
2 minggu kemudian, odalan besar pun dilaksanakan di salah satu Pura di Banjar Sera yaitu di Pura Dalem yang akan diadakan selama beberapa hari dengan puncak dihari rabu dan CalonArang di hari kamis, dan di akhiri di hari Sabtu.
Julian pun sudah menyiapkan banyak pakaian untuk itu, Sera sendiri pun sampai pusing melihat pakaian yang sudah disiapkan Julian padahal Sera sudah menyiapkan pakaian setelan muda-mudi untuk mereka.
Namun seperti biasa, penyakit PEMALAS Sera kambuh dan bertambah parah berkali-kali lipat, Julian pun tak bisa sama sekali memaksa Sera untuk menemaninya ke Pura karena takut jika Sera akan marah padanya.
.
.
.
Di hari rabu di Puncak Odalan, Sera akhirnya menemani Julian dengan sedikit memaksa diri, Sera bahkan hanya berlipstick tanpa make up lain sama sekali.
Setelah siap dengan memakai setelan muda-mudi sesuai arahan, Sera membawa tas kecil berisi bunga, dupa, ponsel, dan dompet, sedangkan Julian hanya membawa ponsel dan dompet yang ia taruh di sejenis tas laki-laki kecil yang ditaruh dipinggang seperti para pemuda lainnya.
Sera sempat terkejut karena Julian sudah membeli mobil mewah berwarna biru secara diam-diam.
Sera, Julian, Suta, dan Ratna pun pergi bersama menggunakan mobil yang Julian menjadi sopir.
Sampai di Pura Dalem, Julian melihat banyak sekali orang-orang,
“Wahhh ternyata seperti ini kalau diliat secara langsung,” Julian
“Hei, kenapa kau membeli mobil yang terlalu mewah begini???” Sera
“Hah?? Karena kupikir kamu akan suka, aku membelinya dihari yang sama dengan saat kamu bilang mau mobil,” Julian
“Adehhh, aku nggak ngerti lagi, kau sudah membelikan Ayah mobil Alphard dan mobil bak biasa, sekarang kau membeli apa ini- Lamborghini atau Ferrari??” Sera
__ADS_1
“Ini Mobil Tesla terbaru, aku langsung memesannya saat peluncuran, kamu memang tau saat yang tepat Sera,” Julian
“Ughhh, bukan itu masalahnya,” Sera
“Udahlah Sera, yang penting kan udah sampai, ayo cari tempat teduh untuk duduk,” Ratna
“Benar, disini sedang panas-panasnya,” Julian
“Kalau gitu Ayah akan kesana liatin persiapan pertunjukan topeng,” Suta
“Baiklah,” Sera
Suta pergi, Julian dan Sera pun mengikuti Ratna, karena Julian adalah orang baru dan Sera jarang ke Pura.
Orang-orang pun bertanya-tanya dengan siapa Julian, para muda-mudi mengajak Julian bergabung namun Julian menolak halus karena merasa jika Sera diasingkan.
“Hei adik, aku mau jajan dulu ya, kau mau nunggu disini atau-“ Sera
“Aku mau ikut,” Julian memotong pembicaraan Sera dengan cepat
“Kalau gitu ayo ikut aku,” Sera
Julian pun mengangguk dan pergi mengikuti Sera.
Dibelakang Pura, Julian yang tadinya penasaran dimana anak-anak kecil beli pop mie dan pop ice pun akhirnya tau kalau disana ada banyak warung kecil.
“Sera, kamu kan belum makan siang, bagaimana jika kita beli bubur??” Saran Julian
“Ngak, aku mau beli pop ice dan sosis itu aja,” Sera
__ADS_1
Sera dan Julian pun pergi ke warung paling pojok yang mana warung itu menjual berbagai pop ice dan minuman yang lain.
Sera pun membeli pop ice vanilla dan sosis, sedangkan Julian hanya membeli es jeruk untuknya dan Ratna.
Sera dan Julian pun pergi kembali ke tempat duduk dan melihat ada beberapa orang yang datang juga dan menempati tempat yang sebelumnya kosong.
Julian memberikan salah satu es jeruk itu ke Bibinya, sedangkan Sera memakan sendiri sosisnya, Julian tersenyum kecil melihat mulut Sera yang berlepotan saos dan mayonaise, Julian pun membersihkan mulut Sera dengan tisu yang ia bawa.
Tak lama, Sera dan Julian disuruh Ratna untuk jalan-jalan berdua, mereka spesifik Sera pun terpaksa pergi dan zona nyaman.
Mereka berkeliling, Sera yang lebih tau pun menjelaskan setaunya saat Julian menanyakan ini dan itu.
Tepat saat Sera dan Julian berada di dekat tempat dua Susunan Ratu Gede(Bhatara yang di Puja) sedang di ritual kan, Sera pun mengajak Julian menyingkir dan berjongkok, Julian pun bingung dengan itu,
“Sera, kenapa kita berjongkok??” Julian
“Kau tau saat Pelayan ketemu Raja, nah kayak gitu dah kejadiannya, ini sebagai tanda penghormatan, jadi di manapun kau ketemu susunan Ratu Gede di daerah mana pun, kau harus berhenti dan berjongkok, mengerti??” Sera
Julian mengangguk dan teringat saat Julian sempat study tour selama 1 hari ke Bali saat masih SMA kelas 1, dirinya dan sekolahnya pernah di berhentikan beberapa lama karena ada Susunan(Maaf Author gak tau tulisan aslinya, jadi Author tulis dari cara pengucapannya😋😋) yang akan lewat.
Setelah beberapa lama sampai Sera mengganti posisi jongkok dengan bersila yang diikuti Julian juga, akhirnya Susunan Banjar lain yang ber”tamu” pun kembali ke Puranya, dan Susunan Banjar Sera juga kembali ke tempatnya, dan itu berarti sudah boleh ngelungsur banten dan boleh pulang.
Julian dan Sera pun menunggu di mobil, Julian melihat Sera nampak lelah, Julian tersenyum,
“Sera sudah bekerja keras hari ini,” Bathin Julian.
.
Kebesokannya saat waktunya CalonArang, rasa malas Sera menjadi berkali-kali lipat, Suta pun memaksa Sera menemani Julian. Sera pun menyetujuinya, namun Sera malah tidur di mobil dan membiarkan Julian nonton sendiri.
__ADS_1