
SELAMAT MEMBACA
Semua semakin rumit, dulu saat aku tidak mengenal dia kami seakan tak perna bertemu.
Di universitas yang luas ini namun saat kisah kita di mulai dan sekarang perlu untuk berakhir harus menjauh namun kau terus muncul dimana - mana.
(Sean )
Aku terus mencarinya karena gak terima dengan perlakuannya “Kenapa loe tadi gak nolongi gue mala pergi dan saat ngihat gue loe langsung menghidar “ aku tarik tangannya yang berusaha kabur dariku
“ Kita memang gak ada kepentingan
lagi , jadi iya untuk apa “ gue nunjuk
telunjuk ke mukanya
“ Loe ke gak butuh manusia ajah “ penuh dengan penekanan di setiap kata.
( Yuna )
Dia kembali menjadi sosok orang yang baru aku kenal kasar dan tak berperasaan, kata - katanya bagai pisau yang siap menyayat - nyayat hati yang terdalam.
Padahal niat hanya ingin menghindar
agar terbiasa tanpanya tapi lagi - lagi jatuh ke rasa sakit yang voba aku pendam
“ Gue bukan tak butuh manusia tapi gue tau harus bagaimana dan kesiapa gue bersikap baik “ aku pergi meninggalkan dia.
Kata - kata kalau mantan bisa jadi teman sangatlah salah bukan jadi teman yang kulihat namun musuh iya , ini sudah terbukti.
__ADS_1
Beberapa hari berlalu aku terus menghindarinya meskipun terkadang saling bertemu tanpa terencana tapi iya seperti orang asing yang tak pernah kenal dan sekarang aku juga semakin akrab dengan Arga mahasiswa kedokteran yang belum selesai study sebenarnya si Arga satu angkatan dengan Sean dan kak Deo tapi ada mata kuliah tertentu yang tertinggal jadi lulusnya sedikit terlambat cerita dia.
“ Hay Yuna “ Arga tepat ada di pintu kelasku melambaikan tangan serta seulas senyuman
“ Cie,,, udah ada gantinya si pangeran nih “ celetus Vira seperti biasa
“ Iya pangeran pergi romeopun datang “ tambah Sasra membela Vira
“ Udah - udah candai orang kalian ini no 1 , gue pergi dulu iya “ aku menghampiri Arga
“ Gak ada kelas lagi ? “ memulai percakapan
“Gak lah gue kan Cuma ngejar satu mata kuliah ajah bentar lagi gue lulus loe jangan lupa datang “
“ Siiap bos “ ala hormat itu.
(Sasra )
“ Vir aku juga pergi ngantar Alvaro “
“ Oke - oke,,, hati - hati di jalan “ sebenarnya Alvaro sering banget kelur kota gitu tapi aku gak tau kali ini aku pengen banget nganter dia apa lagi waktuku semakin sibuk ujian, menyiapkan presentase yang akan di tampilkan selesai ujian dan yang lebih parah dia lagi gencar - gencarnya latihan jadi kami sama sekali tak ada waktu.
“ Al JM..... “ aku memanggil dia.
Mereka iya akan memasuki wilayah
penerbangan “ kamu kesini “ dia menghampiriku dengan berlari kecil saat di hadapanku dia sidikit mengacak poni depanku
“ Aku akan pergi “
“ Iya hati - hati, semoga kau dapat juara “ aku menyemangati dia dengan tersenyum penuh semangat
__ADS_1
“ Oke,,,,, pasti tapi jangan lupa tonton siaran langsung pertandinganku “
“ Oke “ dia pergi membelakangiku tapi dia tiba - tiba berlari ke arahku iya aku heran dengan tingkahnya ini
“ Kamu kok kesini lagi “
"Ada yang kelupaan “ aku bingung apa yang kelupaan mencari sisi kanan dan kiriku.
Aku terkejut dia mencium pipiku dan pergi berlari ke arah pesawat “ tunggu aku” dia teriak seakan bandara ini miliknya bagaimana kalau para penggemarnya melihat tingkahnya ini pasti mereka bingung dan tak menyangka pasti mereka menyesal menjadi penggemar yang sifatnya kekanak - kanakkan.
(Vira)
Gue pulang sendiri memang bersama teman itu lebih menyenangkan dari pada sendiri.
Walaupun teman - temanku pergi dengan cowok - cowoknya tapi aku memaklumi karena Sasra sangat jarang ada waktu bersama apa lagi si Alvaro itu sering keluar kota kalau Yuna karena habis putus siapa tau Arga bisa membuka hati Yuna agar Yuna gak lagi sedih dengan kisah cinta yang berakhir teragis tidak bisa diselamatkan itu.
“Emmhh,,, kenapa loe jalan sambil ngelamun gitu “ suara yang tak
asing ada disampingku
“ Deo”
“ Katanya kamu mau pulang rumah “ sahutku tidak percaya karena banyak yang ngomong Deo ambil ijin untuk pulang urusan keluarga
“ Besok ujian Terakhirmukan ? “ dia mala balik bertanya
“ Iya “ jawannya enteng
“ Besoknya setelah ujian ayo
pulang bersama, ada yang ingin aku omongi ke orang tuamu “ nada bicara serius sedangkan aku bingung apa yang perlu di omongi harus ada aku lagi.
“ Ngomongi apa ? lagi pula aku ada mata kuliah “ menjelaskan iya kali dia asal ngajak - ajak aku
“ Aku udah nyuruh asisten dosen saat itu yang ngurus cuma 2 hari kok “ Doe aktif dalam organisasi jadi banyak yang dia kenal termaksud asisten dosen apa lagi dia orang yang jenius
__ADS_1
“ Oke baiklah “ sekarang aku tidak lagi pulang sendiri ada dia yang selalu sigap ada di sampingku, rindu juga sama adik dan orang tuaku.
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN FAVORIT