
"Apa itu??" Sera
"Robot drone, aku sudah mencarinya kemana-mana," Julian
"Pantas saja kita belanja sampai 30 juta, pokoknya sampai 3 bulanan kita tak boleh jajan macam-macam lagi, hanya besok saja kita terakhir jajan beli bulanan," Sera
"Baiklah, aku akan merakit ini dulu ya," Julian
Julian pergi, Sera mengambil sebuah kotak barbie family,
"Akhirnya aku bisa beli barbie lagi, aku harus jaga baik-baik nih dari para bocah-bocah," Sera
Sera menaruh barbienya di sofa, Sera lalu mengambil tas yang sudah terpisah menjadi beberapa, Sera pergi ke dapur dan menaruh daging ayam, sayuran, dan camilan di dalam ruang stok, Sera melihat jika garam buat telur asin Ayahnya sudah akan habis,
"Besok harus beli nih, malakin si Wungsu ahh," Sera
Sera pergi dari ruangan itu, namun diluar, Sera melihat Sang Ayah sedang marah-marah dengan ponsel rusaknya yang belum sempat diganti, Sera terdiam sejenak dan berpikiran meminta Julian membelikan ponsel baru untuk Suta, Sera pun pergi ke kamar Julian,
“Oi Adik,” Sera
Julian yang sedang merakit drone menatap Sera,
“Ada apa Sera??” Julian
"Aku sudah memisahkan makanannya, besok kita hanya perlu beli deterjen dan juga garam," Sera
"Garam?? Untuk apa??" Julian
"Untuk pengusiran setan, tentu saja untuk Ayah lah, garam buat telur asin Ayah udah akan habis," Sera
"Oooo baiklah, kita akan beli besok," Julian
"Hmmmm," Sera
"Kenapa??" Julian
"Tidak," Sera
"Katakan saja," Julian
"Tidak jadi, aku akan pikirkan cara lain," Sera
Julian merasa curiga,
__ADS_1
"Sera ada apa??' Julian
"Itu- Ah pokoknya gak jadi," Sera
Sera pergi,
"Apa yang Sera inginkan??" Julian
Julian mengendalikan robot dronenya yang sudah dilengkapi berbagai fitur,
"Oke Rob S-J, waktunya untuk mengintai Sera, misi pertama, meluncur," Julian
Robot canggih yang ia sudah namai Rob S-J pun pergi keluar, saat sudah di luar, dari dalam kamar Julian melihat Sera sedang bermain dengan Reika di luar,
"Ahhh, gimana caranya minjam uang dari anak wungsu Ayah, Ayah sering marah marah karena ponselnya lemot, aku ingin beli yang baru buat Ayah, ponselku juga udah macet-macet, jadi kesel pas gunain, apa aku minjem ke Bi Rat ya," Sera monolog mengeluh.
Disisi lain, Julian mendengar apa yang Sera inginkan sebenarnya,
"Ohhh jadi Ayah gak punya ponsel, hmmm, Sera pengertian sekali pada Ayah," Julian
Julian melihat remote controlnya,
"Yoshhh, aku akan memilih ponsel yang cocok untuk Ayah," Julian semangat.
Sorenya, Julian sampai di rumah setelah pergi sebentar, Julian melihat Suta dan Sera sedang mencuci telur,
"Ayah, sini bentar deh," Julian
"??" Sera
"Ada apa??" Suta
"Sini saja, keringkan tangan Ayah dulu," Julian
Suta pun berdiri dan mengeringkan tangan lalu mendekat ke Julian yang berada di sofa,
"Ayah, lihat, ini ponsel untuk Ayah, aku cari yang agak fleksibel untuk Ayah jadi gak yang trend," Julian
"Ponsel?? Ini pasti mahal sekali kan Julian," Suta
"Tidak kok, aku beli yang sedang diskon," Julian
"Hmmm, Sera-Julian, kalian memang saudara kembar. Julian, kau pikir Ayah akan percaya dengan kata diskon, Sera berulang kali beli coklat batangan banyak-banyak dan katanya lagi diskon," Suta
__ADS_1
"Aku tau aku kembar dengan Sera Ayah, tapi ini beneran diskon, liat, aku dapat headphone sebagai diskonannya," Julian
Julian menunjukan sebuah headphone berwarna blue sky,
"Ahhh kamu ini benar-benar," Suta
"Terima aja Ayah, anak wungsu Ayah sampai 3 jam milih ponsel untuk Ayah," Sera
"Dan Sera, aku membelikanmu iphone terbaru, kamu bilang kan kalau kamu mau punya iphone," Julian
"EEEHHHH??" Sera terkejut
Sera langsung mendatangi Julian,
"Wahhhhh ini kan model terbaru, pasti mahal sekali," Sera terkejut
Suta menatap Julian,
"Julian, ini memang barang bagus, tapi Ayah dan Sera tidak bisa menerima ini," Suta
"Ayah terima saja, lagian sudah dibeli, gak mungkin dibalikin kan," ujar Julian dan tersenyum
"Kamu memang keras kepala seperti Sera," Suta
Suta pergi kembali ke luar untuk mengangkat telur yang sudah selesai dan bersih untuk dimasukan dalam kotak, sedangkan Sera terduduk disofa dengan kotak ponsel yang terlihat mewah,
"Kamu suka Sera??" Julian
"Aku suka pakai banget lagi, tapi ini agak berlebihan," Sera
Sera menatap Julian,
"Apa gak apa-apa??" Sera
Julian mengangguk,
"Tentu," Julian
Julian tersenyum lalu mengelus rambut Sera,
"Jika ada yang kamu inginkan, katakan padaku, aku akan mengabulkannya semampuku," Julian
Sera tersenyum manis,
__ADS_1
"Baiklah," Sera.