Kembar Tak Serupa

Kembar Tak Serupa
55. 3 Tahun Kemudian


__ADS_3

Sore harinya...


Alan baru pulang dari kampus setelah mengikuti ukm, Alan masuk ke kamarnya dan tak melihat Sera, Alan mencoba mencari ke dapur dan halaman belakang namun tak menemukan Sera.


Alan pun menemui Julian yang berada di ruang kerja,


"Oi, kau gak lihat Sera?? Aku mencarinya tapi gak ketemu, di toilet sekalipun juga gak ada, sepertinya Sera ke luar rumah," Alan


"Apa?? Jika Sera pergi ke luar seharusnya ada seseorang yang memberitauku," Julian


Alan menggeleng, "Tidak, di luar sangat sepi, tapi setelah aku cek sekeliling rumah, semuanya ada dikamar adik nakalmu itu,"


"Berarti Sera gak ada di rumah. Dimana Sera??" Julian panik


"Ya mana kutau, aku baru pulang dari kampus, coba cek cctv, kali aja ketemu," Alan


Julian membuka laptopnya dan melihat hasil rekaman, Julian juga melihat jika Arina mengotori makanan Sera dan juga pertengkarannya dengan Sera.


Julian juga melihat jika Sera sempat ke ruang kerja tepat saat Julian video call dengan Alvaro dan pada saat itu juga Sera pergi ke luar rumah bahkan Sera tak membawa apapun kecuali dirinya sendiri.


Alan pun setengah mengerti dan setengah bingung,


"Jadi tadi pagi ada masalah?? Lalu kau tidak ada dipihak Sera dan Sera marah lalu pergi, ya ampun, kau pasti tidak akan mendapatkan maaf dari Sera. Dan karena gak ada Sera, aku juga akan pergi dari rumah ini, aku memakai kartu atm yang pernah kau beri untuk hidupku di kost ya, adios," Alan


Alan pergi, Julian tak memedulikan Alan, Julian merasa bersalah karena Sera pergi.


Julian mencoba menghubungi Sera namun ponsel Sera ternyata ada dikamar Sera setelah Julian mencoba mencari petunjuk di kamar Sera, Julian mencoba nomor yang lain namun hasilnya tetap NIHIL Julian mencoba mencari di luar, namun juga tak menemukan Sera.


.


.


.


Senin harinya, Julian menemukan Sera di Kelas, Julian sangat senang karena Sera berkuliah seperti biasa. Saat pulang kuliah, Julian mencegat Sera sebelum Sera pergi,


"Sera, kemana aja kamu 2 hari ini, aku sangat khawatir, tapi syukurlah kamu baik-baik saja," Julian


Sera terdiam,


"Kamu pulang ya ke rumah, rumah serasa kosong tanpamu. Si Alan juga ngekost karena kamu gak ada dirumah," Julian


Sera kembali diam dan pergi tanpa memperdulikan Julian, teman-teman Julian dan Sera menjadi bingung dengan kedua orang yang katanya saudara itu.


Julian sendiri merasa sedih karena Sera mendiaminya bahkan tidak menganggap Julian ada.


Julian mencoba mengikuti Sera setiap hari karena ingin tau Sera tinggal dimana, namun Sera dengan cepat menghilang dari pandangannya.


.


.


.


3 tahun berlalu...


Julian merasa frustasi karena Sera tidak mau bicara dengannya di luar Tugas Kelompok dan kebutuhan Kuliah lainnya. Setelah lulus dengan gelar S.Pd, Julian pun masih tak bisa menemukan keberadaan Sera, karena Sera yang anti sosial membuat tidak ada yang tau keberadaan Sera.


Tiba-tiba suatu hari, Julian baru saja pulang kantor, seorang pria datang,


"Permisi, apa Sera ada dirumah??"


Julian memicingkan matanya dan melihat cowok yang sempat ia kenal,


"Kau- Yohan??" Julian

__ADS_1


"Benar, apa Sera ada dirumah?? Aku sangat ingin bertemu Sera," Yohan


"Untuk apa kau ingin bertemu Sera?? Belum cukup kau mengecewakan Sera beberapa tahun lalu?? Beraninya kau menggunakan Sera sebagai taruhan konyolmu itu," Julian


"Ba-Bagaimana kau tau?? Dan siapa kau??" Yohan


"Aku adalah- Aku adalah adik kembar Sera. Sebaiknya kau pergi dari sini, mendengar namamu saja sudah membuatku kesal," Julian


"Aku sungguh-sungguh ingin minta maaf kepada Sera, setelah kejadian itu aku benar-benar jatuh cinta pada Sera, sekarang aku ngak mau melepaskan Sera lagi," Yohan


Julian bertambah kesal, "Ck, aku gak peduli, kau kira kau bisa mendapatkan kesempatan kedua hah?? Cepat pergi dari rumahku," Julian marah


Julian masuk ke rumah dan menutup pintu. Yohan menunduk dan pergi dari rumah Julian.


.


.


.


Disisi lain, Sera sedang tertidur dipelukan seseorang,


"Sera, sepertinya ini saat yang tepat, kita harus mengurus pernikahan kita,"


"Kau yakin dengan pernikahan ini, Sean??" Sera


"Tentu saja,"


Pria bernama Sean itu tersenyum dan memeluk Sera lebih erat,


"Aku hanya menginginkan dirimu saja Sera," Sean


"Sungguh?? Bukannya kau ingin membalas dendam pada adik kembarku??" Sera


"Ya, sekali mendayung 2-3 pulau terlampaui, aku mendapatkanmu dan juga membalas dendam. Aku beruntung karena wajahku bisa diperbaiki secepatnya setelah operasi plastik, atau aku tidak akan pernah bisa melihat cermin lagi," Sean


Sean mencubit lembut pipi Sera,


"Supaya kamu menyukaiku, aku harus mempunyai wajah yang tampan kan, sekarang aku udah tampan sekali kan??" Sean


"Ya mungkin aja, aku tidak ingat wajahmu dulu, tapi kau sekarang memang benar-benar tampan Sean," Sera


Mereka lanjut mengobrol.


.


.


.


Keesokannya, Julian sedang mengerjakan tugas kantornya diruang tengah sambil menjaga kedua adiknya.


Hingga seseorang datang dan mengetuk pintu yang otomatis Julian akan buka, setelah pintu terbuka, Julian sangat terkejut melihat wanita yang pernah mengisi kekosongan hatinya.


"Julian,"


Wanita itu langsung memeluk Julian, wanita itu menangis dipelukan Julian,


"Aku sangat merindukanmu Lian,"


"Gladis," Lirih Julian


Julian membalas pelukan Gladis dan memeluk Gladis sangat erat,


"Aku juga merindukanmu Gladis, aku senang kamu kembali," Julian

__ADS_1


Kedua adik Julian datang,


"Kak Gladis?? Kak Gladis sudah kembali," Sorak Arina


Julian melepaskan pelukannya dan Gladis mengusap air matanya sambil mengangguk,


"Syukurlah, Kak Lian kali ini jangan biarkan Kak Gladis pergi lagi," Arina


Julian mengangguk, "Iya, kamu benar Arin," Julian


Mereka pun masuk kedalam dan Gladis mulai menceritakan hal sedih jika sejak kejadian dulu, Gladis di kurung di dalam Mansion dan tak boleh keluar yang menjadi alasan Julian tak dapat menemukan Gladis.


.


.


.


Hari berlalu, Julian memutuskan menikahi Gladis, Julian pun pergi ke rumah Suta untuk memperkenalkan Gladis.


Tapi tak disangka, Julian bertemu dengan Sera yang ia cari-cari selama 1 tahun setelah lulus Kuliah setahun yang lalu, Julian juga melihat seorang pria asing yang bersamanya,


"Sera," Bathin Julian


"Ahh kebetulan sekali kamu datang Julian, Ayah dan Sera baru saja membicarakan hal penting," Suta


"Hal penting??" Julian membeo


Julian dan Gladis duduk di depan Sera dan pria asing itu(Sean),


"Begini, Julian, ini adalah Sean, Calon Suami Sera. Dan Sean, ini adalah adik kembar Sera, namanya Julian, dan yang ini-" Suta


"Namaku Gladis Om," Gladis


"Oho, apa dia calon istri adik iparku, ya Julian??" Ujar Sean dengan senyuman dibibirnya


"Iya," Lirih Julian


"Kalian benar-benar kembar ya, Sera-Julian, baru aja Sera minta restu untuk pernikahannya dan Sean, sekarang malah adik kembarnya membawa wanita untuk dinikahi," Suta


"Sekalian aja dengan double wedding, gimana?? Bisa irit biaya juga," Ayu


"Ngak Tan, aku dan Sera ingin pernikahan sendiri, aku tidak terlalu miskin untuk membuat acara mewah sekalipun dengan uangku sendiri," Tolak Sean


"Dan juga memang sebaiknya kita mencari 2 hari bagus untuk hari pernikahan, Ayah akan meminta teman Ayah untuk mengecek tanggal baik. Tapi yang pasti, Ayah merestui pernikahan kalian. Sean, jaga Sera, karena Sera adalah putri bungsuku. Dan Julian, kau melihat sendiri sifat asli Prayoga, jangan seperti Prayoga pada istrimu," Suta


"Baik Ayah. Ayah tenang aja, aku akan menjaga Sera," Sean


"Ayah, kalau begitu kami harus pergi," Sera


"Sera, kamu melupakan sesuatu??" Sean mengingatkan


"Ah itu- baiklah," Sera


Sera mengeluarkan sebuah map,


"Ayah, aku sudah hamil 5 minggu, jadi kuharap Ayah mendahulukan pernikahan aku dan Sean," Sera


Semuanya terkejut tak percaya,


"Ahhh Ayah sudah menyangka, baiklah Sera, Ayah akan mencarikan hari baik untukmu dan Sean terlebih dahulu," Suta


"Baiklah," Sera


Sera dan Sean pun pergi.

__ADS_1


__ADS_2