
Di ruangan Sera, Sera memilih kabur dari pengawasan para pengawal, Sera berjalan-jalan dan menemukan makanan yang Sera lihat enak,
"Perutku full, tapi ini terlihat lezat," Bathin Sera
Sera pun tetap mengambil makanan itu,
"Hai, kamu udah baikan??"
Sera melihat ke samping dan melihat seorang pria muda yang tampan,
"Aku Alvaro, aku yang menyelamatkanmu tadi," Alvaro
"Ah, aku- namaku Sera, terima kasih untuk yang tadi," Sera
"Ya, gak masalah, kita walau gak sedarah sama sekali, aku tetap Kakak Sepupumu," Alvaro
Alvaro tersenyum, dan mengambil beberapa makanan dan satu minuman,
"Sepertinya pertunjukan sudah akan dimulai, bagaimana jika kita makan bersama di sana sambil melihat Si bocah tengik itu. Kamu pasti tidak bisa kembali ke ruangan karena lupa dimana ruanganmu," Alvaro
Sera tersadar karena terlalu jauh berjalan bahkan sampai turun menggunakan lift,
"Ayo ikut aku," Alvaro
Sera mengangguk dan mengikuti Alvaro.
Sera dan Alvaro pun makan bersama di kamar Alvaro dengan layar proyektor yang menampilkan pertunjukan di ruang utama,
"Si Bocah tengik itu memang multitalenta, andai dia gak terlalu pemarah, dia terkadang terlalu egois dan harus mendapatkan apa yang ia inginkan," Alvaro
Sera yang pemalu hanya diam saja, Alvaro menatap Sera dan tersenyum,
"Bocah tengik itu cukup susah dikendalikan, karena itu untuk kedepannya aku mengandalkanmu untuk mengendalikan Sepupu Angkatku itu ya," Alvaro
Sera mengangguk.
.
.
.
__ADS_1
Setelah acara selesai, Julian merasa aneh karena tidak ada pembicaraan sama sekali dari ruangan Sera, Julian yang tau jika Sera pasti akan bicara sendiri jika sendirian tidak mendengar suara Sera sama sekali,
"Guys, gue mau cek Sera dulu ya," Julian
Julian pun pergi.
Namun saat Julian sampai di depan pintu, Julian melihat Sera dalam keadaan tertidur sedang bersama Alvaro,
"Lo ngapain disini??" Julian
"Sera tadi berjalan-jalan sendirian, jadi gue temani sebentar di kamar gue, tapi Sera malah ketiduran, jadi gue terpaksa membawa Sera kesini, dan baru aja Sera tertidur nyenyak. Bersyukurlah karena gue yang menemani Sera, kalau orang jahat, Sera bisa dalam bahaya lagi," Jelas Alvaro
Julian mendekat ke Sera dan menutupi bagian atas Sera dengan jas karena bagian bawahnya sudah ada jas Alvaro yang menutupi,
"Bibi Dyana memang yang terbaik, Bibi bisa membuat gaun yang bisa membuat Sera yang gemuk terlihat sexy," Alvaro
"Lo sebaiknya diem dan pergilah, gue yang akan menemani Sera, jas lo akan gue minta Pak Jo bawa ke binatu sebelum mengembalikan ke elo," Julian
"Hm baiklah, gue juga harus balik ke perusahaan," Alvaro
Saat Alvaro akan pergi,
"Gue bukan pengecut yang menjadikan cewek sebagai umpan atau tameng, lagipula bertarung sehat itu lebih menyenangkan," Alvaro
"Ya, gue setuju," Julian
Alvaro pun pergi, sedangkan Julian terduduk di bawah sofa sebelah Sera dan menatap Sera dengan lembut,
"Aku janji yang terjadi hari ini tidak akan terjadi lagi, Kakak," Lirih Julian
Julian pun tertidur dalam posisi itu sambil memegang tangan Sera.
Tak lama, teman-teman Julian datang dan melihat Kakak-Adik yang terlihat mesra itu,
“Hei guys, mereka terlihat serasi gak sih?? Andai mereka bukan adik-Kakak pasti mereka udah Bunga dan Satria,” Vino
“Iya juga ya, persis malah, Si Tampan multitalenta dan Si Gendut Pemalu, bedanya hanya di sifat kedua prianya aja, satu bulan malam hari, yang satu matahari terik,” Reina
“Aihhh, berpikir positif aja anjim, mereka adalah saudara dan selamanya tetap saudara,” Dion.
.
__ADS_1
.
.
Kebesokan harinya...
Julian merasa bingung karena Sera sedaritadi hanya mondar-mandir di ruang tamu.
Sedangkan Julian sendiri hanya duduk di sofa, sibuk dengan ponselnya,
"Sera, kenapa kamu mondar-mandir?? Kamu bosan?? Julian
"Huh, tentu saja, aku kira kita akan naik pesawat pagi, tapi ternyata malam, kita sih bisa tengah malam sampai rumah," Sera cemberut
"Mau digimanain lagi, kita hanya mendapatkan tiket itu saja. Gimana jika kita ke Sekolahku?? Walau aku sekarang hanya alumni, aku masih diperbolehkan untuk keluar-masuk dengan bebas di YGS," Julian
Sera duduk di sebelah Julian,
"Ngak ah, aku masih lelah, aku gak mau kemana-mana lagi," Sera
"Ciyuss nih?? Aku dengar jika salah satu member dari Boygroup Korea yang akan debut sedang bersekolah di YGS, kamu serius gak mau ketemu?? Aku bisa aja memaksa dia memberikan banyak spoiler untukmu," Julian
"Boygrup itu?? Sungguh??" Sera
"Iya, dia masih kelas 1 baru, mungkin dia masih di ospek," Julian
"Hmmmm memangnya boleh?? Kau memang mantan murid, tapi aku kan gak tau apapun," Sera
"Selama ada didalam ruang lingkup kekuasaanku, tentu saja. Lagipula, YGS itu merakyat, pintu gerbang selalu terbuka untuk masyarakat," Julian
"Ehh???" Sera bingung
"Jika kamu mau tau, ayo ikut aku, aku akan menjelaskannya selama di jalan," Julian
"Hmmm boleh deh," Sera
"Kalau gitu, ayo bersiap," Julian
"Baiklah," Sera
Sera pun pergi bersiap dikamar.
__ADS_1