Kamu Jahat

Kamu Jahat
kembali ke tanah kelahiran


__ADS_3

Satu minggu sudah berlalu akhirnya kakiku bisa menginjakan negara tercinta ini sekarang tepatnya di bandara Soekarno Hatta Jakarta. Aku berjalan menujuh keluar ada seseorang yang menghampiriku "benar ini nona Yuna " "iya saya sendiri, ada apa? " "saya sopir yang di suruh pak Lian untuk menjemput nona " "oh, oke tapi bisa saya yang menggunakan mobilnya kamu naik taksi nanti aku kasih tahu kak Lian, ini uang taksinya " aku menyodorkan sejumlah uang "tapi nona nanti bapak marah dengan saya " "saya yang akan tanggung jawab katakan saja saya pinjam mobilnya ke suatu tempat " "baik nona ".


saat pertama kali aku datang kesini tujuanku adalah makam Juna yang ternyata satu tempat dengan makam ibuku sebelum sampai aku berhenti di tokoh bunga membeli 2 buah buket bunga lalu langsung pergi ke tempat itu.


Perlahan ku langkahkan kakiku menyusuri kuburan-kuburan mencari batu nisan yang tertulis nama Juna kini tepat di hadapanku nisan yang bertulis nama Juna " udah lama kita gak ketemu butuh perjuangan menemukanmu ini bunga mawar putih sedikit buah tanganku " air mataku menetes dengan deras " aku udah ingat semuanya Jun, aku kesini berterimakasih atas semua yang kau lakukan jika bukan karenamu aku tak akan bisa bendiri disini tapi karenamu juga aku jadi begini aku gak tau harus membencimu atau harus melupakan ini tapi kenapa kau begitu pengecut hingga memilih jalan ini seharusnya kau pergi menemaniku walau bagaimanapun kau adalah orang yang aku cintai dulu hingga sampai orang itu datang namamu yang mengganjal hatiku yang sebenarnya aku gak tau kau siapa tapi semuanya percuma inilah jalan yang kau pilih sekali lagi terimakasih atas rasa sayang dan semuanya yang telah kau berikan padaku oh iya kau harus berkenalan dengan ibuku kalian satu tempat loh iya udah gue pulang dulu iya tenang ya loe disana ".


Setelah berkunjung di makam Juna aku pergi ke makam Ibuku yang tak jauh dari tempat Juna tadi " Mama,,,, maaf baru bisa berkunjung mama harus tau aku sekarang sudah dewasa, lihat anak gadis mama cantikkan mama yang tenang disana aku disini kuat kok semuanya bisa aku hadapi dan sampai sekarang aku sehat-sehat jangan lupa ma temani papa mungkin kalian sudah bersama iya, tunggu aku nanti bila waktunya kita akan berkumpul bersama juga ada yang harus aku selesaikan termaksud perusahaan papa, Yuna pulang dulu mama " aku meletakan bingkisan bunga dan melantunkan doa berharap dengan doa ini kalian bisa tenang .

__ADS_1



Di tempat berbeda


rapat antar perusahan besar dimulai untuk memperluas pemasaran dan kerjasama antar perusahaan " Alvaro ternyata kau pemilik perusahaan Astra Internasional ini " "iya,, sudah lama tidak bertemu. apa kabarmu dan wow ternyata kau juga mempunyai perusahaan yang besar seperti perusahaan Acset Indonusa ini " " baik, oh iya bagaimana kau sudah menikah " "haha.... belum, kalau kau " "belum juga " "sudahlah ayo kita keruang rapat " saat aku memasuki ruang rapat itu hal yang membuat aku terkejut ada suami Sasra yang termaksud direktur perusahaan yang besar dan sekarang dia ada dihadapanku " hallo " "hallo, iya " " saya tidak menyangka bertemu suami karyawan saya dan ternyata dia salah satu direktur disini " "maafkan saya tapi masalah diluar perkerjaan tolong di kesampingkan nanti kita bahas mari kita mulai rapatnya " semuanya kembali kondusip dan duduk di tempat yang disediakan.


" Sorry tadi gak bisa jemput, ini baru selesai rapat, aku sudah dengar dari sopir kalau mobilnya kamu bawah " aku chat Yuna " gak papa, santai ajah kakak dan gue tadi pinjam sebentar mobilmu ada urusan " "okeoke gak masalah, sekarang loe dimana? " " gue dijalan OTW ke kantor " "bukannya loe istirahat ajah dulu, besok baru ke kantor " "gak papa kakak, aku harus pelajari semuanya lebih cepat memulai lebih baik kan " "oke terserah kamulah tapi ingat jaga kesehatanmu " "siap kak ".

__ADS_1



Sesampainya di kantor


" waw.... penampilanmu sudah sangat berbeda kak " " kau sudah datang.... haha.. sekarang kau masuk tanpa mengetok pintu iya " aku memeluk adek sepupuku yang perna hampir melupakan jati dirinya kini dia terlihat baik-baik saja aku ikut senang melihat dia seperti ini "ayo kita makan dulu, nanti aku suruh sekertarisku menyiapkan semua materi, proyek yang kamu pelajari untuk satu minggu kedepan " "tapi aku lagi diet kak " "kau sudah sangat kurus begini, apanya yang mau di dietkan ayo makan " aku menarik tangannya dan mengajaknya makan di kantin perusahaan.


di kantin perusahaan

__ADS_1


" apa rencana mu setelah selesai pekerjaan ini? " " kembali ke tempatku dan melanjutkan hobby-hobby yang sudah berantakan karena menggantikanmu " "maafkanku kak " "iya... iya aku maafkan yang penting kau sudah baikan dan kembali ke Yuna biasanya ".


__ADS_2