
Pagi ini rapat yang dijanjikan akan dilaksanakan ' permisi bu, ibu sudah ditunggu di ruang rapat " " baikalah ayo kita pergi " diperjalanan menuju ruag rapat " maaf bu, saya mau memberitahuka pada bagian konsumsi untuk menyiapkan kopi serta cemilan untuk rapat " " iya, saya bisa kesana duluan " saat aku masuk ruangan ' maaf pak saya sedikit terlambat " kata-kataku sedikit terbata-bata saat aku melihatnya dan kami saling bertatapan " iya gak masalah " oh Tuhan bagaimana ini dia ada didepanku, aku ingin keluar dan menghindarinya tapi ini pekerjaan tidak pantas aku mencampuri urusan pekerjaan dengan urusan pribadi " Yuna kau harus dewasa sekarang jangan egois ini demi perusahaan " meneguhkan hati agar terus maju " baiklah pak direktur Sean saya akan menjelaskan " aku duduk tepat disampingnya beberapa saat setelah menjelaskan " bagaimana menurut Direktur Sean " ' bagus dan sangat besar keuntungan dan juga rencananya sangat rasional, mari kita tetapkan kontrak " " baiklah " setelah selesai menyetujui kontrak " karena sudah selesai, saya permisi ada pekerjaan yag harus segera saya selesaikan " namun dia menahanku dengan menggengam pergelangan tanganku " bagaimana kabarmu ? sudah lama kita tidak bertemu " " itu bukan bagian dai kerjasama maupun urusan pekerjaan jadi maaf saya tidak bisa menjawab " dia maju mendekat padaku hingga aku juga terus mundur sampai jatuh kekursi tempat dudukku yang tadi dan dia semakin dekat " jangan menghindar terus, hadapi jika kau ada pertanyaan padaku maka tanyakan aku juga sebaliknya dan aku sangat banyak pertanyaan ke kamu tapi santai ajah kita kan mulai sekarang akan sering bertemu " dia pergi keluar dai ruangan ini sedangkan aku masih terpaku dengan kata-katanya dan sekarang aku hanya sendiri duduk mencoba menormalkan akalku yang sudah tumpul.
Mimpi apa aku tadi malam hingga hai ini hari yang sangat bahagia, akhirnya ...... aku bisa menhirup udara dengan nyaman karena dia sudah datang.
“ kau tau sebenarnya
kita tak dapat
Dipisahkan, waktu
terkadanng sudah
Menghapus jejakmu
namun
Waktu itu juga yag
akan membawah
Dirimu untukku kerena
memang
Tadikmu bersamaku “
Dengan cepat aku
ingin mengkonfirmasi anak Sasra itu anakku atau bukan “ segera batalkan semua pertemuan untuk hari
ini “ “ baik pak “ . Aku pergi ke
Dokter kenalanku dan menceritakan semua keraguanku “ Anda bisa menggunakan tes DNA bisa dengan
kuku aau rambut itu yang sederhana “ hal itu yang terus teriang- iang di otakku jadi
__ADS_1
harus bagaimana “ dan alasan apa yag aku gunakan untuk pergi kerumahnya ?
Hari ini aku sengaja
telat ke kantor karena aku ingin pergi ke vilaku yang kini ditinggali sahabatku
Sasra yang tak sempat aku kabari dan kunjungi sesampainya di Indonesia .
Di vila “tok..... tok...... “ ternyata mbg Ani yang membukanya
pembantuku “ Non Yuna “ dia melihatku
dan menangis langsung memelukku aku
membalas dengan senyuman serta pelukkannya “ apa kabar mbg Ani ? “ “
Non........ akhirnya non datang juga “ “
aku pasti datang, baaimana kabarmu ? “ “
beiringan “ baik, seperti mbg lihat , tidak banyak berubah sama seperti dirumah
“ memperhatikan sekeliling “ Non kenapa
gak ngomong aka pulang ka mbg bisa jemput di bandara “ “ udah lama aku pulang
mbg, sau minggu yang lalu namun karena ada urusan dikantor jadi aku harus
menyelesaikan hal itu dulu, mana Sasra mbg ? “ “ mbg Sasra sedang bekerja jadi aku membatu
menjaga anaknya “ “ kerja ! anak tampa
itu sudah lama ku tinggalkan, bagaimana kabarnya “
“ iya hampir 1 tahun
__ADS_1
dan keadaannya baik non dia sedang tidur “ “ baiklah mbg aku haus kembali ke kantor nanti aku main lagi, salamku
untuk Sasra kalau dia sudah pulang “ “
baik non “.
Saat aku sampai di
kantor “ bu.. anda ada tamu di ruang
tunggu “ “ tamu, tidak ada janji hari ini “ “ memang pak Sean tidak membuat
janji tapi ini penting “ “ baiklah, saya
akan temui dia “ diruagan tunggu “ ada Pak Sean daang kesini bukannya
perjanjian besok “ “ maaf bu Yuna, kebetulan besok ada masalah mendadak jadi
saya gantikan sekarang saya tanya kalau waktu ibu Yuna longgar “ “ tapi anda
tidak boleh seenaknya mengubah waktu perjanjian “ “ sekali lagi maafkan saya
Direktu Yuna sebagai permintaan maaf saya lain kali saya teraktir minum “ “ oke
baiklah tidak usah diperbesar mari kita
mulai “.
Rapatpun selesai
“ Direktur Yuna ayo
pulang bersama ini sudah larut “ “ terimakasih Direktur Sean tapi aku bawah
mobil sendiri “ hahaha... sepertinya memang sangat sulit mendekatinya namun aku
__ADS_1
gak akan menyerah segampang itu jadi maaf aku pasti bisa dapati kamu lagi
sayang.