
air mata mengalir dengan deras , entah kenapa hari ini Laila begitu baper, mungkin bawaan bayi yang ada didalam perutnya.
kini usia kehamilan Laila telah mencapai lima bulan , perut Laila sudah terlihat besar .
dari jauh harum tersenyum memandang Laila, segera di hapus nya air mata nya, dan Laila pura pura kelilipan.
" kamu sedang apa cantik"! harum menyapa sambil menyerahkan susu ibu hamil untuk Laila, Laila menerima nya dan tersenyum .
" besok aku dan Nico akan pulang duluan ke Jakarta" kamu dan Bram belakangan ya"! harum menatap kearah Laila .
" kenapa gak bareng aja mba?" Laila balas menatap harum , yang tersenyum manis kearah Laila, harum tau selama dua bulan ini Laila tak sama sekali berduaan dengan Bram , dia ingin dua hari Laila dan Bram , tak ada yang menggangu nya.
" sudah lah " anggap aja kamu dan Bram sedang bulam madu"! harum tersenyum tulus, Laila kaget mendengar nya.
" ya Laila aku tau bagaimana seorang wanita hamil itu" ingin selalu di manja dan di perhatikan"! Laila tertunduk, dia tak mungkin dapatkan itu dari Bram , karena di hati Bram tak pernah ada Laila.
" kenapa bengong?" harum menepuk pundak Laila , sehingga Laila kaget dan tersipu malu.
hari itu udara di Bali amat sejuk , dengan angin yang semilir , Bram merangkul pundak harum , seakan Bram tak ingin jauh dari isteri nya.
" sayang " kenapa kamu pulang duluan?" dan aku di biarkan tinggal disini "! Bram menggerutu, harum mengecup tangan Bram mesra.
" Bram " kamu ada waktu dua hari bersama Laila" dan aku gak mau saat itu kamu memikirkan aku"! harum menatap kearah Bram.
" maksud kamu apa sayang?" Bram tak paham.
" Bram " Laila itu sedang mengandung anak kita" dan aku tau perasaan nya terhadap mu "! harum tersenyum manis.
" sayang"! dari awal aku gak mau dengan ini semua" jika akan membuat kamu sakit "! Bram mencium kening harum, dia begitu sayang sekali dengan harum.
__ADS_1
harum merangkul Bram mesra dan mereka berciuman layaknya seorang yang sedang berpacaran, Laila menatap nya sedih .
Nico yang tau hal itu , segera menghampiri Laila, dan duduk di sebelah Laila.
" kamu sedang apa disini Laila ?" Nico pura pura tak tau apa yang sedang di lihat oleh Laila, Laila menoleh dan tersenyum kecut .
" aku perhatikan selama liburan ini " kamu tak begitu gembira"! Laila tertunduk sedih.
" ada apa?" mungkin aku bisa bantu kamu"! Nico menatap Laila , yang sedang mempermainkan jarinya.
" aku tak apa apa "! mungkin aku kangen aja kumpul sama emak dan adik ku"! Laila berbohong.
" ternyata seorang wanita itu pintar berbohong ya"! jika berurusan dengan hati"! Nico tersenyum penuh arti kearah Laila.
Laila tak menanggapi ucapan Nico, karena dia tau arah kemana ucapan Nico itu.
" hari ini aku mau belanja ke mall " buat bersedia kamu dan Bram " selama dua hari di sini "! kamu mau ikut?" Nico menatap kearah Laila, seakan memerintah Laila untuk ikut.
sepanjang perjalanan Laila dan Nico saling bercanda dan cerita tentang kehidupan mereka masing masing.
Laila sangat bahagia jalan bersama Nico.
siang itu harum dan Nico akan pulang ke Jakarta, Bram dan Laila mengantar harum dan Nico ke bandara.
sepanjang perjalanan , Bram memeluk harum erat, seakan mereka akan berpisah lama.
berulang kali Bram mengecup kening harum.
harum bersandar manja di pundak Bram .
__ADS_1
sementara Laila yang duduk di depan , cuma menggenggam erat tangan nya, seakan dia benci dengan perlakuan mesra Bram terhadap harum.
Nico yang sadar akan hal itu, memulai percakapan dengan Laila ,agar Laila tak sedih, terlihat itu berhasil, Laila Mulai tertawa Dan bahagia.
dengan canda konyol dari Nico, mobil pun berhenti di parkiran, harum turun , dan memeluk Bram erat .
" cukup disini saja ya Bram " pergi lah " aja Laila jalan jalan "! Bram mengganguk pelan.
Nico menghampiri Laila , dan memberikan kotak kecil kepada Laila.
" apa ini Nic?" Laila kaget melihat Nico memberikan sebuah kota kepadanya.
" kamu buka saat pergi dari sini ya"! itu cuma mainan"! selesai berbicara , Nico dan harum meninggalkan mereka berdua.
Bram mengajak Laila masuk mobil nya , dan segera meninggalkan parkiran bandara.
di perjalanan Laila membuka kotak kecil yang di berikan oleh Nico.
alangkah kagetnya Laila saat tau isi dari dalam kotak itu.
sebuah kalung berliontin bulan dan bintang, Bram menatap kalung yang di pegang Laila.
" kamu suka dengan kalung itu ?" Bram menatap Laila , Laila cuma tersenyum.
" mungkin Nico menyukai kamu Laila "! Bram tersenyum manis.
" mana ada orang menyukai wanita hamil"! kan masih banyak wanita yang cantik disana"! Laila menyimpan kalung itu kedalam tas nya.
" bagiamana jika kenyataannya Nico suka Ama kamu Laila ?" Laila terdiam tak membalas pertanyaan Bram .
__ADS_1
bersambung kk