
Laila tersenyum pahit kearah Bram,dan matanya menatap tajam.
"aku tak mengerti apa salah aku sama papah mu mas?" kenapa dia begitu membenci aku"sehingga semua kebahagiaan didalam hidup aku ingin di hancurnya"! Bram terdiam .
"aku tau kamu pasti tidak akan menjawab pertanyaan aku ini mas"! Laila menangis sedih.
Bram memegang tangan Laila dan memberikan nya tisu.
"maaf kan aku ya "! semua ini karena aku"hingga hidup kamu seperti ini"! Laila tak menjawab nya.
"aku sudah rela mas kamu menikah lagi dengan harum"! tapi kenapa saat aku ingin hidup bahagia dengan orang lain"! papah kamu ikut campur"! Bram membakar rokok nya dan menatap jauh.
"Laila"! apakah kamu mencintai Nico?" Laila menatap Bram dengan Berlinang air mata.
"walaupun aku masih mencintaimu mas"tapi aku sadar"! kita tidak mungkin bisa bersatu"karena kamu terlalu di atur oleh papah kamu mas"! Bram terdiam.
"biarkan aku hidup bersama dengan Nico mas"! aku mohon"!Laila memegang tangan Bram erat.
Bram tersenyum dan menatap wajah Laila yang tampak berlinang air mata itu.
"ya Laila"! kamu berhak untuk bahagia"dan aku ijin kan kamu hidup bersama Nico"Laila tersenyum bahagia.
"terimakasih mas"! aku pun doakan kamu dan harum bahagia juga mas"! dalam hati laila menangis,dia sangat sakit memilih jalan ini.
karena hatinya begitu sangat mencintai Bram.
"Bram mengambil amplop coklat di tas nya dan memberikan nya untuk Laila.
"ini untuk biaya anak kita"! walaupun kamu sudah menikah dengan Nico"! aku tidak akan lepas dari tanggung jawab ku"! sebagai seorang bapak untuk kedua anak ku Laila"Laila mengganguk dan menatap Bram penuh haru.
akhirnya Bram meninggalkan Laila sendiri di tempat itu, karena ponsel nya berbunyi dan itu panggil dari tuan Andika.
sementara itu Hana sedang duduk di taman dekat dengan tempat kerjanya.
matanya menatap ke taman, dimana banyak sekali pasangan muda disana.
"Nico "! mungkin aku salah mengartikan kebersamaan kita dahulu"! mungkin kamu hanya anggap aku sebagai teman biasa"tapi aku yang berharap lebih dari kamu"! Hana melamun dan berbicara sendiri didalam hati.
__ADS_1
tiba tiba dia di kaget kan dengan seorang anak kecil yang menangis didekat nya.
Hana langsung kaget'dan melihat kearah anak kecil itu.
seorang anak kecil laki laki sedang menagis didekat nya.
Hana menghampiri anak kecil itu.
"kamu kenapa dek?"anak kecil itu menatap Hana dan memberi tahukan kalau dia kehilangan papah nya.
"emang nya papah kamu kemana dek?" anak kecil itu menggeleng pelan,lalu kembali menangis.
Hana Bingung dan memeluk anak itu agar anak itu tenang.
"tenang ya"! nanti kak antar kamu ketempat papah kamu"! anak kecil itu terdiam dan menatap Hana.
"memang kakak tau dimana papah aku?"Hana tersenyum dan menggeleng pelan.
"kita akan mencari papah kamu "! ketempat tadi kamu berpisah dengan papah kamu ya"anak kecil itu mengganguk pelan.
"siapa nama kamu dek?" anak itu menatap dan tersenyum.
Hana dan Doni berjalan menyusuri taman.
"kak"! aku haus"! Hana tersenyum dan mengajak Dono untuk membeli minuman dingin.
tiba tiba Doni berteriak kencang.
"papah"! papah"! dan Doni berlari mengejar lelaki yang ada di ujung jalan.
lelaki itu menoleh dan berjalan kearah Doni.
lelaki itu memeluk Doni dengan erat.
"sayang"! kamu kemana aja?" papah bingung mencari mu nak"! Doni menatap papah nya dan menceritakan semuanya.
"ayokk pah"! aku anterin ke kak cantik pah"papah nya Doni mengikuti langkah anak nya menuju tempat Hana.
__ADS_1
Doni memeluk Hana dan menatap papah nya.
"ini pah kakak yang tadi aku ceritakan itu"lelaki itu menatap Hana dan tersenyum manis.
"terimakasih ya kamu sudah mau menolong dan Doni anak saya"! Hana tersenyum Manis.
"ya mas sama sama"! Doni menarik tangan papah nya.
"pah ajak kakak cantik makan siang bareng kita ya pah"! papah nya Doni menatap Hana dan menatap Doni .
"Doni takut nya kakak cantik ini sedang menunggu suami nya sayang"! Hana tersentak kaget mendengar ucapan papah nya Doni.
"maaf mas"! saya masih sendiri"! papah nya Doni menatap tak percaya.
"oo maaf "! saya pikir sudah punya suami"karena kamu kan cantik dan sikap kamu yang keibuan"! jadi saya pikir kamu sudah punya suami"!Hana menggeleng pelan.
"jadi mau kan ikut ajakan Doni makan siang bersama?" Doni menatap Hana dan memeluk Hana.
"Doni jangan seperti itu sayang"! mungkin kakak nya ada janji"! Hana tersenyum menatap Doni dan memeluk Doni.
"baik lah saya ikut makan bersama kalian berdua"! Doni tampak bahagia mendengar Hana setuju.
"tapi saya sendiri bawa mobil mas"bagaimana?"papah nya Doni tersenyum.
"ya udah mobil kamu disini dulu aja ya"kamu naik mobil aku Gimana?"Hana tersenyum dan mengangguk setuju.
akhirnya mereka pun pergi dari taman itu menuju rumah makan.
"kamu berkerja di kantor itu ya?" papa Doni menatap Hana sesaat.
"ya mas"! Hana duduk di depan sedangkan Doni duduk di belakang.
Doni menatap Hana dan papah nya bergantian.
"pah"! ke kapan aku punya mamah?"Hana menatap tajam kearah papah nya Doni.
"Doni "! papah nya Doni menatap kearah jalan dengan perasaan yang sedih.
__ADS_1
bersambung kk