
selesai berbicara orang tua nico memberi tahukan, kalau wanita itu menginginkan orang tua nico datang malam ini juga ke rumah sakit,dimana disana ada nico yang katanya sudah mulai sadar kan diri.
bram tampak agak ragu dengan informasi dari wanita itu.
"bagaimana kalau kita sama sama kesana nya?"harum menatap kearah bram.
bram pun setuju.
akhirnya mereka pun berangkat kerumah sakit itu.
sementara itu seorang dokter sedang berbicara dengan seorang wanita di ruangan nico.
wanita itu adalah laila.
"maaf mba ini siapa nya pasien ya?"laila tersenyum manis.
"saya isteri pasien dokter "!saya akan membawa suami saya pulang"!karena saya rasa suami saya tidak ada perubahan selama ini"!dokter itu berusaha menahan nico namun laila tetap mengotot ingin membawa nico.
dan akhirnya dokter itu pun mengalah dengan satu syarat laila di suruh tanda tangan di sebuah kertas, yang menyatakan bahwa jika terjadi sesuatu dia yang akan tanggung jawab.
selesai membuat syarat pernyataan itu laila pun menyerah surat itu.
dokter itu membaca nya sesaat.
"oo nama mba harum"!laila mengganguk pelan,dan dia orang lelaki menggakat nico untuk di bawa kedalam mobil.
tak berapa lama laila pun pamit untuk pergi.
selang tak berapa lama mobil bram dan hana pun tiba di rumah sakit.
dan mereka segera menuju ke ruangan nico,tapi mereka terkejut karena tak melihat nico di sana.
__ADS_1
orang tua nico kaget dan menangis.
bram dengan cepat berlari mencari dokter jaga.
tak berapa lama bram pun bertemu dengan dokter yang tadi berbicara dengan laila.
bram bertanya tentang nico,dengan santai dokter itu memberi tahukan kalau nico sudah di bawa pulang oleh isteri nya.
tentu saja bram dan yang kaget,karena dia tau kalau nico itu belum menikah.
"maaf dok "!saudara saya itu belum menikah dok"dokter itu pun kaget mendengar nya.
"maaf pak saya tidak tahu"!tapi isterinya membuat surat perjanjian dengan kami "!dokter itu pun mengajak bram untuk ke ruang nya.
bram pun menurut sambil memberitahu kan hana dan yang lain nya lewat wa.
tak berapa lama hana dan harum serta yang lain nya telah menunggu bram di luar ruangan dokter.
dokter pun menyerah kan surat itu kepada bram.
disitu tertulis nama isterinya harum.
dan tanda tangan itu memang milik harum.
"maaf dok"!ini penipuan "!harum itu nama isteri saya dok"!bram keluar dan memanggil harum serta hana untuk masuk.
saat tahu nama nya di jadikan penjamin, harum terlihat amat kaget.
"jadi ini jelas seorang penjahat dok "!tolong dokter hubungi polisi "!saya akan mencoba mencari saudara ketempat lain.
dokter itu pun langsung menghubungi polisi.
__ADS_1
bram mengajak harum dan kedua hana untuk keluar dari rumah sakit itu.
"nak bram tolong nico nak"!ibu nya nico menangis .
"pasti bu saya akan menolong nico bu"!harum memeluk ibu nya nico.
'sabar ya bu"!doa kan saja biar kamu bisa dapat kan orang itu"!ibu nya nico mengangguk pelan.
hati nya amat cemas dengan keadaan nico.
bram mengantarkan orang tua nya nico pulang kerumah nya.
"kita akan kemana mas?"hana menatap bram bingung.
"kita akan ke kampung nya laila"!aku mau tau kebenarannya disana "!dan kamu rum jangan menghubungi bu odah"!harum mengangguk pelan.
mobil pun berjalan kearah kota yang di tuju bram.
didalam perjalan itu bram dan yang lain nya hanya terdiam membisu.
sementara itu bu odah sedang duduk di depan rumahnya di desa.
senyum menghias wajah nya.
tak lama lagi daro dalam rumah nya keluar nico dengan pakaian santai nya.
"mak"!bu odah memeluk nico dengan erat.
"akting kamu bagus banget nak"!emak sampai kagum dan sedikit tak mengenali kamu "!mana kak kamu laila?"nico palsu pun tersenyum licik.
tak berapa lama laila pun keluar dengan wajah yang sangat bahagia.
__ADS_1
"akhirnya kita bisa menguasai separuh perusahaan itu"!bu odah tersenyum bahagia menatap laila.
bersambung kk