Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
harum nama ku


__ADS_3

harum seorang gadis yang manis


dia terlahir dari keluarga yang berada, dia anak tunggal dari pak Gatot dan ibu Wati.


walaupun harum anak tunggal tapi dia tidak manja , oleh karena itu harum di sukai banyak orang


harum mempunyai sahabat baik Hana namanya


mereka bersahabat cukup lama sejak masih kecil, hingga kini


" besok ada pesta rakyat"! apa kah kamu mau melihatnya rum?"


Hana memandang ingin kepastian dari sahabat nya


" tentu aku akan melihatnya"! harum tersenyum manis kearah sahabat nya itu


" baik lah kalau begitu sampai berjumpa esok ya rum"!


Hana meninggalkan sahabat nya sendiri


harum membalas lambaian tangan Hana


pesta rakyat selalu di adakan setahun sekali di kota itu, seluruh para penduduk di kota itu pasti ingin menyaksikan nya


banyak sekali hiburan nya


harum sedang mematung di depan cermin , memandang wajahnya yang terlihat cantik sore itu


Bu Wati tersenyum manis melihat anak gadisnya itu


" mamah "! harum mencium pipi mamah nya


" kau mau kemana sayang?" Bu Wati membelai rambut harum


harum tersenyum manis


" mamah"! aku Ama Hana mau ke pesta rakyat"! boleh kan ma"!


Bu Wati mengangguk


harum kegirangan dan mencium pipi mamah nya


tak berapa lama Hana pun sudah datang


" halo Tante"! Hana mencium tangan ibu Wati


" hati hati ya sayang"! pulang nya jangan malam malam"!


" gak kok Tante "! paling habis isya"!


Hana membawa motor nya menuju alun alun kota itu


tampak kemeriahan terlihat pada sore itu , banyak para pedagang disana


dan aneka jajanan kue pun ada


" Hana "! aku mau lihat tarian tarian"! harum menuju kearah barat


tampak panggung besar


" tapi kan belum di mulai rum"! Hana berkomentar


" ya udh kalo gitu kita naik komedi putar aja dulu"!


harum menuju komedi putar yang ada di samping mereka


Hana pun setuju


saat akan naik komedi putar kaki harum tersandung batu dan hampir jatuh


tapi ada tangan yang kekar menarik tangan harum


hingga harum tak jatuh


harum menoleh kebelakang , kearah orang yang sudah menolong nya


tampak seorang pemuda tampan sedang tersenyum kearahnya


" terimakasih "! kamu sudah menolong saya"!


pemuda itu tersenyum manis


" ya sama sama"! boleh saya kenal nama kamu?'


pemuda itu mengulurkan tangannya dan menyebutkan namanya

__ADS_1


" nama aku Bram"! kamu siapa?"


harum pun menjabat tangan pemuda itu dan menyebutkan namanya


" nama aku harum"!


" nama yang cantik"! sesuai dengan orang nya"!


Hana pun turun dari komedi putar itu dan bergabung dengan mereka


harum pun memperkenalkan Hana kepada Bram


" boleh saya mengantar kamu harum?" harum menatap wajah sahabat nya


Hana mengganguk kan kepala nya


" bagaimana dengan kamu nah?" harum memandang Hana


" tenang Hana di temani dengan teman aku juga kok"! tapi boleh kan teman aku naik motor bersama kamu?"


Bram meminta persetujuan


Hana pun paham


" ok"! gak apa apa kok"!


akhirnya harum naik mobil bersama Bram , sedang Hana bersama temannya Bram


sepanjang perjalanan Hana dan teman nya Bram saling bercerita tentang harum dan Bram


seakan mereka ingin menjodohkan sahabat mereka itu


sampai lah Bram di rumah harum


" kamu mau mampir kerumah ku?" harum bertanya sambil tersenyum manis


Bram terpana dengan senyum harum


" apa tak ada yang marah jika aku main kerumah mu esok hari rum?"


dengan malu malu harum menggeleng kan kepala nya


" Bram "! aku antarkan anah dulu ya "!


" ya "! kamu kasih tau saja alamat nya "! nanti aku jemput"!


" sebentar aku panggil mamah ku dulu"!


selesai berkata harum pun masuk kedalam rumahnya


Bram mengganguk sambil tersenyum


tak lama kemudian harum keluar kembali bersama Bu Wati


" silahkan masuk nak"! Bu Wati menyuruh Bram untuk masuk kedalam rumahnya dan mempersilahkan Bram untuk duduk


" harum ambilkan minum sayang"!


harum pun pergi menuju dapur, Bu Wati memperhatikan Bram dengan senyum di kulum


" kamu tampak nya anak baik nak Bram"! Bu Wati membuka omongan


" ah ibu bisa saja memuji saya"! Bram tersipu malu


" ya sudah ibu tunggal ya"! harum jangan malam malam berbicara nya nak"! nak Bram tentu nya harus berkerja esok"!


Bram paham maksud Bu Wati


tak berapa lama hp berbunyi


terlihat gambar sahabat nya menelpon nya dari sana


Bram pun pamit kepada harum untuk menjemput sahabat


" esok boleh aku main kesini lagi?" Bram menatap harum


" silahkan"! asalkan niat kamu baik'!


" bagaimana jika aku melamar kamu?" Bram tersenyum menggoda


harum tak menjawab hanya tersenyum manis dan meninggalkan Bram masuk kedalam rumahnya


dari kaca jendela harum mengintip Bram yang pergi meninggalkan rumah nya


setelah kejadian itu Bram selalu terlihat tersenyum dan tertawa sendiri

__ADS_1


pikiran nya selalu tertuju kepada harum


gadis itu telah merubah hidup Bram


menjadi seseorang yang mudah tersenyum


papah nya Bram tuan Adika nampaknya paham betul dengan keadaan Bram saat ini


apalagi sejak Bram di tinggalkan kan ibunya


sikap Bram begitu pendiam


dia tak pernah mau dekat dengan gadis mana pun


padahal papah nya selalu menyuruh nya untuk mencari calon istri


karena papah nya sudah ingin mempunyai cucu


tapi Bram tampak nya tak perduli kan itu ,dia hanya fokus dengan perusahaan papah nya yang sudah di over alihkan kepada nya


Bram"! tuan Andika memanggil nya lembut


Bram memandang papah nya


tuan Andika duduk di samping Bram


" Bram gadis mana yang kau sukai nak?"


tiba tiba tuan Andika langsung bicara intinya


Bram tersebut penuh arti


" dia hanya gadis biasa biasa saja pah"!


Bram tersenyum


tuan Andika tertawa bahagia


akhirnya dia akan melihat Bram menikah


" papah tidak mempersoalkan itu Bram"! yang terpenting adalah kamu suka dan dia pun sama"!


Bram menatap papah nya dan langsung memeluk tuan Andika


" terimakasih pah"!


tuan Andika mengangguk bijaksana


" kapan papah boleh melamar gadis itu Bram?"


tuan Andika menatap tajam kearah Bram


'" Bram belum bicara dengan orang tua nya pah"!


kalau begitu bicara lah "! bilang kepada orang tuanya"! tak usah ada acara lamaran"!


Bram kaget mendengar papah bicara seperti itu


" maksud papah gimana?"


tuan Andika tersenyum


" kamu dan dia langsung menikah' saja bram'! papah sudah ingin menimang cucu dari kamu"!


Bram tersenyum bahagia


" baik lah pah "! sore ini Bram akan minta antar Nico "! dan berbicara kepada orang tua Harum pah"!


siang itu harum di rumah sedang bercanda dengan sahabat nya Hana


" seperti nya akan ada pernikahan saat dekat ini Tante"!


Hana menatap tajam kearah Bu Wati , mamahnya harum


harum mencubit tangan Hana


dan gadis itu pun berteriak kesakitan


' kamu jangan asal bicara anah"! harum melotot manis kearah Hana


sementara gadis itu hanya tersenyum simpul


Bu Wati cuma ikut tersenyum melihat kedua gadis itu


terimakasih ya KK udh mau membaca tulisan saya

__ADS_1


jangan lupa klik dan vote nya


__ADS_2