
Sean
Aku mendengar kabar kalau ayah Yuna meninggal segera aku pergi kerumahnya dengan pakaian hitam sebagai tanda ikut berduka cita .
Rasa sakit dan sesak yang aneh yang aku rasakan tak bisa di jelaskan dan tak perna sebelumnya aku rasakan saat aku melihat Yuna menangis, terlihat tak ada semangat hidup, sangat menderita. Bukan cuma aku yang datang Deo, anak dokter dan Alvaro.
__ADS_1
Dan ternyata perusahaan Alvaro adalah rekan bisnis perusahaan ayahnya Yuna.
Sasra
Astaga kenapa disini ada Alvaro, aku akan bertanya pada Deo " Deo kamu ajah Alvaro melayat kesini ? " "enggaklah, dia kesini ikut berduka cita sebagai rekan bisnis " "oh .... " "kenapa memangnya " "gak papa, aku heran ajah, kan dia gak terlalu dekat dengan Yuna tapi dia tau berita ini " "oh okeoke". Aku langsung pergi ke kamar Yuna "sa...sa.... ada kabar buruk " "ini ajah udah hal yang buruk " "Alvaro ada disini " "apa dia disini ? kok bisa ? " " dia datang sebagai rekan bisnis perusahaan papanya Yuna " "aku gak usah keluar kabari kalau dia udah pergi, kamu keluar ajah Yuna nanti sendiri " "ada keluarganya dan sepupunya dari mamanya ".
"maaf kak gimana keadaan Yuna " Vira menyapa kakak sepupu Yuna yang baru keluar dari kamarnya Yuna " masih sama dek lebih baik jangan diganggu biarkan dia lebih tenang dulu " "iya kak, aku dan suamiku mau pamit pulang dulu " "iya hati-hati dan terimakasih sudah mendampingi adik sepupuku " "iya kak sama-sama".
Dua hari berlalu ........
__ADS_1
" mau kemana kamu dek, kok penampilan kamu ke gitu dek " "mau menenangkan diri, aku mohon bang biarkan aku kali ini ajah " aku hanya mengangguk karena aku tau dia butuh waktu untuk berpikir dan tenangkan diri .
( Yuna )
aku gak tau apa yang ada di pikiranku aku memutuskan untuk pergi ke klub malam dengan pakaian terbuka, saat aku ingin pergi sepupuku bertanya namun dengan berani aku minta ijin seakan ini untuk sekali seumur hidup dan diluar dugaan kalau pamanku memperbolehkan aku.
Di klub aku hanya duduk dan langsung minum-minum alkhol datanglah dua cowok yang tak ku kenal " cantik.... kenapa kau disini sendirian " aku tak mempedulikannya dan hanya terus minum.
Vira
aku di chat dengan kakak sepupu Yuna untuk menemani Yuna jalan di klub soalnya jika kakak sepupunya yang turun tangan takutnya menyinggung perasaannya karena dari awal dia sudah memperbolehkannya namun sekarang aku lagi makan bersama Deo aku benar-benar merasa tidak enak terus dia yang mengerti aku dan sabar padaku tapi kali ini benar-benar tidak bisa karena dia benar-benar semangat merencanakan makan malam ini sedangkan Sasra sedang hamil besar oh iya aku punya no Sean apa boleh buat aku akan minta tolong dengan Sean " hallo , ini Sean " "iya hallo, gue Sean kenapa memangnya Vira ?" "gue blh minta tolong ?" "tolong apa ? " " Yuna ke klub, blh tolong lihati dia soalnya dia lagi tidak stabil aku lagi tidak bisa pergi lagi ada acara dengan keluarga Deo tolong Sean " "oke, kirim alamatnya ".
__ADS_1