Kamu Jahat

Kamu Jahat
Terus terlibat


__ADS_3

" pak ada masalah " dikantor Alvaro " masalah apa? " " model rancangan untuk mempromosikan rancangan kita mengalami kecelakaan " "apa...? kecelakaan lalu bagaimana pemotretan kita " "kita harus cari model baru " " bawah semua berkasnya kesini "


beberapa saat setelah mempelajari dokumen tentang program " panggilkan nona Sasra ke ruangan saya ".


Beberapa saat kemudian


" tok.... tok.... "


Dengan hati bertanya-tanya kenapa dia memanggilku perlahan aku mengetok pintu ruangan yang tertulis Direktur Alvaro " silakan masuk " suara dari dalam ruangan, aku membuka pintu dan jalan perlahan " silakan duduk " kata itu yang dia ucapakan saat aku sudah sampai dihadapanya " ada apa iya pak, saya tadi disuruh kesini " " iya benar, saya yang memanggil kamu, begini nona Sasra perusahan kami sedang ada masalah sangat genting model dalam pameran produk perusahaan mengalami kecelakaan jadi saya sebagai direktur perusahaan ini meminta tolong padamu " " minta tolong apa pak direktur ?" jawabku dengan sopan" mau kah nona Sasra menjadi model perusahaan kami ? " aku sangat terkejut apa ini? kenapa dia mau aku jadi modelnya? " sepertinya bapak salah memilih saya, sama sekali saya tidak perna kerja sebagai model " "saya tau tapi secara proporsinya ukuran serta tipe model itu kau memenuhinya semua syaratnya, saya tau ini pekerjaan yang berat apa lagi anda belum perna menjadi model tapi ini benar-benar keadaan darurat, saya akan membayarmu dengan gaji yang besar " "apakah hal ini akan menimbulkan masalah yang besar pak Direktur " "iya perusahaan akan mengalami kerugian besar sebagai gantinya untuk memulikan perekonomian perusahaan beberapa karyawan akan di PHK " " sebesar itukah akibat kegagalan rancangan ini " "iya karena iya proyek yang besar".


Di luar ruangan perasaanku sangatlah bergejola aku bingung harus mengambil tindakan aku ingin menjauhinya namun kenapa terjadi hal yang seperti ini .


Aku mengingat apa yang aku jawab waktu di dalam tadi " biarkan saya memikirkannya pak, besok saya akan beri keputusan saya akan menerima tawaran bapak atau tidak " "baiklah, saya menunggu jawabanmu saya harap keputusan anda tidak mengecewakan perusahaan ".


Jika aku ambil tawaran itu rencanaku untuk menjauh darinya sia-sia apalagi bila bibiknya tau aku ada sini, Allah apa rencanamu padaku tapi bila aku tak menerimanya perusahaan yang di bangun oleh orang tuanya akan mengalami masalah besar aku tak mau melihat dia menangis begitu perustasi sama saat dia kalah pertandingan itu.


Flasback


" Sasra kau tau rasanya penuh sekali didalam hatiku saat semua hal buruk menimpahku tak ada rumah yang ku tujuh, tak ada seseorang yang menjadi tempatku berlindung " dia menangis dengan sangat deras di pelukanku " tapi kau tau saat ada kau disini kau adalah rumah, seseorang itu yang sangat aku butuhkan walaupun tubuhmu pendek, tanganmu tak sebesar tanganku tapi aku merasa aman bila bersamamu " memelukku dan menggenggam tanganku " kau saat sedih begini masih saja mengejek orang, lihat saja orang yang kau katakan pendek ini akan melindungimu apapun yang terjadi, ada sesuatu yang tak bisa kau lakukan tapi bisa kulakukan " menepuk punggung pelan agar dia tenang. Itu ke 6 kali kegagalan dan ini baru salah satu kegagalan yang baru pertama kali aku tau saat menjadi kekasihnya bagaimana dia mengahadapi kegagalan- kegagalan yang lain pasti dengan sendiri penuh dengan kesepian ternyata cowok jahil ini begitu rapuh.



Sore itu saat mau jam pulang tekatku sudah bulat aku akan melindunginya apalagi perusahan ini peninggalan orang tuanya " tok.... tok... " "silakan masuk " aku masuk dan berjalan hingga sampai di hadapannya " Silakan duduk " namun aku tak duduk " ada apa nona Sasra? " " pak saya bersedia " kami terdiam beberapa detik " cepat sekali anda mengambil keputusan, tidak sampai hari esok " "iya, tawaran ini sangat menguntungkan dan aku sangat membutuhkan uang " "oke, ini berkas-berkas tentang pemotretan disitu sudah lengkap, besok kamu sudah bisa kerja dan besok kita akan menandatangani kontrak gaji " "baik pak, terimakasih permisi " .


Astaga apa yang aku katakan ... karena uang ahhh... aku gak tau aku sangat menyesal namun waktu tak bisa di putar balik terserahlah dia menganggap aku cewek mata uang atau apapun itu.

__ADS_1


Alvaro


Aku sangat terkejut sore itu dia datang ke ruanganku dan mengatakan kalau dia mau jadi modelku. Aku sangat mengerti kau Sasra seberapa kuatnya tekatmu akan menjauh dariku kau tak akan korbankan orang lain makanya aku sengaja berkata kerugian sangat besar sampai-sampai orang lain akan di PHK padahal ini kan perusahan besar, semuanya itu diatur bila terjadi kegagalan pasti sudah disiapkan.


Tapi ini memang manjurkan tak sampai sehari tapi dia tadi katakan kalau dia butuh uang, apakah ada masalah sampai dia katakan butuh uang.


Sasra


Ke esokan harinya aku mulai bekerja sebagai model aku sangat kaku untung para tim kru membimbingku dengan sabar.


" pak ini hasil fotonya "





" kau benar, apa perlu kita mengganti temanya agar lebih bersahabat dan menyenangkan " " bisa kita coba pak " "oke untuk sekarang istirahat saja dulu " "baik pak ".


" semuanya kita pending dulu untuk istirahat "


semuanya pergi memencar ada yang makan dan ada yang pergi ke urusannya masing-masing.


" bagaimana pemotretannya... sulit iya " Alvaro bertanya padaku " sulit pak, tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin " "lebih baik kau jadi dirimu sendiri yang tersenyum tulus jangan terlalu ikut arahan, kau yang dulu terlihat sangat menyenangkan " dia pergi meninggalkanku.

__ADS_1


Menjadi diriku sendiri aku saja sudah lupa bagaimana tersenyum penuh bahagia saat senyumku tak lagi penting yang terpenting adalah pangeran buah hatiku.


Pemotretan di mulai



Ketua kru itu sedang mendiskusikan hasil pemoteretan hari ini " saya melihat foto ini bagus namun masih kurang ceria terlihat dewasa ini belum sempurna " "lalu bagaimana saranmu " "mungkin mood nona Sasra belumlah terkendalikan apalagi dia bukanlah profesi sebagai model saya menganggap wajar mungkin kita harus melanjutkan besok saja " "baiklah pemoteretan kita lanjutkan besok " .


Aku tak sengaja mendengar diskusi itu aku merasa bersalah bila pemoteretan ini tidak berjalan baik, jangan sampai aku tak bisa membantunya.


" Nona Sasra pemoteretan untuk hari ini sampai disini saja besok akan dilanjutkan "


salah satu bagian kru pemoteretan


" baik pak, terimakasih pak ".


Aku pulang lebih awal aku merasa senang karena aku bisa bertemu dengan Pangeran lebih cepat dari sebelumnya.


" Non Sasra pulang lebih awal "


" iya bik, beruntung bisa lebih ada waktu untuk Pangeran "


" oh iya non tadi non Yuna datang kesini mencari non "aku terkejut sekaligus sangat senang sahabatku akhirnya pulang " dimana Yuna sekarang " " kantor non " " aku akan siap-siapa bik, aku akan kesana ".


Selamat membaca. Jangan lupa like, comen dan vote. Salam dari Penulis Ulung03❤❤.

__ADS_1


__ADS_2