Kamu Jahat

Kamu Jahat
Jodoh


__ADS_3

Pagi ini rapat yang dijanjikan akan dilaksanakan  ' permisi bu, ibu sudah ditunggu di ruang rapat " " baikalah ayo kita pergi "  diperjalanan menuju ruag rapat " maaf bu, saya mau memberitahuka pada bagian konsumsi untuk menyiapkan kopi serta cemilan untuk rapat " " iya, saya bisa kesana duluan  "  saat aku masuk ruangan  ' maaf pak saya sedikit terlambat "  kata-kataku sedikit terbata-bata saat aku melihatnya dan kami saling bertatapan  " iya gak masalah " oh Tuhan bagaimana ini dia ada didepanku, aku ingin keluar dan menghindarinya tapi ini pekerjaan tidak pantas aku mencampuri urusan pekerjaan dengan urusan pribadi  " Yuna kau harus dewasa sekarang jangan egois ini demi perusahaan "  meneguhkan hati agar terus maju  " baiklah pak direktur Sean saya akan menjelaskan " aku duduk tepat disampingnya beberapa saat setelah menjelaskan  " bagaimana  menurut Direktur Sean "  ' bagus dan sangat besar keuntungan  dan juga rencananya sangat rasional, mari kita tetapkan kontrak  " " baiklah " setelah selesai menyetujui  kontrak  " karena sudah selesai, saya permisi ada pekerjaan yag harus segera saya selesaikan " namun dia menahanku dengan menggengam pergelangan tanganku  " bagaimana kabarmu ? sudah lama kita tidak bertemu "  " itu  bukan bagian dai kerjasama maupun urusan pekerjaan  jadi maaf saya tidak bisa menjawab "  dia maju mendekat padaku  hingga aku juga terus mundur sampai jatuh kekursi  tempat dudukku yang tadi dan dia semakin dekat " jangan menghindar terus,  hadapi jika kau  ada pertanyaan padaku maka tanyakan aku juga sebaliknya dan aku sangat banyak pertanyaan ke kamu tapi santai  ajah kita kan mulai sekarang akan sering  bertemu "  dia pergi keluar dai ruangan ini sedangkan aku masih terpaku dengan  kata-katanya dan sekarang aku hanya sendiri duduk mencoba menormalkan akalku yang sudah tumpul.


Mimpi apa aku tadi malam hingga hai ini  hari yang sangat  bahagia, akhirnya ......   aku bisa menhirup udara dengan nyaman karena dia sudah datang.


“ kau tau sebenarnya


kita tak dapat


Dipisahkan, waktu


terkadanng sudah


Menghapus jejakmu


namun


Waktu itu juga yag


akan membawah


Dirimu untukku kerena


memang


Tadikmu bersamaku “


 


Dengan cepat aku


ingin mengkonfirmasi anak Sasra itu anakku atau bukan  “ segera batalkan semua pertemuan untuk hari


ini  “  “ baik pak “ . Aku pergi  ke


Dokter kenalanku dan menceritakan semua keraguanku  “ Anda bisa menggunakan tes DNA bisa dengan


kuku aau rambut itu yang sederhana  “  hal itu yang terus teriang- iang di otakku jadi

__ADS_1


harus bagaimana “ dan alasan apa yag aku gunakan untuk pergi kerumahnya ?


 


Hari ini aku sengaja


telat ke kantor karena aku ingin pergi ke vilaku yang kini ditinggali sahabatku


Sasra yang tak sempat aku kabari dan kunjungi sesampainya di Indonesia .


Di vila  “tok..... tok...... “   ternyata mbg Ani yang membukanya


pembantuku  “ Non Yuna “ dia melihatku


dan menangis langsung memelukku  aku


membalas dengan senyuman serta pelukkannya  “ apa kabar mbg Ani ? “  “


Non........ akhirnya non datang juga “  “


aku pasti datang, baaimana kabarmu ? “  “


beiringan “ baik, seperti mbg lihat , tidak banyak berubah sama seperti dirumah


“ memperhatikan sekeliling  “ Non kenapa


gak ngomong aka pulang ka mbg bisa jemput di bandara “ “ udah lama aku pulang


mbg, sau minggu yang lalu namun karena ada urusan dikantor jadi aku harus


menyelesaikan hal itu dulu, mana Sasra mbg ? “  “ mbg Sasra sedang bekerja jadi aku membatu


menjaga anaknya “  “ kerja ! anak tampa


itu sudah lama ku tinggalkan, bagaimana kabarnya  “


“ iya hampir 1 tahun

__ADS_1


dan keadaannya baik non dia sedang tidur “  “ baiklah mbg aku haus kembali ke kantor nanti aku main lagi, salamku


untuk Sasra kalau dia sudah pulang “  “


baik non “.


Saat aku sampai di


kantor  “ bu.. anda ada tamu di ruang


tunggu “ “ tamu, tidak ada janji hari ini “ “ memang pak Sean tidak membuat


janji tapi ini penting  “ “ baiklah, saya


akan temui dia “ diruagan tunggu “ ada Pak Sean daang kesini bukannya


perjanjian besok “ “ maaf bu Yuna, kebetulan besok ada masalah mendadak jadi


saya gantikan sekarang saya tanya kalau waktu ibu Yuna longgar “ “ tapi anda


tidak boleh seenaknya mengubah waktu perjanjian “ “ sekali lagi maafkan saya


Direktu Yuna sebagai permintaan maaf saya lain kali saya teraktir minum “ “ oke


baiklah  tidak usah diperbesar mari kita


mulai “.


Rapatpun selesai


 


“ Direktur Yuna ayo


pulang bersama ini sudah larut “ “ terimakasih Direktur Sean tapi aku bawah


mobil sendiri “ hahaha... sepertinya memang sangat sulit mendekatinya namun aku

__ADS_1


gak akan menyerah segampang itu jadi maaf aku pasti bisa dapati kamu lagi


sayang.


__ADS_2