya nakal banget hingga aku terbiasa menghadapi cowok resek.


Tapi suatu hari saat waktu pulang sekolah cowok itu ngerjai aku habis-habisan sampai aku lari ketakutan dan aku terjatuh pas saat itu juga ada yang mengulurkan tangannya dan itu kak Deo " kau tak apa apa, sudah lama kita tak bertemu "


" Iya kak "


"Aku udah lama menunggumu di SMA Bangsa, dan seragam ini ? " aku berdiri


" Kak.... aku bukan dirimu, aku tak pintar persyaratan nilai saja tak memenuhi apa lagi ujiannya " membersihkan seragamku yang sedikit kotor karena terjatuh tadi


"Kadi kau sekolah dimana ? "


"Di SMA Pratiwi "


" Ayo pulang aku antar, dari pada ada yang mengganggumu lagi " tak sampai seminggu kak Deo pindah ke SMA ku namanya anak pintar pasti di sambut dengan tangan terbuka dong dan dengan adanya dia aku terasa di lindung.


Singkat cerita Tepat setelah olaraga kami pacaran " Vira, sepertinya aku mulai gila yang ku kejar bukanlah belajar tapi kau, aku meninggalkan sekolah bagus agar aku tidak khawatir hal yang kemarin itu terulang langsung ajah sepertinya aku sudah terbiasa menjagamu jadi ayo kita pacaran" sumpah aku syok


"Kak deo nyatakan perasaan denganku "


"Iyalah apa kau tidak bisa mengerti hal sesepeleh ini "


"Aku mengerti, aku cukup cerdas kok "


"Jadi apa jawabanmu "


"Baiklah, ayo kita pacaran "


Begitu lah cerita kami pacaran saat SMA dia kelas 2 dan aku kelas 1 hingga sampai sekarang.


" Ihhh.... soswet banget iya Yuna " seru Sasra


" Iya , kak Deo ternyata cowok yang keren "


" Mulai kalian... lebih baik berpikir gimana nyelesaikan masalah kita tapi kalian malah menghayalkan kisah percintaanku dengan Deo "


" Kami irih " aku dan Sasra saling menatap dan langsung memeluk Vira


" Untuk kami saja kak Deo itu "


"Enak ajah uhhhuhhhu. . ."


Vira beranjak dari pelukan kami dan pergi menjauh.


 


 

__ADS_1


__ADS_2