Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
bab(32)


__ADS_3

bram dan hana menunggu kabar dari vino tentang anak nya.


tapi sampai saat ini vi no tak memberikan kabar kepada bram.


tak berapa lama harum dan bu odah datang, harum kaget melihat bram .


bram tersenyum dan memeluk harum mesra,mereka saling berciuman, tanpa sadar harum menangis di dalam pelukan bram.


"aku takut sekali bram"!bram mengangguk paham.


harum menatap sahabat nya hana,dan mereka pun saling berpelukan.


"apa yang sebenarnya terjadi dengan kamu bram?"harum menatap bram pemasar.


"sayang"!saat ini kita bersyukur saja ya"karena aku masih bisa pulang dan berkumpul kembali dengan kamu dan anak anak"!harum paham mungkin ada sesuatu yang di sembunyikan dari mereka, agar bram bisa bercerita di kemudian hari.


hana mohon pamit bersama bray.


"hati hati ya hana"!aku terimakasih banget kamu udh bawa pulang suami ku lagi"!hana tersenyum senang,melihat harum bisa tersenyum dan matanya bersinar lagi.


setelah kepergian hana,bram mengajak harum dan bu odah untuk berbicara di taman belakang.


bu odah dan harum pun menuruti bram.


bram memangku andika kecil tatapan matanya tajam.


"ingat sayang"!jika ada nico kamu harus hati hati "dan satu lagi berjaga jaga lah"!harum merasa bingung dengan ucapan bram.


tapi bu odah paham.


"nak bram"!apakah semua kejadian ini ada hubungannya dengan dia?"bram mengangguk kecil.

__ADS_1


harum kaget mendengar ucapan dari bram .


"kenapa dia bisa seperti itu bram?"bram menggeleng.


"pada intinya aku mesti menganti semua sistim keamanan di rumah kita sayang"!harum mengangguk


tapi saat ini hati harum merasa lega dan nyaman,karena bram telah kembali.


sementara itu vino menatap pembantu nya yg masih hidup itu dengan penuh selidik.


"jawab lah pertanyaan ku ini?"pembantu itu seperti nya masih shok dengan kejadian yang menimpanya dan keluarga majikan nya itu.


vino menyusuri tempat tidur dimana anak nya tertidur sebelum meninggal.


dan vino menemukan bunga melati disana.


walaupun bunga itu sudah kering tapi vino punya petunjuk.


karena di rumah nya tidak ada bunga melati ,dan mamah nya tidak suka dengan bunga itu.


vino menguburkan anak dan mamah nya tanpa memberi tahu kan bram dan teman yang lain nya.


matahari telah tenggelam vino masih terduduk di makam anak dan mamah nya.


hati nya amat sakit dengan orang yang telah melakukan ini semua


"apa salah aku dan keluarga aku sama kamu bajingang ?"vino marah marah sendiri.


tiba tiba saja vino melihat nico telah berdiri do belakang nya.


"kau"!kau tau dari mana aku ada di tempat ini nic?"nico terdiam dan menatap vino tajam.

__ADS_1


vino menyadari ada yang aneh dengan nico,tiba tiba saja hp vino berdering dan itu dari bram.


bram bertanya soal keadaan vino dan anak nya .


nico tersenyum aneh.


vino membalas dengan satu kata,bahwa nanti akan bercerita jika mereka masih bertemu.


nico mendekati vino dan menawarkan rokok,tapi vino menolak nya.


"maaf nic"!aku harus ke kantor polisi karena harus melapor"!nico tak menjawab, tapi belum berapa jauh nico berbicara dengan nada dingin.


"apakah kamu tidak ingin tau bagaimana keadaan amelia "!mantan istri kamu vin?"vino menghentikan langkahnya, dan berbalik badan menghadap nico.


"maksudnya apa nic?"vi no menatap tajam kearah nico.


tapi nico terlihat santai dan menatap cuek.


"apa yang terjadi dengan amelia?"nico tersenyum licik menatap vino.


"kau tau kan aku tak ada masalah dengan kamu vin"nico terdiam dan tak mengerti.


"lalu ada apa dengan aku?"nico tersenyum.


nico tak menjawab cuma memberikan satu carik kertas ke pada vino.


dan nico meninggalkan vino yang masih berpikir.


masih banyak yang ingin di tanyakan vino kepada nico,cuma nico nya telah pergi meninggalkan vino.


seakan tak mau di tanyakan hal hal itu.

__ADS_1


akhirnya vino menuju rumah bram untuk membicarakan hal itu.


bersambung kk


__ADS_2