
"Aku pulang,"
Sera terlihat lelah berjalan, namun saat Sera sedang duduk disofa baru sambil memainkan ponselnya, Julian datang dengan wajah khawatir,
"Sera, kamu darimana saja?? Sore-sore kayak gini ngilang, aku terkejut sekali. Aku bertanya ke Bi Ratna dan Iwak* Padmi, katanya ngak tau, kamu gak bawa HP lagi, aku jadi khawatir," Julian
*Iwak : sebutan/panggilan paman dan bibi di Bali(Spesifik Kakak dari Orang Tua)
"Aku hanya beli makanan di warung, lihat, aku belikan mie ayam geprek untukmu juga," Sera
Julian menghela nafas, "Ahhhh, kamu membuatku sungguh khawatir Sera,"
Julian memeriksa apa yang dibeli Sera,
"Apa ini cola?? Kamu minum cola sama makan mie?? Kan bahaya Sera," Julian menasehati
"Jika kau gak mau ya gak usah," Sera marah
Sera mengambil plastik belanjaan dan pergi ke dapur, Julian pun menjadi merasa bersalah,
"Sera marah," Bathin Julian sadar.
.
Setelah mie buatan Sera matang, Sera menaruh mie bagian Julian di depan Julian yang sedang duduk di ranjang bagiannya,
"Makanlah," Sera
Julian menatap Sera yang menyalakan tv sambil memegang piring mie dan kantong belanjaannya sebelum akhirnya duduk di ranjang dan memainkan ponselnya.
Julian mengambil piring berisi mie itu dan memakannya, setelah mie bagian Julian habis, Julian melihat mie goreng ayam geprek Sera masih utuh tak tersentuh.
"Sera, kenapa kamu gak makan punyamu??" Julian
"Nunggu dingin, aku gak suka makanan panas," Sera
"Tapi nanti ngembang??" Julian
"Aku sudah bilang aku gak suka makanan panas," Sera
Julian menunduk dan kembali menyadari jika dirinya telah membuat Sera kesal.
Julian pun mengambil piring Sera dan meniup-niup mie bagian Sera, Julian memegang bagian bawah piring dan merasakan mie sudah benar-benar sedikit dingin,
"Sudah gak panas nih, ayo A," Julian
__ADS_1
"Ngak usah, aku mau makan sendiri," Sera
Sera menaruh ponselnya dan memakan mienya, Julian tersenyum melihat Sera makan dengan lahap, namun Julian tiba-tiba kepikiran perkataan teman-temannya tadi,
"Aku harus melakukan sesuatu supaya Sera bisa makan makanan sehat setiap harinya," Bathin Julian.
.
"Makanan sehat untuk Sera ya,"
Julian mengangguk walau tak ada orang lain disana karena Julian sedang menelepon Rini di luar rumah agar tidak ketahuan Sera.
"Iya Kak, aku baru sadar jika Sera sering makan mie dan cola. Menurut riset disekolahku, manusia gak akan bisa hidup lama jika hanya makan dan minum itu, Sera beruntung bisa bertahan lama," Julian
"Hmmm, menurut Kakak sih, yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan bahan makanannya, jika tidak, Sera pasti mengatakan " Gak ada sayur, gimana mau makan makanan sehat, selalu ayam-sambal-ayam-sambal", kayak gitu pasti dia ngedumbel lalu marah deh sambil banting pintu, udah kebiasaan sejak sifat Tante Ayu* berubah," Jelas Rini lewat telepon
*Ibu tiri Sera
"Walau memang hanya ada itu aja sih terus. Kakak sudah bilang jika Sera gak bisa naik motor, jadi dia gak bisa pergi jauh sendiri, warung di dekat sana juga biasanya hanya ada ayam mentah," Tambah Rini
"Apakah makanan kesukaan Sera adalah junk food?? Kayak pizza, spaghetti, dan burger," Julian
"Iya, roti croissant dan sandwich juga sangat Sera sukai. Makanan kampung kayak sate, bakso, mie ayam, dan ayam krispi juga kesukaan Sera. Kalau ditanya kesukaan mah sebenarnya banyak betul yang Sera sukai, tergantung keinginannya, jika dia mau mie pedes geprek maka hanya mie pedas aja, yang goreng biasa bahkan yang korean juga gak akan disentuh, kecuali jika lapar banget sama lagi kantong kering, baru apa aja yang ada itu dimakan," Rini
Julian mencatat dengan cepat makanan kesukaan Sera,
"Jadi makanannya harus dirias semenarik mungkin serta beraroma wangi dan juga bentuk yang sesuai??" Julian memastikan
"Iya. Susah juga ya buat makanan si Sera," Rini
"Ngak juga kok. Kalau minuman kesukaan Sera??" Julian
"Ah itu, yang kutau, Sera selalu pesan jus mangga dan alpukat setiap diajak ke restoran," Rini
"Kemarin juga jus mangga," Bathin Julian dan mengingat saat mereka makan diluar untuk pertama kali
"Milkshake coklat juga kesukaan Sera dan lemon tea," Sambung Rini
"Dari segi minuman, Sera selalu minum minuman sehat, tapi keseringan cola. Baiklah Kak, sisanya aku sudah mengerti, aku akan membuat Sera makan makanan sehat dengan menggunakan makanan dan minuman sehat," Julian
"Tapi Julian, Kakak sarankan kamu hanya membelikan sayuran aja atau ajak Sera ke pasar, karena hanya Tuhan dan Sera aja yang tau apa yang Sera ingin makan hari itu, jika kamu membuat makanan macam-macam, malah kamu yang di marahi nanti. Sera itu ciri khas orang yang mentingin diri sendiri daripada orang lain," Rini menyarankan
"Baiklah Kak, aku mengerti, aku akan tutup teleponnya, dah Kak,"
Julian menutup teleponnya dan melihat catatan di memo kecilnya,
__ADS_1
"Hm, waktunya mengubah pola makan Sera," Bathin Julian.
.
.
.
Kebesokan harinya, Sera hanya diantar sampai gerbang lagi, Sera tak mempermasalahkan itu, Sera seperti biasa tidur di Kelas dan membantu jika ada yang ia bisa lakukan. Namun saat para anak cewek ingin istirahat dan membeli bakso, kelas pun sepi dan tersisa beberapa anak cowok.
Tiba-tiba, Julian datang ke kelas Sera dan tak menemukan Sera disana,
"Permisi, dimana Sera ya??" Tanya Julian setelah mengetuk pintu kelas Sera
"Sera tadi pergi ke dagang bakso, dagangnya dibelakang kelas," Ujar Yogi
"Oh baiklah, thanks," Julian
Julian pergi, sampai di dagang bakso, Julian melihat Sera mengantri memesan bakso,
"Sera, ternyata kamu disini, aku mencarimu," Julian
"Aku lapar. Hmm, kau mau pesan bakso juga??" Tawar Sera
"Boleh, aku juga belum sarapan, pesankan sama kayak punyamu aja, sambal dikit aja," Julian
"Baiklah, aku akan makan dikelas, kau tunggu saja disini, aku akan berikan baksonya," Sera
"Baik," Julian
Julian menatap lekat Sera selama menunggu pesanan.
.
Saat pesanan tiba, mereka membawa bakso masing-masing, namun tidak dengan Sera yang mangkoknya dibawakan Julian dan Sera hanya memegang gelas es teh.
Dan karena dekat, teman-teman Sera membuka jendela dan menaruh bakso-bakso mereka disana dengan hati-hati supaya tidak jatuh,
"Hei, baksonya tidak panas kah?? Kalau panas bareng aja taruh di jendela," Sera
Julian menggeleng, "Tidak panas kok. kamu tau, di sekolahku ada pelatihan terapi bara api, jadi mangkok bakso ini tidak ada apa-apanya," Julian
"Oh, baiklah," Sera
Sampai di kelas, Julian duduk di bangku Sera, dan Sera duduk di bangku teman sebangkunya, Julian pun makan dengan rapih sedangkan Sera agak berantakan,
__ADS_1
Setelah selesai makan dan mengembalikan mangkok, Julian mengajak Sera pulang lebih awal karena Tim Pengawas YGS akan melakukan test pada semua Murid, Julian yang bisa melanggar aturan pun membawa Sera pergi.