Kembar Tak Serupa

Kembar Tak Serupa
80. Fakta Temannya Julian (Season 2)


__ADS_3

Di dalam ruang kerja Julian, teman-teman Julian masih disana, Julian pun mengeluarkan jajan dan beberapa es krim yang ia ambil dari kulkas khusus es krim,


“Wahhh es krim, pas lagi panas-panas gini kalo makan es emang paling mantap,” Vino


“Dion, Reina, kalian akan menikah 2 minggu lagi kan?? Kenapa kalian terlihat sangat santay??” Julian


“Hm?? Aku bukan sepertimu yang bisa membuat pesta besar hanya waktu 2 hari, aku dan Reina sudah mempersiapkan semua sedari SMA,” Dion


“Seperti daftar tamu, undangannya, souvenir, sajian makanannya, bahkan gaun pernikahan sudah semua di siapkan, tinggal dekorasi aja,” Reina


“Aku tebak, pasti Gin yang mendekorasi tempat pernikahan kalian,” Julian


“Lah kok tau??” Dion


Julian menunjukkan laptopnya, ketiganya pun melihat video Gin yang sibuk mempersiapkan pernikahan,


“Hotel tempat kalian menikah adalah hotel milik Kak Rini, suatu kebetulan kalian menjadi klien Kak Rini,” Julian


“Wahhh pantas harganya turun tiba-tiba waktu itu,” Dion


“Hm, pastikan kalian berdandan dengan baik, jangan mempermalukan Kakakku, mengerti??” Julian


“Heee bisa-bisanya malah klien yang harus menjaga nama baik,” Dion


“Hm, pecinta Keluarga memang lain,” Ejek Vino


Merek pun tertawa dan mengobrol riang seperti masa SMA dulu.


.


.


.


Waktu berlalu dan 2 minggu berlalu, pernikahan Dion dan Reina berjalan dengan mulus dan meriah, Sera serta satu Keluarga yang di undang juga datang saat hari itu walau Sera masih tak biasa dengan orang ramai, Sera berusaha untuk diam tanpa membuat masalah.


Saat Sera memilih masuk ke kamar dengan alasan udara malam tak cocok untuk bayinya, Sera dengan menggendong Serena kembali ke kamarnya, namun saat melewati lorong, Sera tak sengaja mendengar Vino dan 4 wanita yang ia tak kenal, Sera melihat jika Vino dipojokkan ke dinding oleh 4 wanita itu,


“Ahhh kalian bisa menyingkir?? Hari ini Dion dan Reina sedang melaksanakan pesta pernikahan mereka, aku tak mau mengotori hari suci mereka, mengertilah sedikit Para Kakak,” Vino


Sera nampak terkejut karena ternyata wanita-wanita itu adalah Para Kakak Perempuan Vino dan terobsesi pada adik laki-laki satu-satunya,


“Vino, sepertinya semakin dewasa kamu semakin melawan ya, bisa-bisanya kau kabur bersama Pasangan yang akan menikah dan menginap di rumah temanmu Julian selama 2 bulanan,” Ujar Momo(Kakak Pertama)


“Kamu tak merindukan kami hm??? Kami sangat merindukanmu Adik,” Tambah Yuli(Kakak Kedua)


“Tidak bisakah aku menikmati hidupku sendiri??? Aku bosan terus kalian permainkan, aku bahkan tak pernah dekat dengan wanita manapun sedari SMP,” Vino marah


“Adikku sayang, jangan marah-marah, sebaiknya kamu segera minum obat ini ya,” Lisa(Kakak keempat) mendekat dengan menyodorkan sebuah pil


“Aku gak mau minum itu lagi!! Kalian ini, biarkan aku bebas,” Vino marah

__ADS_1


Sera nampak terkejut karena melihat Vino marah, “Biasanya Vino selalu terlihat ceria, bahkan matahari aja kalah panas sama Vino, tapi tidak kusangka dia bisa memiliki wajah nan dingin, kutub selatan pun kalah dengan wajah dinginnya itu,” Bathin Sera


“Vino sayang, jangan banyak melawan, sekarang cepat minum obat ini,” Kinan(Kakak ketiga)


“Para Kakak, bisakah kalian melepaskan temanku??”


Sera maupun Vino serta Para Kakaknya terkejut saat melihat Julian datang dan mendekat ke mereka, Julian sempat menatap Sera lalu tersenyum, saat Julian sampai ke mereka, Para Kakak Vino langsung terlihat malas dengan Julian,


“Para Kakak, sepertinya Kakekku dulu sudah sangat menentang apa yang kalian lakukan?? Aku sendiri bahkan sudah membuat peraturan saat aku masih jadi Ketua InOs, jadi aku harap kalian tetap mengikuti peraturan itu,” Julian


“Banyak omong sekali kau ini, kau selalu saja ikut campur,” Momo


“Aku bukan ikut campur, tapi Hubungan Sedarah, kalian pikir itu hal bagus?? Negara ini bahkan tak mengizinkan pernikahan sedarah,” Julian


”Hmp, kami akan pergi dari negara ini saat waktunya tiba,” Lisa


“Ditambah Keluarga kami harus meneruskan darah murni Keluarga Arisditya,” Yuli


“Aku tau kalian Ningrat Tertua di Negara ini, tapi bukan berarti kalian bisa seenak jidat melanggar peraturan dan norma manusia,” Julian


“Cih, kau bahkan tak bisa mengubah tradisi kuno di desa kecilmu, sekarang kau ingin merubah tradisi di Keluarga kami, mimpi saja kau,” Kinan


*💢💢💢,” Julian


“Kak Kinan, jaga omongan Kakak, bagaimanapun Lian adalah sahabat terbaik yang kupunya, jangan menyinggung Lian terlalu keras. Aku- Aku akan menuruti kalian, tapi kumohon jangan hari ini, setelah pesta ini, aku akan kembali ke rumah,” Vino


“Hei Vin, katanya kau juga akan datang ke pernikahanku dan Sera, jika kau pulang, kau akan susah keluar,” Julian


“Aihhh kau tak pernah berubah, jika kau butuh bantuan militer, jangan sungkan, Sera pun juga punya backing di kalangan Pemerintahan, jadi anggap saja satu Negara ini jadi backingmu,” Julian menyakinkan


“Pfft, woles aja my bro. Dan Para Kakak, bisakah kalian meninggalkan kami, kami harus menemani teman kami yang menikah hari ini,” Vino


“Baiklah Vino, kita akan kembali besok sore, setelah itu kau harus menjalankan tugasmu, umurmu sudah 24 tahun, jangan lupa itu,” Momo


“Baik Kak,” Vino


4 Kakak Vino pergi,


“Sera, sampai kapan kamu akan bersembunyi disana?” Julian


Sera muncul dan mendekat ke Julian,


“Vino, aku tak bermaksud menguping,” Sera


“Tak apa, aku sudah terbiasa, lagian Ke-4 Kakakku itu emang gila semua. Hm, sepertinya Sera dan Baby Serena sudah lelah, kalian istirahat saja dulu, aku akan kembali ke pantai duluan,” Vino


“Baiklah, aku akan menyusul setelah menemani Sera dan Serena,” Julian


“Yokay,” Vino


Vino pergi,

__ADS_1


“Sera, ayo ke kamarmu,” Julian


Julian dan Serena pun pergi, sampai kamar Sera, Julian yang menggendong Serena pun menidurkan kembali Serena di kereta bayi setelah Sera merapihkan keretanya,


“Sera, kamu pasti penasaran dengan Keluarga Vino,” Julian


“Iya, tapi jika itu rahasia, aku tak masalah jika tak tau,” Sera


“Tidak, kamu harus tau Sera. Vino itu adalah Anak bungsu dan satu-satunya Putrap di Keluarga Arisditya, Keluarga Arisditya memiliki sejarah suram, mereka sangat mementingkan dan membanggakan darah murni mereka,” Julian


“Darah murni??” Sera


“Iya, mereka menjodohkan Putra-Putri mereka mau itu adik-kakak Kandung ataupun dengan Sepupu mereka, kadang-kadang jika hanya memiliki Putri, Putri mereka bisa dinikahkan dengan Paman, Kakek, atau Ayah mereka sendiri,” Julian


“APA?? Ja-Jadi- Vino, dia- dia berhubungan dengan 4 Kakaknya itu, walaupun bersama dengan saudara, kenapa gak hanya 1??” Sera


“Ayah Vino sengaja menjodohkan Vino dengan Ke-4 Kakak Perempuannya sekaligus supaya Keturunan Keluarga Arisditya yang menipis kembali meningkat,” Julian


“Uh mengerikan sekali,” Sera


“Vino dan Para Kakaknya itu bersaudara karena mereka 1 Ibu, Ayah mereka berbeda-beda,” Julian


“Jangan bilang karena gak sabar, Ibu Vino yang mungkin adik atau Kakak perempuan atau bibi atau nenek menjalin hubungan dengan Pria disana tua ataupun muda supaya cepat punya anak,” Sera


“Hmm kepintaranmu meningkat Sera, Ibu mereka adalah adik Perempuan Ayah mereka, Ayah Kak Momo dan Kak Yuli adalah Kakek mereka, Ayah Kak Kinan itu sama kayak Vino yaitu Kakak laki-laki Ibu mereka, dan sisanya Kak Lisa adalah hasil dengan adik laki-laki Ibu mereka yang alias adik dari Ayahnya Vino ,” Julian


“Bentar, aku jadi pusing, bagaimana bisa mereka berhubungan dengan Keluarga sendiri,” Sera


“Karena itu aku ceritakan ini padamu, Paman terkecil Vino adalah salah satu orang yang menolak keras tradisi itu, bahkan saat Kakek Vino memaksa Paman kecil Vino, Paman Kecil Vino malah membunuh Ibunya Vino, mengerikan bukan. Keluarga Arisditya itu memang Keluarga kecil, ketimbang Keluarga Ginanjar, Keluarga Arisditya tak akan mampu menang melawan harta dan tahta Keluarga Ginanjar, tapi keberadaan mereka juga salah satu hal penting dalam politik,” Julian


“Vino punya Paman Kecil??” Sera


“Iya, namanya Bram, usianya tahun ini seharusnya baru 31 tahun, keberadaannya tak diketahui,” Julian


“36 tahun?!! Muda sekali, jika dikira-kira dari kelahiran Vino, berarti diumur 12 tahun, pantas saja dia lari, diumur 12 tahun dipaksa buat main permainan dewasa,” Sera


“Nah itu yang jadi masalah, bahkan kata Kakekku dulu, Keluarga Arisditya pernah hampir perang dingin dengan Keluarga Arisditya gara-gara masalah pembuatan Keturunan ini, aku menceritakan ini agar kamu tak mendekati jika ada Pria bernama Bram Arisditya, menurutku gen Keluarga Arisditya cukup bagus, kamu jangan sampai tergoda,” Julian


“Tch seperti kau akan membiarkan itu terjadi, kau pasti akan menyingkirkan Pria-Pria yang mendekatiku,” Sera


“Pfft kamu bener juga Sera, sekarang kamu istirahat saja bersama Serena, jangan membukakan pintu pada orang yang tak dikenal, aku akan meminta Pak Jo mengantar makanan kemari,” Julian


“Baiklah, disini juga udah lengkap semuanya kok,” Sera


“Aku akan segera kembali setelah para tamu sedikit berkurang,” Julian


“Ya,” Sera santay


Julian pun pergi,


“Pernikahannya mewah sekali, pernikahan pertamaku tak semewah ini, aku harap pernikahan keduaku berjalan lebih mewah dari ini,” Sera.

__ADS_1


__ADS_2